PERTUMBUHAN ISLAM

“Dialah yang mengutus Rasul- Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan, cukuplah Allah sebagai saksi.” (QS. Al-Fath: 28).

Adalah janji Allah untuk memenangkan agama Islam atas seluruh agama. Dan janji itu telah menjadi nyata. Tujuan dari Islam disebutkan di dalam ayat ini. Islam adalah pemimpin, penguasa dan pengganti semua agama dan kepercayaan.

Dalam bahasa Arab, kata Dien (secara harfiah berarti “Cara hidup”) untuk menggantikan semua agama, yaitu Hindu, Buddha, Kristen, Yahudi, Komunis dan isme-isme (paham-paham) lainnya. Inilah tujuan dari ‘Dien Allah’.

Ayat yang sama juga diulang pada Surat Ash-Shaff ayat 9 dengan tambahan dibelakangnya: “… meskipun orang-orang musyrik benci. ”

Kejayaan Islam

Islam akan menang. Ini adalah janji Allah dan janji-Nya selalu benar. Tetapi bagaimana? Dengan pedang? Tidak, bahkan apabila kita mempunyai senjata laser! Bisakah kita menggunakannya? Dalam Al-Qur’ an disebutkan bahwa kita dilarang menggunakan kekerasan dalam mengajak orang lain untuk masuk Islam. Namun ayat-ayat Kitab Suci meramalkan bahwa Islam akan menjadi ajaran yang paling dominan dari semua agama.

Kejayaan dari ajaran Islam ini sudah dimulai dan diperoleh dengan mengajarkan ideologi melalui sekolah-sekolah agama di seluruh dunia. Meskipun tidak dengan nama Islam, tetapi atas nama reformasi dan amandemen, Islam tetap bercabang menjadi berbagai aliran. Banyak hal-hal yang bersifat Islami tetapi bentuknya tidak diketahui atau sesuatu yang dulunya dilarang bahkan meskipun hanya diucapkan, kini mulai timbul di berbagai tempat.

Perbankan syari’ah telah terbukti dapat menghadapi krisis moneter dengan mudahnya. Maka muncullah bank-bank syari’ah di Indonesia. Apakah ummat Islam yang memaksa bank konvensional untuk membuka bank syari’ah? Tidak, melainkan akal sehat merekalah yang memutuskan untuk mengikuti syariat Islam. Mereka telah melihat keunggulan system Islam dibandingkan system liberal, system kapital, system komunis. Adakah Injil mengajarkan suatu system perbankan yang dapat mengungguli system perbankan Islam?

Penyebaran Islam di Tanah Air

Adakah Islam masuk ke Indonesia dengan kekerasan? Tidak. Justeru Kristen itulah yang masuk ke Indonesia bersama para penjajah. Dan Nabi Muhammad tidak menyebarkan Islam melalui kekerasan. Bagaimana beliau bisa menyebarkan Islam dengan pedang? Sedangkan beliau dan pengikutnya adalah kaum minoritas yang tertindas di Makkah.

“Beliau memilih untuk hijrah daripada harus berperang melawan rakyatnya sendiri; tetapi ketika penindasan mereka sudah di luar batas toleransi barulah beliau mengangkat pedang untuk membela diri. Mereka yang percaya bahwa suatu agama bisa disebarkan dengan kekerasan adalah orang yang bodoh yang tidak tahu jalannya suatu agama ataupun jalannya dunia. Mereka bangga dengan kepercayaannya karena mereka berada di suatu jalan, jalan yang jauh dari kebenaran” (Seorang jurnalis Sikh dalam Nawan Hindustan, New Delhi, 17 November 1947).

Begitu juga penyebaran Islam di Indonesia saat ini. Kita dapat mendengar bahwa ada begitu banyak Pendeta dan biarawati yang masuk Islam dan kemudian menyebarkan Islam kepada jemaat Kristen dan berhasil. Padahal jemaat yang di Islamkan itu adalah kaum itelektual, rajin ke Gereja dan tidak miskin. Ini menunjukkan bahwa Islam memang agama yang haq (benar) dan dapat diterima oleh jiwa yang bersih yang rindu kepada kebenaran. Tetapi kita belum pernah mendengar bahwa ada seorang ustadz sholih lagi alim yang masuk Kristen kemudian menyebarkan Kristen tanpa iming-iming harta dunia dan berhasil. Tidak. Justeru yang sering terjadi adalah begitu banyak kaum pendosa yang lemah imannya, mereka masuk Kristen hanya karena iming-iming harta dunia semata. Ini menunjukkan bahwa Kristen hanya bisa diterima oleh orang-orang yang lemah jiwanya dan mudah menjual jiwanya kepada kesesatan.

Manusia Pilihan Tuhan

“Jika kebesaran tujuan, keterbatasan peralatan dan hasil-hasil yang mencengangkan adalah tiga kriteria kebesaran manusia, siapa yang bisa mempertaruhkannya di jaman modern ini dengan sejarah Muhammad? (Lamartine mengakhiri buku karyanya yang panjang ini dengan kata–kata): …. Ahli filsafat, ahli pidato, rasul, pemimpin negara, pejuang, pencetus ide-ide, penemu keyakinan yang rasional, penemu 20 kekaisaran di bumi dan menjadikannya menjadi satu kekaisaran spiritual, dia adalah Muhammad. Berdasarkan semua standar kebesaran dan kejayaan yang bisa diukur, kita bisa bertanya, apakah ada orang lain yang lebih besar dari beliau?” {Lamartine dalam Historie de la Turquie (Sejarah Turki), Paris 1854}.

Lamartine rupanya sedang berkata, “Tidak ada orang lain yang lebih besar dari Muhammad (saaw).”

Islam di Dunia Internasional

“Di dunia ini, ada lebih banyak yang mengaku sebagai Kristen daripada mengaku Muslim, tetapi lebih banyak yang berlaku sebagai Muslim daripada berlaku sebagai Kristen. ” {R.VC. Bodley (orang Amerika) dalam The Messenger: The life of Muhammad (Rasul: Kehidupan Muhammad), USA, 1969}.

Saya mengerti bahwa Mr. Bodley mencoba mengatakan pada kita bahwa di dunia ini ada orang-orang yang ketika diadakan sensus, mereka mengaku bahwa agama mereka adalah Kristen. Ini tidak berarti mereka menganut kepercayaan Kristen. Walau berasal dari Kristen, mereka tidak mau mengaku dirinya Kristen. Dari segi pandang bahwa seseorang yang melaksanakan apa yang mereka percayai, maka lebih banyak Islam di dunia ini dibandingkan Kristen.

Berdasarkan urutan waktu, Islam berada 600 tahun di belakang Kristen, tetapi secara mengagumkan, Islam berkembang dengan cepat. “Satu Milyard”. Ini gambaran tentang keunggulan dan kesungguhan penganut Islam.

(Ahmed Deedat dalam The Choice)