Peristiwa penyembuhan Yesus terhadap penderita kusta telah menggemparkan seluruh kota. Penduduk kota berlarian menuju rumah ibadahuntuk melihat Yesus, yang telah masuk di situ untuk alat. Sehingga mereka tidak cukup termuat di sana.
Maka pejabat-pejabat agama memohon kepada Yesus, berkata, “Umat ini berkeinginan melihat engkau dan mendengar engkau, oleh sebab itu naiklah ke mimbar, dan sekiranya Allah memberi engkau firman, bicarakanlah itu dengan Nama Allah (Bismillah).â€
Maka Yesus naik ke tempat itu dimana pengarang-pengarang zaman dahulu, yaitu para ahli Torat, biasa berpidato. Dan seraya memberi isyarat dengan tangan untuk tenang, dia membuka mulutnya, berkata, “Maha Berkat Nama Suci Allah Yang dari kemurahan dan rahmat-Nya telah berkehendak untuk Menciptakan makhluq-makhluq-Nya, sehingga mereka dapat memulyakan-Nya. Maha Berkat Nama Suci Allah Yang telah Menciptakan peragaan darisegala pertanda kebesaran dan para Nabi sebelum segala sesuatu untuk mengutusnya bagi keselamatan dunia, sebagaimana Dia telah berfirman melalui hamba-Nya Daud, berkata, ‘Sebelum Bintang Timur dalam kecemerlangan segala pertanda kebesaran, Aku telah menciptakan engkau.’ Maha Berkat Nama Suci Allah Yang telah Menciptakan para Malaikat sehingga mereka, para malaikat itu, dapat mengabdi kepada-Nya. Maha Berkat Nama Suci Allah yang telah Menghukum dan Melaknat Iblis beserta para pengikutnya, yang tiada mau sujud kepada siapa yang dikehendaki Allah untuk dihormati. Maha Berkat Nama Suci Allah Yang telah Menciptakan manusia keluar dari tanah suci, dan mengaturnya atas amal-amalnya.(1) Maha Berkat Nama Suci AllahYang telah mengusir manusia keluar jannah, karena telah melanggar petunjuk peraturan-Nya Yang Suci. Maha Berkat Nama Suci Allah Yang dengan Belas-Kasih telah memandang cucuran air mata Adam dan Hawa, orangtua pertama dari jenis manusia.(2) Maha Berkat Nama Suci Allah Yang dengan adil telah menghukum Kain(3) pembunuh saudara sendiri, telah mengirim air bah di atas bumi(4), telah membakar habis tiga buah negeri durjana(5), telah menimpakan malapetaka kepada Mesir(6), telah menghancurkan Firaun dalam Laut Merah(7), telah mencerai-beraikan musuh-musuh ummat-Nya, telah menyiksa orang-orang yang tidak beriman, dan telah menghukum orang yang tidak bertobat. Maha Berkat Nama Suci Allah Yang dengan Belas-Kasih memandang makhluq-makhluq-Nya, dan oleh karena itu telah mengutus kepada mereka para Nabi-Nya Suci, sehingga mereka boleh berjalan dalam kebenaran dan keadilan di hadapan-Nya, yang telah membebaskan hamba-hamba-Nya dari setiap kejahatan, dan berkenan menganugerahkan tanah ini kepada mereka, sebagaimana yang telah dijanjikan-Nya kepada Bapak kita Abraham serta kepada puteranya selama-lamanya.(8) Kemudian melalui hamba-Nya Musa, Dia telah berkenan memberikan kepada kita hukum-Nya yang suci(9), bahwa setan tiada akan memperdayakan kita, dan Dia telah Mengangkatkan derajat kita di atas sekalian bangsa-bangsa.(10) Tetapi saudara-saudara, apa yang telah kita lakukan hari ini?!â€
Dan pada waktu itu Yesus dengan kehebatan yang paling besar memberikan peringatan keras kepada orang banyak, karena mereka telah melupakan firman Allah itu, dan diri mereka hanya ria bersifat suka dipuji-puji(11), dia telah memperingatkan dengan keras para pejabat agama terhadap kelalaiannya dalam kebaktian kepada Allah dan terhadap keserakahan mereka terhadap dunia(12), dia memperingatkan keras kepada para penulis, karena mereka mengembangkan ajaran agama yang tiada berfaedah, lalu meninggalkan hukum Allah, dia memperingatkan dengan keras para tabib, justeru mereka telah menjadikan hukum Allah tiada berhasil-guna lewat tradisi-tradisi lapuknya. Dan dengan kebijaksanaan semacam itu Yesus berpidato kepada umat, sehingga mereka semua menangis, dari terisak-isak hingga menjadi keras, menjerit mohon ampun, dan seraya bermohon kepada Yesus supaya dia mau berdoa untuk mereka; kecuali hanya para pejabat agama dan pemimpin-pemimpin mereka, yang pada hari dapat dibayangkan kebencian menantang para pejabat agama, para pengarang, dan para tabib. Lalu mereka telah menginginkan terhadap kematian Yesus, tetapi karena takut kepada orang ramai, yang telah menerima Yesus sebagai Nabi utusan Allah, mereka tiada berbicara sepatah kata pun.
Yesus mengangkat kedua tangannya lalu berdoa kepada Allah, sedangkan orang ramai seraya menangis berkata, “Mohon jadilah demikian, O Allah, mohon jadilah demikian,â€(13)
(1) Allah Yang Menciptakan manusia dan apa yang mereka perbuat (Alquran 37:96). Allah jua Yang telah mentakdirkan segala sesuatu sebelum segala sesuatu itu diciptakan.
(2) Adam menerima petunjuk untuk salat dan bertobat kepada Allah hingga diampuni oleh Allah. Lihat Alquran 2: 37; 36: 36.
(3) Islam: Qabil yang telah membunuh Habil. Lihat Alquran 5: 27-31.
(4) Air bah pada zaman Nabi Nuh. Lihat Alquran 11: 40; 23: 27; 26: 120; 29: 14; 37: 82.
(5) Tiga negeri itu: negeri kaum Ad umat Nabi Hud (Alquran 11: 58-60; 41: 16; 46: 24-25; 54: 19; 69:6-7); negeri kaum Tsamud umat Nabi Salih (Alquran 7: 78; 11: 67; 26: 158; 27: 51-52; 54: 31); negeri Sodom umat Nabi Luth (Lot) (Alquran 7: 84; 15: 74; 26: 173; 27: 58; 29: 34). Contoh negeria lain yang disiksa Allah ialah Midian negeri kaum Nabi Syuaib (Alquran 7: 91; 11: 94; 26: 189; 29: 37)
(6) Sepuluh malapetaka untuk Mesir, lihat Keluaran Psl. 7-11; Alquran 7: 130,133.
(7) Lihat Alquran 2: 49.
(8) Lihat Alquran 21: 71-73. Adapun untuk Bangsa Israel dikisahkan juga dalam Alquran, tetapi bangsa Israel enggan memasukinya; lihat Alquran 2:58; 5: 21-26; 7: 137; 20: 80.
(9) Lihat Alquran 2: 51; 7: 142-145; 26: 21.
(10) Lihat Alquran 2: 47,122.
(11) Bangsa Israel pada saat itu sangatlah rusak moralnya. Dan yang paling parah adalah mereka mengubah-ubah Kitab-Kitab yang diberikan Allah kepada para nabi suci dan mengada-adakan bidat. Lihat Alquran 7: 165-166; 2: 83-85, 93,100; 4: 155; 5: 14. Mereka malas beribadah, kalau pun beribadah, mereka melakukannya untuk pamer. Mereka itulah kaum munafiq yang dicela Alquran dan Alkitab. Lihat Alquran 4: 142 dan Injil Matius 6:2.
(12) Lihat Alquran 7: 169; 9:34; 4:161.
(13) Mungkin maksudnya: Amin, Ya Allah, Amin. Hal ini dapat dibaca pada Injil Barnabas pasal 12.