DZIKIR 31 DESEMBER 2007

Malam tanggal 1 Januari 2008 lalu, Habib Munzir dan para pemuda pecinta Rasulullah berkumpul untuk memperlihatkan kepada Allah dan Rasul-Nya bahwa golongan Muhammad Rasulullah SAW masih ada. Hal ini mereka lakukan agar Allah tidak menurunkan adzab di Jakarta, kota yang pada malam tersebut riuh dengan terompet-terompet setan dan penuh dengan berbagai ma’siat.

Mereka memperlihatkan bahwa Asma Allah lebih berhaq diagungkan daripada suara-suara terompet setan. Mereka mendoakan agar para pezina dan pengguna narkoba dapat bertobat. Mereka mendoakan agar para pendahulu mereka yang sudah wafat tidak terganggu dengan suara terompet yang ditiup oleh anak-anak mereka yang kurang mengenal Islam.

Semoga malam 1 Januari 2009 yang akan datang berkuranglah para pengikut adat/kebiasaan setan, dan bertambahlah golongan Muhammad Rasulullah SAW. Semoga 1 Januari 2009 yang akan datang, tidak ada lagi SMS ucapan ‘Selamat Tahun Baru’ yang masuk ke Handphone kita.

WAV
RM (Video) (Gunakan seek bar, arahkan ke menit ke-49)
RM (Audio)
MP3 (Terkadang down)

Buka juga:
Keni’matan Menyebut Asma Allah

Komentar

2 tanggapan untuk “DZIKIR 31 DESEMBER 2007”

  1. Avatar tom
    tom

    negatif banget cara berpikirnya, kalau mau berdoa mah berdoa aja jangan menyebut-nyebut trompet tuh suara setan segala…

    Trompet memang alat setan untuk membuat manusia lalai dari mengingat Tuhan. Segala acara tahun baru yang melalaikan itu bagaikan terompet2 setan. Berapa banyak perzinaan terjadi pada malam itu? Berapa banyak pemuda yg pesta narkotik dan minuman keras? Jika tidak ada yang menyebut Nama Allah pada malam itu, maka bencana yang lebih besar bisa saja turun. Bukankah tsunami itu terjadi setelah perayaan Natal?
    Rupanya cara berfikir Anda yg sempit karena tak memahami syari’atul muthohharoh

  2. Avatar matthew
    matthew

    baguzz…. stuju saya…

    yg maw saya tanyakan apa hubungannya tsunami setelah natal?????
    apakah karena natal????

Tinggalkan Balasan ke matthew Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *