Dalam suatu hadits qudsi Allah berfirman: “Jika mereka mengingat-Ku dalam suatu kelompok, maku Aku menyebutnya dalam kumpulan yang lebih baik.”
Ketika orang lain tenggelam dalam kelalaiannya. Ketika orang lain ‘dilalaikan’ oleh Sang Maharaja alam semesta, Anda akan diingat oleh-Nya. Anda, yang hanya sebutir debu di antara trilyunan ciptaan-Nya, disebut-sebut dan dibanggakan oleh Sang Maharaja alam semesta di hadapan para malaikat mulya.
Jika Anda adalah pecinta Habib Munzir, atau Anda adalah pecinta Harun Yahya, lalu Anda disebut-sebut dan dibanggakan di hadapan jama’ah Majelis Rasulullah atau di situs Harun Yahya, tidakkah Anda merasa senang? Lalu bagaimana jika Anda disebut-sebut oleh Allah Sang Maharaja alam semesta? Diantara trilyunan makhluq-Nya, Sang Maharaja mengingat Anda, merindukan Anda, membangga-banggakan Anda. Tentu Anda akan merasa sangat-sangat senang sekali. Anda, makhluq hina yang pebuh dosa, disebut-sebut oleh Yang Mahasuci lagi Mahaluhur.
Hal ini mungkin saja, apabila Anda mau mengingat-Nya. Jika Anda mengingat-Nya bersama suatu jama’ah, maka Dia mengingat Anda bersama para malaikat mulya.
Keni`matan Menyebut Asma Allah (Ceramah Habib Umar Al-Hafizh)
Tinggalkan Balasan