Bagi Anda yang telah lama mengunjungi blog ini atau hotarticle.org yang sekarang menjadi hotarticle.org/id mungkin masih ingat dengan komentar salafiyun ketika kami membeberkan bukti kemasonikan mereka dan para founding father mereka. Mereka berkata, “Apakah Anda sudah bertanya kepada penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i?” ketika saya membahas logonya.
Bagi saya, itu merupakan saran yang lugu. Sama saja dengan menyarankan saya untuk bertanya kepada pencuri, “Apakah Anda pencuri?” Mungkin dia akan menjawab, “Tidak, saya bukan pencuri,” atau, “Tidak, saya hanya memindahkan barang seseorang ke tempat lain.” Dapatkah Anda terima perkataannya begitu saja?
Pihak Pustaka Imam Asy-Syafi’i bisa saja berkata bahwa logo itu bermakna begini dan begitu. Tetapi saya tetap tidak bisa menerima perkataan demikian. Karena faktanya, logonya mirip dengan lambang masonic.
Begitu pula lambang PKS yang mirip lambang kebanggaan Yahudi atau pun Trias Goddes Wicca. Atau lambang Pandu Keadilan yang mirip lambang Knight Templar. Mereka bisa saja menafsirkan begini begitu. Tetapi saya tak dapat menerima hal itu.
Begitu juga dengan kemasonikan Ahmad Dhani. Apakah saya harus bertanya kepada Ahmad Dhani, “Apakah Anda seorang anggota Mason?” setelah banyak bukti yang menunjukkan kemasonikan Ahmad Dhani? Simpan saran Anda itu untuk diri Anda yang lugu.
Apa yang saya tuliskan mengenai Ahmad Dhani hanya menambahkan atas apa yang telah dibeberkan oleh H. Ridwan Saidi tentang Ahmad Dhani yang cenderung masonic.
Apa gunanya saya membeberkan semua itu? Agar ummat Islam lebih waspada terhadap para masonic di sekitarnya dan juga menjaga diri agar tidak mengikut kepada gaya-gaya masonic.
Banyak band, entah sadar atau tidak, yang mengikuti gaya-gaya masonic. seperti halnya Ungu yang menggunakan lambang Iblis dalam tulisan “Ungu”. dan pernah juga band Ungu tampil dengan gaya Bohemian. Dan banyak band-band tanah air yang terpengaruh band luar yang masonic.
Perusakan yang dilakukan band-band masonic bukan hanya melalui syair yang eksplisit. Tetapi terkadang melalui syair yang diputar terbalik oleh otak kita. Atau melalui musiknya yang hingar bingar. Jika Anda adalah seorang hipnotizer, atau bekerja di bidang yang berkaitan dengan cara kerja otak, tentu Anda akan setuju bahwa band-band masonic memang berbahaya bagi generasi muda.
Tinggalkan Balasan