Betulkah binatang haram menjadi halal setelah Yesus dianggap disalib? Apa yang Alkitab ajarkan?
Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. (I Yohanes 2:3-4)
Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah. (1 Yohanes 3:4)
Milik Siapakah tubuh kita?
Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu. (I Korintus 3:16-17)
Bagaimana tubuh kita harus dipersembahkan kepada Allah?
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. (Roma 12:1)
Jadi, tubuh kita ini harus tetap kudus. Jangan sampai kemasukan sesuatu yang menjijikkan (rijsun/najis).
“Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, dan engkau dipilih TUHAN untuk menjadi umat kesayangan-Nya dari antara segala bangsa yang di atas muka bumi. Janganlah engkau memakan sesuatu yang merupakan kekejian.” (Ulangan 14:2-3)
Maka segala makanan yang merupakan kekejian seperti babi (Ul. 14:8 TL), bangkai (Ul. 14:21), burung buas (14:12-14), kelelawar (Ul. 14:18), dan sebagainya itu tidaklah boleh dimakan orang-orang yang mengasihi Tuhan.
Apakah Yesus membatalkan Hukum Torat?
“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” (Matius 5:17)
Apakah setelah Yesus dianggap disalib, kemudian Hukum Torat menjadi batal? Atau justeru Hukum Torat itu akan tetap berlaku menurut Yesus?
“Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.” (Matius 5:18)
Lalu bagaimana dengan Paulus dan orang-orang Kristen yang menghapus Hukum Torat? Apa yang akan terjadi pada mereka?
“Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.” (Matius 5:19)
Ingatlah bahwa Iblis dan tentaranya dapat menyamar sebagai malaikat terang.
Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka. (II Korintus 11:14-15)
Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. (Matius 24:24)