Ekstrimisme Meracuni Pelajar

Amrozi Cs telah dihukum mati. Namun jaringan orang-orang yang teracuni ajaran ekstrim masih berkeliaran. Mereka terus menebarkan ajaran ekstrim gaya khawarij dan salafy-wahhabi. Bahkan ketika saya masih di SLTA, saya melihat bahwa ajaran ekstrim ini diajarkan pula oleh para aktivis Partai Keadilan. Entah mereka menyadarinya atau tidak.

Film Propaganda

Salah satu tehnik pencucian otak yang dilakukan kelompok ekstrim tersebut terhadap para calon anggotanya adalah dengan memutar film rekaman atas kebiadaban tentara Israel terhadap Muslimin. Dari film seperti itu diharapkan para pelajar yang masih mudah dipengaruhi emosi dan fikirannya itu akan merasa geram dan timbul semangat tempurnya.

Film lainnya adalah film serangan-serangan Al-Qaeda. Dari film seperti itu diharapkan para pelajar itu akan merasa bangga dan mengidolakan Usamah bin Ladin dan ingin bergabung dengan Al-Qaeda atau jaringan lainnya.

Film-film seperti itu bisa didapat di toko-toko dengan mudah. Pemutaran film bisa dilakukan di acara LDK ROHIS, yang mana sebagian ROHIS di sekolah-sekolah umum dikuasai oleh PKS. Bisa juga para murobbi meminjamkannya kepada para binaannya yang rata-rata masih polos. Jika Anda melihat bahwa aktivis PKS itu begitu militan, tidak perlu heran. Apalagi saat ini PKS telah menerapkan Latihan Dasar atau LATSAR bagi sebagian besar anggotanya.

LATSAR PKS

Selain mendidik atau mentarbiyah anggotanya melalui pengajian kelompok atau halaqoh, PKS juga memberlakukan Latihan Dasar yang sebenarnya merupakan latihan dasar kemiliteran. Ada beberapa tahap LATSAR.

Dalam acara LATSAR ini, mereka berkemah (mukhoyyam) di tempat-tempat berkemah yang memungkinkan mereka untuk melatih fisik, mental, dan bahkan kemampuan bertahan (survival) di alam bebas yang lebih mendekati kemampuan militer dari pada sekedar kepanduan atau pramuka.

Mereka yang benar-benar berminat dengan kegiatan seperti ini biasanya mencoba bergabung ke dalam Pandu Keadilan. Pandu Keadilan merupakan kepanduan PKS yang lambangnya mirip dengan lambang kepanduan dunia, yaitu bunga lily (fleur de lis), suatu lambang yang juga digunakan Knight Templar yang merupakan cikal bakal Freemason.

Jika mereka ini jatuh ke tangan yang salah akan fatal akibatnya. Apa jadinya tarbiyah semacam ini digabungkan dengan film-film propaganda di atas? Apakah akan menghasilkan para pelajar yang lugu? Saya meragukan hal itu.

Pelajar Pun Teracuni

Saya tidak tahu, apakah para murobbi itu sadar bahwa tarbiyah mereka dapat membuat binaan mereka menjadi radikal atau tidak. Saya tidak tahu apakah para murobbi itu sengaja membuat binaan mereka menjadi radikal atau tidak. Bisa jadi kelompok ekstrimis itu memasukkannya ke dalam kurikulum tarbiyah PKS dan Salafy secara langsung atau hanya menularkannya, secara sengaja mau pun tidak sengaja. Namun faktanya ekstrimisme telah menular kepada para pelajar.

Wallahu a’lam

Komentar

14 tanggapan untuk “Ekstrimisme Meracuni Pelajar”

  1. Avatar gaiya
    gaiya

    memang ajaran seperti itu sekarang ini makin marak d karenakan kurangnya pemahama terhadap islam yang sebenarnya. karena itu sudah sewajarnya untuk kita yang memulainya dengan kekuatan yang kita miliki untuk menciptakan islam yang cinta perdamian. :em58:

    Menciptakan? Dari awalnya, Islam memang cinta perdamaian. Namun, barangsiapa berbuat zhalim, itulah yg diperangi Islam.

  2. Avatar fathurrachman

    menurut saya, jangan dulu mengklaim suatu gerakan itu benar – benaR salah.dan juga jangan sekali-kali mengkaitkan parpol atau ormas tertentu dengan sesuatu yang kita belum ketahui secra jlas.klo kita berpikir bahwa islam tak bisa menggunakan kekerasan lantas apa maksud Rasuluuah dngn sabdanya “ajarilah anak cucumu berpanah, berkuda, dan berwenang”.

    Benar. Tetapi hal itu untuk persiapan perang bersama Imam Mahdi dan Nabi Isa. Bukan diajari membenci, bikin bom, lalu meledakkan diri di tengah2 ummat Islam. Sepertinya, cuma orang Khawarij yg menghalalkan darah kaum Muslimin di luar kelompoknya.

    mengenai latsar PKS, buksnksh itu perlu????

    Wallahu a’lam bi shawwab :em22:
    :em22: :em22:

  3. Avatar pengelola koma ht

    Debat menarik tentang pro kontra HT dan da’wah khilafah nya ?

    Simak di http://mantanht.wordpress.com

  4. Avatar mu7ahideen

    Sepertinya yg nulis blog ini tidak ngerti apa yg ditulisnya; menuduh kelompok2 lain ekstrim, khawarij,dll tanpa mempelajari dulu siapa kelompok2 itu. Hanya menelan berita2 di media saja.

    Apa benar kelompok seperti AL Qaidah itu khawarij? Silahkan baca :
    http://abahzacky.wordpress.com/2008/10/20/apakah-mujahidin-mengkafirkan-kaum-muslimin-secara-umum/

    Halalkah darah Muslim di Bali dan tempat2 lain di dunia ini yg menjadi korban bom anggota Al-Qaidah?

  5. Avatar IWAN
    IWAN

    Mau nanya juga neh, menurut admin apa Amrozi cs itu termasuk teroris? dan apa sdr admin merasa senang/lega Amrozi cs telah dieksekusi?

    Pada faktanya, Amrozi cs telah membunuh Muslim. Maka sudah semestinya mereka dihukum mati sesuai syari’at Islam.

  6. Avatar IWAN
    IWAN

    Jawabannya kok ngambang ya, nggak tegas gitu loh. Tapi kalo baca artikelnya kayaknya sdr admin setuju kalo amrozi cs itu teroris atau extrimis atau apalah pokoknya jelek. Jadi kalo kita membenci sesuatu lalu yang kita benci itu hilang (misalnya krn dieksekusi) sdh sewajarnya kita bersyukur & senang. Bukankah begitu sdr admin? maaf kalo penilaian saya salah

    Saya setuju dg eksekusi tsb karena sesuai dg syariat Islam. Apakah Anda tidak suka syariat Islam yang membolehkan hukuman mati bagi pelaku jinayat?

  7. Avatar hamba allah
    hamba allah

    enakan tahlil dan manaqeb aja ya…….. :em55: :em55: :em55: :em55:

    Daripada membunuh tanpa alasan yg haq dan mencoreng nama Islam

  8. Avatar IWAN
    IWAN

    ya iyalah, semua muslim sehrsnya setuju & ingin syariat islam tegak. Yg jadi pertanyaan skrg adalah apakah amrozi cs dihukum menurut syariat islam atau menurut UU antiteror buatan manusia? meski sama-sama memvonis mati, hukum jinayat sangat jauh berbeda dgn UU antiteror bagai bumi & langit, spt siang & malam jadi jgn pernah disamakan. Bagaimana mungkin pemerintahan sekuler yg anti syariat dikatakan melaksanakan hukum jinayat? cape’ deeh…

    UU antiteror cuma judul. Tujuannya sama, melindungi ummat manusia dari pembunuhan yang tidak benar. Amrozi terbukti bersalah menurut negara dan juga menurut syari’at. Dia juga telah dihukum mati, yang mana hal itu sesuai dengan syari’at Islam dan hukum negara.
    Anda benar bahwa muslim memang harus setuju jika syari’at ditegakkan, apakah perbuatan Amrozi CS itu sesuai dg syari’at Islam? Jika ya, Islam yg mana? Islam sempalan macam salafy?

  9. Avatar IWAN
    IWAN

    Cuma judul? jadi UU antiteror sama dgn hukum jinayat dlm islam cuma namanya yg beda ya? Lalu materi hukumnya, pembuatnya, pelaksananya, praktek pelaksanaan hukumannya, termasuk suasana kejiwaan yg terkandung dlm UU tsb apa keduanya dpt disamakan? Meski punya tujuan yg sama, misalnya ingin menciptakan keadilan, org mu’min dgn org kafir (juga org munafik) punya cara yg beda dlm mencapainya. Org mu’min selalu berpijak pd aturan Allah sdgkan org kafir berpijak pd prasangka/hawanafsunya shg yg mrk anggap baik justru malah merusak (QS. 2 : 11 – 12). Menyamakan antara hukum syariat islam dgn UU hasil hawanafsu manusia sama saja menyamakan org mu’min dgn org kafir. Tentang pemboman di tempat umum sama dgn nyulut mercon/petasan di pasar, yaitu ‘dilarang’ krn bisa bikin kaget org, cacat fisik bahkan mati. Amrozi cs telah dieksekusi mati, tapi bukan berdasarkan syariat islam. Gitu aja ya mas/mbak admin. Oh ya, selamat hari raya idul adha.

    Terserah Anda mau bilang apa. Itu pendapat Anda. Sedangkan pendapat saya, Amrozi itu telah dihukum mati, dan hal itu tidak bertentangan dengan hukum Islam. Saya tidak menyamakan antara hukum manusia dg hukum Allah. Itu ‘kan cuma kesimpulan yg dibuat oleh hawa nafsu Anda atas apa yg saya utarakan.

  10. Avatar Muslim juga
    Muslim juga

    Kasian ya umat Islam. Berkutat diperbedaan terus.
    Kapan majunya!!
    Orang lain sudah mikir sampe bulan, lha kita bikin pusing terus.
    Untuk seluruh Saudaraku muslim, baiknya tabayyun (cek dan ricek) dulu ke yang bersangkutan kalo ada hal yang gak nyaman dihati, kalo perlu ke pimpinan pusat
    Kalo gak, artinya menyebar fitnah, mengadu domba, berantem sendiri. Yaaa diketawain deh sama orang lain. Btw dosanya jadi besar lho.

    saya pernah menjadi anggota aktif. saya tak bermaksud memfitnah atau pun mengadu domba. tanyakan saja kepada hati nurani anda, jangan kepada hawa nafsu anda.

  11. Avatar ISLAM TULEN
    ISLAM TULEN

    no komen ah :em45:

  12. Avatar Dicksone
    Dicksone

    Sepanjang admin punya niat baik dan hati yang tulus, maka itu akan menjadi ijtihat beliau… kalo salah dapat satu hasanah, kalo benar dapat dua hasanah he he he… Makanya kita sebagai muslim kudu pintar…. luas pengetahuan dan tentu saja musti tahan aqidah ketauhidan sehingga muncul akhlaqul karimah….

    Semuanya biasa-biasa saja tuh… saya memandang baik segala yang didasari hati ikhlas.
    Bukankah admin sendiri mantan aktivis tsb, kenapa sekarang jadi baik (artinya orang yang sekarang masih di sana, ndak perlu kita khawatirkan. Tetap sebarkan informasi penting dengan hati ikhlas dan dilandasi pengetahuan yang memadai….

    Kalo saya sich berjuang dengan ketauhidan saya, berikutnya dengan akhlaq saya, selanjutnya bagimana menjadi muslim yang biasa, islam tradisional yang ada sejak dulu-dulu bukan yang belakangan-belakangan he he he….

    Salam buat semuanya….

    Saya keluar dari sana karena saya tahu bahwa itu sesungguhnya tidak baik. Bahkan banyak orangtua yg mengeluhkan anaknya yg menjadi ekstrim dan frontal terhadap orangtuanya setelah bergabung di situ. Saya menajdi baik bukan karena saya bergabung di sana. Saya menjadi baik karena memang saya telah baik dari awalnya. dan ketika bergabung di sana, saya menemukan racun yg manis. Kelihatannya baik, padahal mematikan dan membinasakan. Untungnya saat itu saya masih minum obat, tidak seperti teman2 yg hanya ngaji di situ saja, sehingga tak punya filter atau pun obat penawar. dan setelah keluar, saya terus bersama bimbingan Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa, dan bimbingan beliau itu baik. namun ada sisa2 bergabungnya saya di sana yg bertentangan dengan keinginan Habib, yaitu sisa2 da’wah keras. Namun sisa2 itu saya gunakan untuk menghadapi orang2 keras tersebut. Padahal Habib Munzir menginginkan da’wah lembut. Tetapi Alhamdulillah, sekarang saya sudah dapat meninggalkan sama sekali demonstrasi yg beberapa tahun lalu masih juga saya lakukan. Tetapi setelah saya mendapat ilmunya dari Habib Munzir, saya pun meninggalkan demonstrasi sama sekali. Namun tentunya masih ada da’wah keras yg tertinggal pada diri saya yg dapat Anda lihat pada blog ini. Ingin sekali saya mengikuti 100% manhaj da’wah Habib Munzir dan Habib Umar. Namun… seperti yg disabdakan Rasulullah, “setahap demi setahap”.

    Ketahuilah bahwa demonstrasi bukanlah jalan kita. Demonstrasi sering digiring oleh opini media. Sedangkan opini media itu digiring oleh keinginan Yahudi. Contohnya mengenai Ahmadiyah. Ahmadiyah itu telah ada sejak zaman Sukarno. Tetapi mengapa baru diisukan kembali saat ini? Karena yahudi menginginkan demikian. yahudi ingin agar kita sibuk mengurusi Ahmadiyah ini. yahudi ingin mencitrakan bahwa Muslim Indonesia itu anarkis dsb. Anda tahu AKKBB? Dari namanya saja sudah sejalan dengan protokol zionis no. 10. AKKBB merupakan bentukan JIL. JIL merupakan bentukan yahudi. Itu semua adalah alat untuk memancing keluar ummat Islam kepada apa yg diinginkan Yahudi, yaitu pencitraan buruk terhadap umat Islam. Ini adalah zaman dimana orang yg duduk lebih baik daripada orang yg berdiri, dan orang yg berdiri lebih baik dari orang yg berjalan. Orang yg berdiri dan berjalan itu tidak berdiri dan berjalan kecuali digiring atau dipancing oleh opini media massa yg telah dipengaruhi Yahudi.

  13. Avatar Dicksone
    Dicksone

    Iyah… di “akhir zaman” memang akan kita temui situasi dimana duduk lebih baik dari berdiri dan berjalan. Saya senang anda menyebut pesan hadis ini. Terserah kita masing-masing bagaimana mengimplementasikan makna dari pesan tersebut. Tapi pesan Nabi 14 abad yang lalu tersebut begitu kental kita rasakan di zaman kita sekarang.

    Dengan mencermati makna pesan (hadis) tersebut, insyaAllah segala situasi yang coba direkayasa oleh kalangan baik diluar islam maupun mereka yang mengaku-ngaku paling islam tidak akan sampai menggoyahkan katauhidan kita; akhlaq kita dan tradisi berislam seperti dicontohkan oleh pendahulu kita dari sejak zaman Kulafaur RAsyidin, Tabi’in, Tabi’ Tabi’in dan seterusnya sampai sekarang. Kita memelihara tradisi cinta kita pada Nabi SAW seperti para Ahli Silsilah mencintai beliau SAW. Kita akan tetap mencintai perayaan Maulid Nabi sebagai bukti cinta itu ada dalam hati kita; kita tidak akan mengikuti tradisi baru dalam mengkafirkan orang, menuduh bid’ah dan melakukan demonstrasi fisik apalagimenyerang dan atau melempar bom pada orang yang tak tahu apa-apa.. he he he. Tetapi saya tetap berjuang memberi contoh baik buat diri sendiri, keluarga dan kepada siapapun…

    Semoga diskusi kita ini tidak OOT dari topik semula “Ekstrimisme Meracuni Pelajar” 🙂

  14. Avatar shofwan
    shofwan

    yaa Jama’ah Shollu alan Nabi….

    Sungguh kelembutanNya tersingkap pada pribadi Sayyidina Muhammad, siapa yang tersentuh kelembutan -dengan Izin Allah tentunya- beliau maka lunturlah segala keekstriman yang ada.

Tinggalkan Balasan ke Muslim juga Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *