Jangan Lemah Hatimu!

Saudara-saudariku, janganlah lemah hatimu menghadapi kaum puritan dan non-Muslim! Tindakan Anda meluruskan para penyempal adalah baik. Allah menyertai Anda sekalian. Ketahuilah bahwa kita memang perlu meluruskan dan menyadarkan mereka, serta berusaha menyelamatkan mereka dari firqah (sempalan) yang membawa mereka ke neraka.

Diantara firqah yang ghuluw (ekstrim) itu adalah Salafy. Salafy bukan hanya menyempal dari Al-Jama’ah. Saat ini, salafy juga membawa pengikutnya kepada perpecahan di antara mereka. Salafy ada yang pro khawarij, ada yang pro IM. Ada yang pro Luqman (Semarang), ada yang pro Abduh ZA. Di antara aktivis Hizbut Tahrir juga ada yang membuat kelompok lagi bernama Al-Muhajirun dengan pemikiran yang agak berbeda dari Hizbut Tahrir.

Dengan demikian, maka jelaslah bahwa firqah-firqah ini tidak bisa disebut sebagai firqatun najiyah, kelompok yang selamat. Karena kelompok yang selamat ini tidak menamakan diri mereka dan tidak pula memiliki sifat kecuali dengan nama dan sifat yang digambarkan Rasulullah SAAW.

Kelompok yang selamat ini adalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Siapa itu Ahlus Sunnah? Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang mengikuti Rasulullah SAAW dan para shahabat beliau SAAW. Sedangkan Al-Jama’ah adalah kelompok yang terbesar dari kaum Muslimin. Maka tidak bisa disebut Ahlus Sunnah wal Jama’ah mereka yang membentuk kelompok-kelompok kecil dan membid’ahkan apa-apa yang memang pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAAW dan para shahabatnya.

Maka kuatkan hati Anda, dan mohonlah pertolongan Allah dalam menghadapi kaum muda yang lemah aqal itu! Mereka memang pandai membaca Al-Qur’an dan bahkan menghafalnya. Namun Al-Qur’an itu hanya di lisan mereka dan tak sampai masuk kecuali sebatas ke kerongkongan mereka.

Kuatkan pula hati Anda dalam menghadapi non-Muslim yang coba menafsirkan Al-Qur`an dan hadits semau mereka. Sabarlah dalam menghadapi ocehan-ocehan mereka. Ingat, tidak semua ocehan mereka perlu ditanggapi. Jangan menghabiskan energi Anda untuk menanggapi mereka. Perbanyaklah doa, untuk kita, untuk saudara-saudara kita yang menyempal, dan untuk mereka yang mengingkari atau menyekutukan Allah Yang Mahaesa. Ya Allah, berikanlah kami hidayah akan jalan lurus. Aamiin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *