Artikel Tidak Bermutu

Jika Anda seorang blogger, jangan terlalu memikirkan mutu tulisan Anda. Blog memang bukan situs resmi sebuah majalah ataupun perusahaan tertentu yang menuntut mutu tulisan. Walau artikel bermutu itu bagus, tetapi jangan terlalu mengejar mutu hingga Anda mengurungkan niat Anda untuk mempublikasikan tulisan Anda yang mungkin kurang bermutu menurut Anda.

Mungkin tulisan Anda akan menuai komentar dan kritik. Tetapi, bukankah itu bagus? Berarti ada respon dari pengunjung blog Anda. Jika ada yang mengatakan bahwa artikel Anda jelek dan tidak bermutu, jangan berkecil hati. Biarkan saja, dan teruslah menulis!

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang berkomentar bahwa artikel Anda jelek dan tidak bermutu. Jarang sekali karena artikel Anda memang jelek dan tidak bermutu menjadikan seseorang berkomentar seperti itu. Biasanya, artikel yang jelek dan tidak bermutu tidak akan dikomentari seperti itu.

Pengunjung berkomentar bahwa artikel Anda jelek dan tidak bermutu itu mungkin karena artikel Anda sangat berseberangan dengan pendapat si pengunjung. Karena si pengunjung berharap bahwa Anda menghapus artikel tersebut atau ingin menjatuhkan mental Anda, maka si pengunjung pun berkomentar seperti itu.

Banyak alasan lain untuk berkomentar seperti itu. Mungkin Anda punya pendapat mengenai mengapa seorang pengunjung berkomentar seperti itu. Jika ada, silahkan Anda tambahkan di kolom komentar! Apa pun alasannya, berkomentar seperti itu tidak menunjukkan bahwa si pengunjung lebih dewasa dari si penulis.

So, keep blogging!

Komentar

2 responses to “Artikel Tidak Bermutu”

  1. Avatar Rozy
    Rozy

    assalamu’alaikum..

    Saya punya kendala untuk menulis aktif. bisakah antum memberikan tips-tips yg manjur?

    Syukron.

    -Rozy-

    Waduh, saya juga newbie nih. Tapi kalo kata yg dah senior sih… tulis aja dulu semua yang ada di kepala (seperti rambut, kutu, ketombe, dsb… hihihi…), baru setelah itu diedit. Apakah susunan paragrafnya, kosa katanya, ejaannya, dlsb. Tapi kalo untuk blog, ga harus baku2 banget. Kalo bisa nulisnya langsung di notepad, jangan di buku. Kalau di buku, agak susah ngeditnya dan malas nanti ngetiknya. Jadi langsung ketik aja di notepad. Sehingga kalau mau mindahin kalimat atau paragraf menjadi lebih mudah. Kadang ide tulisan yg harusnya ada di bawah, munculnya lebih dulu dari ide tulisan yg harusnya muncul di atas. Dengan notepad, hal itu tidak jadi masalah. Ngerti ya maksudnya…?

  2. Avatar Rozy
    Rozy

    Syukron ustadz :em69:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *