Tari Pendet, Malaysia, dan Salafy

Tak terkira betapa besar rasa malu yang harus ditanggung oleh bangsa Malaysia akibat perbuatan pemerintah Malaysia. Berkali-kali mereka ketahuan mencuri kekayaan budaya Indonesia.

Tak cukup rupanya mereka mencuri kekayaan laut dan pulau dari Indonesia. Pemerintah Malaysia juga telah berkali-kali ketahuan mencuri kekayaan budaya Indonesia. Angklung, batik, reog, dan lagu Rasa Sayange mereka klaim sebagai hasil kebudayaan asli Malaysia. Padahal dunia pun tahu, bahkan Obama yang mereka (pemerintah Malaysia) agung-agungkan pun tahu bahwa batik memang milik Indonesia. Dan para wisatawan mancanegara pun tahu bahwa angklung, batik, dan reog itu adalah milik Indonesia. Adapun lagu Rasa Sayange, tak perlu dipertanyakan lagi. Selain bukti empiris, bukti otentik berupa rekaman lagu tersebut pada tahun 1962 juga ada.

Sekarang mereka mengklaim bahwa Tari Pendet adalah tarian asli dari Malaysia. Turis mancanegara yang sering mondar-mandir di Bali pasti tertawa melihat kekonyolan pemerintah Malaysia. Sebenarnya ada apa dengan para pejabat di Malaysia? Adakah skenario tertentu yang mereka buat untuk Indonesia? Pencurian khazanah Indonesia, klaim atas Ambalat, beredarnya teroris asal Malaysia. Ada apa ini? Siapa backing Malaysia dalam serentetan kejahatan ini? Adakah hubungannya dengan Global Freemasonry?

Kita belum bisa memastikan keterkaitan Global Freemasonry dalam hal ini. Namun kita harus tetap waspada, karena kemungkinan itu ada. Kita tahu bahwa hubungan pemerintah Malaysia dengan Amerika Serikat dan Arab Saudi cukup erat. Salafy-Wahhabi mulai menguat di Malaysia. Perlakukan Malaysia terhadap TKI mirip dengan perlakuan Arab Saudi terhadap TKI yang mayoritas Muslim Sunni. Beredarnya teroris Malaysia di Indonesia juga menunjukkan adanya keterkaitan antara teroris Internasional sepuluh tahun belakangan dengan Salafy-Wahhabi, dimana Usamah bin Ladin juga berasal dari Arab Saudi yang juga Salafy-Wahhabi. Kemudian hal itu dapat menguatkan kecurigaan bahwa Salafy-Wahhabi punya hubungan erat dengan ajaran Khawarij.

Kita memang belum bisa menyimpulkan secara utuh. Masih banyak puzzle yang perlu kita susun. tetapi setidaknya kita punya beberapa puzzle yang sudah mulai tersusun dan terlihat bentuknya walau masih agak samar.

Salafy-Wahhabi dan Khawarij

Salafy-Wahhabi mempunyai sejarah kelam yang berlumuran darah. Mereka telah membunuh banyak kaum Sunni. Bahkan di Indonesia, kita dapat melihat betapa giatnya mereka menuduh kaum Sunni sebagai ahli bid’ah bahkan sampai menghukumi kita sebagai musyrik. Mereka mengalirkan darah kaum Muslimin karena mereka berfikir bahwa kita ini telah musyrik, murtad dsb. Padahal kita ini benar-benar Muslim yang menjaga tauhid. Sementara orang-orang non-Muslim yang jelas-jelas kafir dan musyrik mereka biarkan. Begitulah Salafy-Wahhabi, tingkahnya mirip dengan Khawarij yang diberitakan oleh Rasul.

Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya di antara kaumku ini, ada orang-orang yang membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati kerongkong mereka, yaitu tidak mengambil faedah dari apa yang mereka baca, bahkan mereka hanya sekadar membacanya saja. Mereka mampu membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala hidup. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah menembusi binatang buruan. Jika sekiranya aku menemui mereka, pasti aku bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. [HR. Bukhari dan Muslim]

Salafy-Wahhabi sering menukil-nukil ayat dan hadits, namun mereka menafsirkannya sesuai nafsu mereka. Dan salah satu korban pengkafiran mereka adalah Syaikh Nizar Al-Halaby yang telah mereka bunuh dengan kejam, bahkan Al-Hafizh Ibnu Hajjar dan juga Imam An-Nawawi pun mereka hukumi sebagai kafir.

Teroris

Hadits di atas juga sesuai dengan gambaran teroris yang suka menukil-nukil Qur`an dan hadits untuk membenarkan tindakan mereka. Padahal mereka lebih sering mencederai bahkan membunuh ummat Islam dari pada non-Muslim. Berapa orang Yahudi yang tewas dalam peritiwa 9/11? Tak lebih dari lima orang. Kebanyakan adalah ummat Islam dan Kristen.

Berapa banyak orang non-Muslim yang tewas dalam serangkaian pengeboman di Indonesia? Kenyataannya, banyak juga ummat Islam yang menjadi korban teroris itu. Bahkan teroris itu melakukan pengeboman pada bulan Rajab, suatu bulan haram yang dilarang padanya berperang dan menumpahkan darah. Masihkah Anda percaya bahwa para teroris itu benar-benar Muslim yang tengah menjalankan perintah agama? Jangan terkecoh wahai para pemuda! Jangan jadikan Usamah bin Ladin, Noordin M. Top. atau pun Dr. Azhari sebagai idolamu! Mereka membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati kerongkong mereka. Mereka mampu membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala hidup. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah menembusi binatang buruan.

Noordin M. Top akan tetap berkeliaran selama wanita-wanita salafy bersedia menjadi isterinya dan menyembunyikan dia. Jika Anda mau Noordin M. Top itu segera tertangkap, maka bersihkan dahulu lingkungan Anda dari pemikiran salafy-wahhabi. Para orangtua, jangan sampai Anda menjadikan Noordin M. Top sebagai menantu Anda! Dia itu teroris.

Agen Di Balik Muhammad bin Abdul Wahhab

Agen rahasia asal Inggeris bernama Hempher diduga kuat sebagai dalang lahirnya gerakan Muhammad bin Abdul Wahhab yang saat ini kita sebut saja sebagai Salafy-Wahhabi. Karena kaum Mu’tazilah modern yang mengikut kepada Jamaluddin al-Afghani juga diklaim sebagai Salafy oleh sebagian orang. Dan mengenai keterkaitan Jamaluddin al-Afghani dengan agen Masonic telah dibahas oleh David Livingstone.

Hempher, sebagai pengemban tugas telah mendapat perintah untuk melahirkan suatu kelompok radikal yang berkedok memurnikan agama guna memangkas hal-hal yang sebenarnya dapat meningkatkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Dalam artikel yang diberikan Hempher kepada Muhammad bin Abdul Wahhab terdapat skema seperti:

1. Muhamamd bin Abdul Wahhab harus menyatakan bahwa semua ummat Islam (di luar pengikutnya) sebagai kafir dan halal darahnya, halal kehormatannya, halal harta bendanya, dan menjadikan mereka sebagai budak.

Oleh sebab itu, jangan lagi mengirim TKI ke Arab Saudi dan Malaysia! Kaum salafy-wahhabi akan menganggap TKI Ahlus Sunnah wal Jama’ah sebagai budak belaka.

2. Muhammad bin Abdul Wahhab harus menyatakan bahwa Ka’bah itu berhala, sehingga harus dihancurkan. Hal ini dimaksudkan agar ummat Islam tak lagi melakukan hajji, kemudian juga untuk merampok jama’ah hajji dan membunuh mereka.

Namun Muhammad bin Abdul Wahhab tak menyanggupi untuk merusak Ka’bah, karena terlalu beresiko.

3. Dia harus berusaha menghalangi ummat Islam dari mentaati Khalifah (Kekhalifahan Utsmaniyah). Dia harus mengajak orang-orang untuk memberontak kepada Khalifah. Dia harus mempersiapkan tentara untuk hal ini. Dia harus memanfaatkan segala kesempatan untuk menyebarkan keyakinan bahwa memang diperlukan adanya perlawanan terhadap bangsawan Hijaz.

4. Dia harus mengatakan bahwa kuburan yang besar dan indah, kubah dan tempat-tempat suci di negara-negara Muslim adalah berhala dan musyrik, karena itu harus dibongkar. Dia harus melakukan yang terbaik untuk menghasilkan kesempatan untuk menghina Nabi Muhammad, para khalifahnya, dan semua tokoh ulama dari berbagai madzhab.

Untuk yang nomor empat, saya teringat dengan Ustadz Hasib Lc, salah satu pendiri PK/PKS. Dia juga pernah berusaha merusak kuburan di dekat tempat tinggalnya di daerah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Dan teringat juga oleh saya bagaimana kaum salafy-wahhabi berkata bahwa tongkat mereka masih lebih bermanfaat daripada Muhammad bin Abdullah (Ar-Rasul) yang telah wafat. Dan baca juga bagaimana mereka menghukum sesat kepada Imam An-Nawawi dan Ibnu Hajar Atsqolany.

5. Dia harus melakukan hal yang terpenting yaitu mendorong terjadinya pemberontakan, penindasan, dan anarki di negeri-negeri Muslim.

Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin

Usamah dilahirkan di Jeddah, Arab Saudi, pada 28 Juni 1957. Ayah Usamah, Muhammad bin Awwad, sangat akrab dengan keluarga Kerajaan Saudi dan termasuk orang paling kaya di Arab Saudi. Usamah bin Ladin, seperti para pendahulu salafy (salafus salafy), punya hubungan erat dengan Amerika dan pernah menjadi anggota CIA, sebagaimana Muhammad bin Abdul Wahhab juga pernah menjadi agen Inggeris.

Jika Anda bertanya kepada salafy jihadi di Inonesia tentang siapa itu Usamah, mungkin ini jawaban mereka:

Terhadap Usamah, kalau menggunakan kaca mata Barat, yang mendakwakan diri sebagai kaum demokrat (penegak demokrasi) dia adalah seorang teroris. Sebab Usamah menebar teror terhadap Amerika dan negara-negara pendukungnya. Tujuan Usamah sederhana, jangan lagi memaksa-maksa umat islam untuk mengikuti ideologi demokrasi Barat. Dan juga jangan lagi menebar teror di tengah umat Islam.

Jika mengunakan kaca mata pemerintah Saudi dan salafynya, dia dinilai sebagai khawarij, karena berjuang melawan pemerintah yang sah. Sebab Amerika adalah kawan Saudi, dan saudi melarang warganya memerangi Amerika, sementara Usamah tidak mau taat kepada pemerintah Saudi karena pemerintah Saudi sudah dikontrol oleh Amerika.

Kalau menggunakan kacamata perjuangan perlawanan, maka Usamah adalah pejuang (mujahid) yang mengikuti madzhab salafi. karena di anatara pandangannya didasarkan kepada ulama=ulama’ yang menggunakan manhaj salaf. Maka dikatakan, salafy jihadi.

Sekarang, Yang namanya salafi itu adalah manhaj beraqidah dan beragama. Bukan sekedar akidahnya, tetapi jga dalam praktek keagamaannya. Selama manhaj dalam masalah ini mengikuti pola yang telah dilakukan oleh para shahabat dan tabi’in, maka dinamakan salafy.

Sedangkan khawarij adalah kelompok yang memerangi penguasa saat itu, (Ali bin Abi Thalib dan sesudahnya) karena berpendapat bahwa mereka semua sudah kafir. Kaum khawarij ini menganggap (bahwa) dosa besar (itu) membatalkan keislaman.

Setahu saya, Usamah tidak menganggap pelaku dosa besar sebagai kaum kafir. Tetapi menganggap pemerintah yang tidak mau menerapkan syari’at Islam sebagai pemerintah murtad.

Jadi, menurut mereka, para pemimpin negeri ini sudah murtad. Bukankah itu bentuk lain dari takfir? Mereka masih mau menghindar dari sebutan khawarij? Tetapi itu ‘kan ‘salafy jihadi’, lalu bagaimana dengan salafy yang berqiblat kepada Saudi? Sama saja potensinya.

Dalam dunia intelijen, kadang kita harus mencaci-maki kawan sendiri yang sedang menyamar. Jika Saudi menyebut salafy jihadi semacam Usamah itu sebagai Khawarij, itu mungkin saja untuk menutupi kedok keterkaitan antara Usamah, Dinasti Bush, dan Dinasti Saudi. Hal itu untuk menutupi bahwa sesungguhnya Salafy-Wahhabi yang dianut Saudi juga Khawarij. Seorang maling menyebut kawannya sebagai maling supaya kawannya saja yang dihujat sebagai maling, itu sudah lumrah. Walau sesungguhnya dirinya juga sama-sama maling seperti kawannya. Menyebut salafy jihadi sebagai Khawarij bukan jaminan bahwa salafy Saudi bukanlah Khawarij. Karena kenyataannya, salafy saudi itulah yang pernah merusak makam Nabi, pernah pula membunuh kaum Sunni, memberontak kepada Khalifah Utsmaniyah, dan berkawan dengan Dinasti Masonic paling tua di Amerika, Dinasti Bush. Seperti kita ketahui bahwa GW Bush adalah Masonic tingkat 33 dan berasal dari Dinasti Bush, suatu Dinasti Masonic pendiri Amerika, negara Israel Raya sesungguhnya.

Noordin M. Top

Lahir di Kluang, Johor, Malaysia pada 11 Agustus 1968, Noordin M. Top juga berpaham seperti Usamah bin Ladin. Itulah sebabnya dia memilih untuk menikah hanya dengan wanita salafy. Dan tidak heran jika Noordin begitu mudah menghalalkan darah kaum Muslimin. Amrozi Cs pun demikian. Begitulah tabiat khawarij, mereka sanggup membunuh kaum Muslimin dan membiarkan kaum musyrikin. Wallahu a’lam.

Komentar

25 tanggapan untuk “Tari Pendet, Malaysia, dan Salafy”

  1. Avatar goldendan
    goldendan

    Bismillah,

    Asslamualaykum Warohmatullohi Wa Barokatuh,

    Akhi, Saya setuju dengan pernyataan Antum Bahwa para teroris itu adalah Khowariz. Mereka adalah kaum yang memahami Islam ini berdasarkan keinginan sendiri, hawa nafsunya, kelompoknya, atau imamnya. Mereka adalah kaum perusak. Keterangan mengenai mereka sangat lah jelas. Ciri-ciri mereka sudah jelas pula.

    Namun sungguh ya akhi, Saya mengingatkan diri saya sendiri bahwa apa yang kita katakan ini akan akan kita pertanggung jawabkan dihadapan Allah Subhanahu Wa ta’ala kelak.

    Sudah barang tentu bahwa seharusnya kita berhati-hati dalam berkata-kata.

    Demi Allah, sungguh jalan islam ini sangat lah jelas. Rosululloh bersabda,

    “…malamnya bagaikan siangnya…”.

    “… Aku tinggalkan jalan yang putih bersih.. ” dan yang lainnya.

    Sehingga kita tidak usah cape-cape menebak-nebak jalan mana yang selamat dan jangan pula kita mengada-ngadakan hal-hal baru dalam Din ini. Rosululloh bersabda,

    “Barangsiapa yang mengada-adakan dalam urusan (agama) kami ini, yang bukan berasal darinya, maka amalan tersebut tertolak:”

    “Sebaik-baiknya perkataan adalah kitabulloh, sebaik-baik teladan adalah Rosululloh. Seburuk-buruknya perkara adalah yang di ada-adakan. Setiap yang di ada-adakan adalah bid’ah. Setiap bid’ah itu sesat. Dan setiap kesesatan tempatnya dineraka”

    Dan yang lainnya.

    Namun tidak semua orang paham akan hal ini, kecuali orang yang diberi hidayah oleh Allah yang mereka menyibukan diri dengan menuntut ilmu. Maka sudah seharusnya kita juga menyibukan diri dengan menuntut ilmu. Sehingga kita tidak berbicara mengenai islam melainkan berdasarkan ilmu, yaitu ilmu (al-quran dan assunah) yang shohih yang terbukti kebenarannya (ilmiah).

    Ya Akhi, tidak lah salafy (Wahabi) seperti mereka (Khowariz). Salafy sama-sama mengecam hal tersebut karena dalilnya sangatlah jelas yang intinya bahwa mereka itu sesat dan menyesatkan.

    Akhi, Saya adalah seorang yang setiap harinya selalu mencoba menyempatkan diri untuk menuntut ilmu syar’i walau hanya lewat membaca dan mendengarkan rekaman kajian. Demi Allah, Saya tidak pernah menemukan satu pun bukti yang menyatakan bahwa Muhammad Bin Abdul Wahhab itu adalah seorang khowariz, bahkan sebaliknya beliau adalah seorang imam yang sungguh gigih memperjuangkan umat agar mereka kembali kepada jalan-Nya yang lurus yaitu jalan diatas al-qur’an dan assunah berdasarkan pemahaman yang benar yaitu pemahaman para sahabat, tabiin, tabiittabiin, dan para ulama yang mengikuti pemahaman ketiga generasi tersebut, dan itulah yang disebut Salafy.

    Salafy merupakan bentuk penisbatan kita terhadap SalafusSholeh dan mereka adalah Tiga generasi tersebut. Kalau Antum memahami islam seperti pemahaman mereka, maka mau tidak mau Antum-pun merupakan seorang Salafy.

    Untuk menjadi seorang Salafy tidak dengan mendaftarkan diri. Walau kita hanya tinggal seorang diri di pegunungan, namun apabila kita komitmen terhadap islam dengan pemahaman mereka, yaitu salafussholeh, maka kita pun seorang salafy.

    Namun seandainya antum tetap tidak suka disebut Salafy, maka tidak usah antum menyebut diri antum salafy, namun tetaplah berpegang teguh terhadap islam berdasarkan pemahaman Salafussholeh, dan istiqomah-lah dalam menuntut ilmu.

    Sungguh, saya menulis ini bukan dengan maksud untuk berfanatik terhadap Muhammd bin Abdulwahab atau golongan saya. Saya hanya mengamalkan keterangan bahwa kita harus saling nasehat-menasehati dalam kebaikan.

    Barokallohufiq,

    Dadan Kusnawan
    Hamba Allah

    dadankusnawan@rocketmail.com

    Klasik…
    Salafy selalu mengklaim dirinya mengikut kepada salafush shalih.
    Salafush shalih yang mana?
    Ajaran Ibnu Taymiyah atau pun Muhammad bin Abdul Wahhab yang tersebar bukanlah aajran salafush shalih dan Anda bukanlah pengikut salafush shalih. Saladush shalih tak menuntut ilmu hanya dari buku. Tetapi langsung kepada guru yang sanad ilmunya jelas dan pemahaman mereka sesuai dengan pemahaman Rasul. Sedangkan para ustadz salafy itu sanadnya tidak jelas dan ilmu mereka bertentangan dg ilmu para ustadz yg sanad ilmu mereka bersambung hingga ke Rasul.

    Pengharaman tawassul dg Nabi hanyalah hal baru yg di ada2kan oleh kaum salafy-wahhabi. Adapun salafush shalih telah membolehkan tawassul dg nabi, juga maulid, dsb.

    Aku tidak heran jika Muhammad bin Abdul Wahhab mengharamkan itu semua. Dia menggunakan kedok memurnikan agama, padahal tujuannya adalah menjauhkan ummat dari hal2 yg dapat menumbuhkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika memang salafy-wahhabi itu benar, lalu mengapa mereka begitu mudah mengkafirkan dan memusyrikkan ustadz2 kami dan bahkan membunuh banyak dari saudara kami?

    1. Avatar goldendan
      goldendan

      Bismillah,

      Akhi informasi yang antum dapatkan itu dari orang kafir yang seharusnya kita berlepas diri dari mereka.

      Jadi menurut Anda Sayyid Ahmad Zaini Dahlan itu kafir ya?

      Sungguh kami tidak pernah berani memahami suatu perkara tanpa kami menanyakan terlebih dahulu penjelasanya kepada para ulama dan kami tidak percaya kalo tidak disebutkan dalilnya, keshohihannya, siapa yang men-shohihkannya, bagaimana shalafussholeh (sahabat, tabiin, tabiit tabiin) mengamalkannya. Sehingga itu menuntut kami untuk rutin datang ke majelis ta’lim. Saya melakukan itu setidaknya 1 minggu sekali karena hari-hari lain saya masih punya kesibukan. Yang dibahas dalam ta’lim tersebut tidak pernah lepas dari penyebutan dalil-dalil al-quran dan assunah, tidak pernah berpendapat dengan pendapatnya sendiri, dan pendapatnya selalu menukilkan dari pendapat para imam salafussholeh. Kalo antum tidak percaya silahkan mampir ke pengajian kami. Informasinya ada di http://www.salafy.or.id

      Akhi siapakah generasi sahabat, tabiin. tabiit tabiin yang membolehkan tawasul kepada nabi dan membolehkan maulid nabi? buktinya ada dikitab apa?

      Bahwasanya Nabi SAAW pernah berdo’a dengan mengatakan, “Dengan haq Nabi-Mu dan Nabi-Nabi sebelum aku.” [HR. Imam Thabrani]
      Ummat Nabi Musa AS berdoa menginginkan selamat dari adzab Allah SWT dengan meminta bantuan Nabi Musa AS agar berdoa kepada Allah SWT untuk mereka. Bahkan secara eksplisit menyebutkan kedudukan N. Musa AS (sebagai Nabi dan Utusan Allah SWT) sebagai wasilah terkabulnya doa mereka. Hal ini ditegaskan QS 7:134. Demikian pula hal yang dialami oleh Nabi Adam AS, sebagaimana QS 2:37

      “Kemudian Nabi Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 37)

      “Kalimat” yang dimaksud di atas, sebagaimana diterangkan oleh ahli tafsir berdasarkan sejumlah hadits adalah tawassul kepada Nabi Muhammad SAW, yang sekalipun belum lahir namun sudah dikenalkan namanya oleh Allah SWT, sebagai nabi akhir zaman.

      Dari Umar ra. Ia berkata: Rasulullah SAAW bersabda, “Tatkala Adam melakukan kesalahan, dia berkata: “Wahai Rabbku, aku memohon kepada-Mu dengan haq Muhammad akan dosa-dosaku, agar Engkau mengampuniku.” Lalu Allah berfirman: “Wahai Adam, bagaimana kamu mengenal Muhammad sedang Aku belum menciptakannya (sebagai manusia) ?” Adam menjawab: “Wahai Rabbku, tatkala Engkau menciptakanku dengan Tangan-Mu dan meniupkan ruh-Mu ke dalam diriku, maka Engkau Mengangkat kepalaku, lalu aku melihat di atas kaki-kaki arsy tertulis ‘Laa Ilaaha illallaah Muhammadur Rasuulullaah’ sehingga aku tahu bahwa Engkau tidak menambahkan ke dalam Nama-Mu kecuali makhluq yang paling Engkau cintai.” Lalu Allah Berfirman: “Benar engkau wahai Adam, sesungguhnya Muhammad adalah makhluq yang paling Aku cintai, berdoalah kepadaku dengan haq dia, maka sungguh Aku Mengampunimu. Sekiranya tidak ada Muhammad, maka Aku tidak menciptakanmu.” [HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak juz 2 halaman 615, dan beliau mengatakan shahih. Juga Al-Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Ibnu Taimiyah mengutipnya dalam kitab Al-Fatwa juz 2 halaman 150, dan beliau menggunakannya sebagai tafsir/penjelasan bagi hadits-hadits yang shahih]

      Silahkan klik di sini utk lebih lanjut

      Kecintaan kepada Alloh dan Rosulnya hanya bisa didapatkan dengan berakidah yang benar. mewujudkan Kecintaan dengan melakukan hal-hal yang tidak dicontohkan tidak akan diterima. karena bukankah kita bersaksi bahwa ‘Muhammad itu utusan Alloh’ yang itu berarti konsekuensinya kita hanya beribadah dengan ibadah yang dicontohkan oleh Rosululloh dan tidak melakukan bid’ah.

      Demi Alloh semua informasi yang antum sebutkan diatas tidak benar. Saya paham kenapa ada orang yang ngasi informasi seperti itu karena kurang lebih 1 tahun saya juga sempat di doktrin dengan fitnah seperti itu, tapi saya tidak menanggapinya sebelum kebenaran itu datang kepada saya.

      Saya sarankan lebih baik antum baca karya-karyanya, ini kitab-kitab beliau:
      1. At-Tauhid
      2. Kasyfu sy-syubhat
      3. Al-Kabair
      4. Tsalasatul Ushul
      5. Mukhtashoru Al inshof wa syarhu al kabair
      6. Muhtashor Zadu Al Ma’ad

      Saya pernah berbohong (saya bertobat untuk itu), tapi demi Alloh saya tidak akan berani kalo saya harus berbohong mengenai Agama.

      Saya ga bisa buat antum percaya/terpengaruh. Kalo antum percaya alhamdulillah, kalo tidak maka marilah sama-sama kita lebih serius berdoa kepada Alloh agar Dia menunjuki kita jalan yang benar.

      Barokallohufiq,

      Anda mungkin tidak berbohong, tetapi bukan berarti Anda tidak bisa salah.

      1. Avatar goldendan
        goldendan

        Tawasul kepada nabi boleh kalo beliau masih ada. Siapakah nama sahabat/tabiin/tabiittabiin yang mengamalkan tawasul sesudah beliau wafat? Buktinya ada di kitab apa? Bukankah kita menafsirkan harus sesuai dengan penafsiran mereka?

        Tenangkan diri Anda dan gunakan Aqal fikiran yg jernih. Lalu baca kembali hadits tersebut. Maka terlihatlah bahwa Rasul telah bertawassul dg nabi2 sebelum beliau. Dan tawassul dg Nabi itu meminta kepada Allah dengan tawassul bukan meminta kepada Nabi. Jadi tidak ada bedanya apakah Nabi itu sudah lahir atau belum, sudah wafat atau belum. Karena manfaat itu datangnya dari Allah, bukan dari nabi. Jadi tak ada beda apakah Nabi itu masih hidup atau sudah mati. Justeru jika ada yg beranggapan bahwa manfaat itu ada hanya ketika Nabi hidup dan hilanglah manfaatnya ketika beliau wafat, maka aqidahnya telah rusak karena beri’tiqad bahwa manfaat itu dari Rasul dan bukan dari Allah.

  2. Avatar dobdob
    dobdob

    asal tau aja bro. usamah itu sudah dicabut kewarganegaraannya Oleh saudi

    Nggak ngaruh

    1. Avatar afiqpradana
      afiqpradana

      @goldendan

      “Sungguh, saya menulis ini bukan dengan maksud untuk berfanatik terhadap Muhammd bin Abdulwahab atau golongan saya. Saya hanya mengamalkan keterangan bahwa kita harus saling nasehat-menasehati dalam kebaikan”

      semoga apa yang anda tulis itu bukan dijadikan hiasan semata, dan sebaiknya anda mengikuti jumhur para imam, muhaddist, ulama dari 4 madzhab yang sudah pasti sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah karna tidak mungkin jumhur sepakat di dalam kesesatan. Hilangkanlah fanatik buta mata hati yang berlebihan, keluar dari tempurung ulama yg anda bangga2kan untuk menerima kebenaran akan ulama yang shahih meski itu pahit dan menyakitkan. Cari tau bagaimana ilmunya, sanad ilmu, sanad hadist, bagaimana pandangan para ulama 4 madzhab tentangnya…..

      @dobdob
      meski dicabut pahamnya tetep SAWAH kan?

      Barokallohufiq

      1. Avatar goldendan
        goldendan

        Jazakumulloh khoir, itu juga yang selama ini para ustadz pesankan kepada saya. Dan itu sudah menjadi prinsip saya, Alhamdulillah.

        Untuk membuktikan pernyataan saya ini, kalo antum berkenan silahkan mampir di pengajian yang rutin kami lakukan. Antum mau bertanya apapun Insya Alloh aman karena bertanyanya lewat surat sehingga antum tidak khawatir Antum di anggap menyimpang. Saya tidak tau antum ada dimana, sehingga untuk lebih jelasnya silahkan antum bisa lihat di http://www.salafy.or.id

        Syukron atas infonya. Sebelum Anda kasih tau, kami ini sudah pada tahu tentang web tersebut dan isinya. Oleh sebab itulah kami merasa perlu untuk menanggapinya melalui berbagai blog.

  3. Avatar Iklan Gratis
    Iklan Gratis

    duh…
    makin meraja lela aja nih…
    makin dianggap remeh saja kita oleh negara tetangga…
    ini dikarenakan penegak hukum kita terlalu santai dan seolah-membiarkan kasus seperti ini terjadi.
    sehingga hal seperti ini terus terjadi dan akan terus terulang…

    sangat disayangkan jika kesenian atau budaya kita yang telah ada sejak dulu, dengan gampangnya diklaim milik orang…
    sungguh ironis nasib bangsa kita…

  4. Avatar ibunda iffah
    ibunda iffah

    tampaknya…penulis artikel di atas sedang emosi, jadi isi tulisannya pun meledak-ledak tak terarah dan sangat mengintimidasi…mungkin sebaiknya tenangkan dulu hati dan pikiran, kemudian tabayun, apakah informasi yang diperoleh itu akurat atau tidak, objektif atau tidak, dan apakah pola pikir tulisan dalam artikel di atas saling berkaitan atau tidak, karena ketika saya baca artikel di atas, rasanya tari pendet, dan hasil budaya tradisional lainnya dengan salafy tidak ada kaitannya sama sekali…jauuuuh…

    seorang salafy (yang kita ketahui bersama merupakan kelompok islam yang mengikuti pemahaman para salafush shalih…pasti tidak akan melirik budaya tradisional (yang notabene dengan budaya animisme dan dinamisme)untuk ajang pemicu kontroversial atau pun pencapaian tujuan salafy…saya yakin itu…kenapa? karena pemahaman salafy salah satunya adalah menjalankan ajaran Islam berdasarkan pemahaman rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dan para sahabat salafushshaleh.

    jadi menurut saya, tenangkan dulu pikiran penulis, dengarkan dan bacalah informasi dengan kepala dingin jangan emosi sehingga bisa menyusun pola pikir yang terarah dan terstruktur.

    oia mengenai teroris…sebaiknya kita berpikiran jernih, apakh mungkin orang yang bunuh diri, menyebarkan ketidakamanan di masyarakat adalah seorang yang berpemahaman salafi? saya yakin dan berhusnuzhon bahwa semiskin-miskinnya bahkan se-jelek-jeleknya pribadi seorang salafi pasti tidak akan mau bunuh diri dan membunuh orang-orang awam…terima kasih…

    🙂 Saya bukan orang yg terlalu peduli dengan tarian pendet dsb. Saya bukan budayawan dsb. Hanya saja, ketika mendengar bahaw Malaysia mengklaim bahwa tari pendet itu adalah berasal dari tradisi mereka, maka teringatlah saya dg data2 tentang itu, tentang teroris, dan juga masonic. Jadi yg saya gunakan di sini adalah akal fikiran saya, bukan emosi. 🙂

    Jangan fanatik kepada Muhammad bin Abdul Wahhab. Muhamamd bin Abdul wahhab itu siapa sih…? Ulama salaf? Dia lahir abad 12 H, salaf dari mana? Para Imam yg empat saja dg begitu tawadhu berkata bahwa mereka bisa salah dan bisa benar. nah ini Muhammad bin Abdul Wahhab kok lagu-laguan mo nafsirin Al-Qur`an dan hadits dg ilmunya yang cuma secuprit…? Udah gitu pengikutnya dg begitu pede mengikuti saja omongan Muhammad b Abd Wahhab. Padahal sanad ilmu Muhammad b Abdul Wahhab itu tak jelas. Udah gitu, ilmunya juga tak seluas empat imam. Hafalan haditsnya tak sebanyak hadits yg dihafal empat imam. Lah kok mau berfatwa? Mengikuti Muhammad b Abdul Wahhab adalah perbuatan yg paling tolol yg dilakukan manusia2 lemah aqal. :mrgreen:

  5. Avatar ibunda iffah
    ibunda iffah

    oia ada yang kelupaan…mengenai Muhammad bin Abdul Wahhab…semoga Allah subhanahu wa ta’ala merahmatinya…saya sudah membaca buku biografi beliau…dan saya sepakat dengan saudara Dadan Kusnawan mengenai beliau…

    oleh karena itu saya sarankan pada penulis artikel di atas untuk membaca buku biografi Muhammad bin Abdul Wahab… minimal ..mungkin beberapa buku lagi sebagai bahan pembanding…jangan baca komentar atau penilaian/pendapat orang lain, apalagi orang lain ini ternyata orang barat (yang memang antipati dengan Islam) bacalah biografinya…itu lebih akurat daripada apa kata orang…dan tentu saja bacalah buku yang penulisnya dapat dipercaya…

    Jika kita ingin belajar sesuatu belajarlah pada sumber yang tepat….

    ingat…ingat baca buku biografinya..dan penulisnya juga harus terpercaya…yaah ibarat mencari alamat…tanyalah alamat pada penduduk asli…jangan pada pendatang…supaya tidak tersesat…

    begitu saja…terima kasih…

    sumber yg tepat ya. Klo mo blajar wahhabi memang harus belajar kpd MAW n murid2nya. Klo mo blajar Islam ya kpd Rasul n murid2nya yg sanadnya jelas. Tanyalah ilmu kpd ulama asli dan jangan k ulama palsu yg sanadnya ga jelas.

    1. Avatar ibunda iffah
      ibunda iffah

      kalau begitu saya mau minta petunjuk pada anda, berhubung Rasulullah shalallahu alaihi wasalam dan murid-murid yang bersanad jelas sudah meninggal, tolong beritahu saya…. pada saat sekarang ini, kalau mau belajar Islam yang benar pada siapa yaa…?terus ulama yang asli itu siapa dan yang mana…terutama di daerah jadebotabek….kalau bisa beritahu nama dan tempat belajarnya…
      terima kasih….

      Ulama yg sanadnya masih bersambung hingga ke Rasul saat ini masih banyak. Salah satunya adalah Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa yg sanad ilmu beliau bersambung hingga ke Imam Bukhari, hingga ke Imam Syafi’i, hingga ke Rasulullah SAW. Beliau membuka pengajian di Masjid Al-Munawar Pancoran, Jakarta Selatan, setiap Senin malam pukul 21.00, bahkan saat Ramadhan tetap berjalan.
      Atau Anda bisa buka websitenya di majelisrasulullah.org

      1. Avatar goldendan
        goldendan

        Yang saya harapkan adalah kita tidak memfitnah siapapun tanpa bukti yang terbukti. Kalo antum masih ga mau percaya, antum ga usah baca dari penjelasan murid-muridnya, antum baca saja kitabnya langsung. Saya sudah sebutkan kitab-kitabnya tersebut diatas..

        Kalo memang ulama yang antum sebutkan tersebut diatas merupakan Ahlussunah wal jamaah maka ikutilah, namun jangan berfanatik berlebihan sehingga membutakan hati. Tetaplah mengikuti kebenaran, kalo ia melakukan bid’ah dalam agama maka tinggalkanlah.

        Imam assyafi’i berkata, “apabila ada pernyataan ku yang menyelisihi pernyataan rosululloh maka lemparkanlah ia ke dinding”

        Barokallohufiq,

        🙂 Sebaiknya antum baca juga komentar ane kpd ibunya iffah. Supaya antum juga jangan fanatik buta terhadap orang buta. Insya Allah guru2 kami adalah ASWAJA dan bukan ahlul bid’ah seperti yg antum tuduhkan dan fitnahkan. Sebelum antum beritahukan kepada kami tentang perkataan Imam Syafi’i tsb, kami suadh lama “melemparkan ke dinding” semua perkataan Masyaikh Wahhabi yg menyelisihi pernyataan Rasulullah.

  6. Avatar METZELDER
    METZELDER

    Kalo mau tau apa itu salafi (gadungan) /wahhabi coba surfing ke situs ini http://salafytobat.wordpress.com/

  7. Avatar ibunda iffah
    ibunda iffah

    hmm…terima kasih infonya…

    Afwan

  8. Avatar ummu zahra
    ummu zahra

    alhamdulillah… masih banyak yang menuntut ilmu agama
    setau saya sebagai orang awam kita jangan terlalu berdebat soal prinsip, karena lama-lama akan jd debat kusir.
    teroris, apaun niatnya sangat merugikan orang lain
    teroris jangan dikaitkan dengan wahabi atau salafy
    yang kita diskusikan sebaiknya bagaimana pemahaman mereka menjadi lurus, tidak menjadikan indonesia sebagai medan jihad bom bunuh diri, karena mereka adalah saudara kita yg semangat jihatnya tinggi, yang harus tepat penyalurannya
    wallahua’lam

    Di artikel lain, kami juga telah membahas bahwa ekstrimisme dan semangat jihad para pemuda labil ini memang sengaja dibangkitkan utk kemudian disetir oleh pihak2 tak bertanggung jawab. Coba lihat weblog yg dikelola ekstrimis2 salafy di samping kiri. Mereka coba memperlihatkan senjata dan suasana perang. Padahal di Indonesia, jihad qital belum saatnya dikampanyekan. Jihad iqtishodi mungkin lebih tepat. Karena ekonomi kita memang belum terlalu kuat dan merata. Pemerataan ekonomi melalui shadaqoh spt yg diusung ust. Yusuf Mansyur perlu kita dukung.

  9. Avatar Kecebong Kebenaran
    Kecebong Kebenaran

    Panas gw baca nih forum….

    Nih kesimpulan dari gw:

    1) Rasul ga pernah membagi2 Islam,
    Rasul ga pernah membagi2 Islam jadi Salafi, Sunni, Syiah, dll….
    Islam itu cuma 1, Islam ya ISLAM

    2) Indonesia bukan t4 jihad perang, klo mo jihad perang sudah
    jelas tempatnya yaitu di Palestina (sebuah tempat yg tidak akan
    pernah damai sampai hari kiamat, sebuah tempat yang akan se-
    lalu jadi ladang Jihad sampai hari kiamat kelak)…

    3) Kenapa sih kalian selalu sok2 pake rujukan ke kitab2 yg jelas2
    dibuat manusia yg pdhl kitab tersebut blm tentu jg benar krn
    yg membuatnya manusia sdh barang tentu pasti ada salahnya..
    Sebaik2 kitab yg ada di dunia ini cuma 1 yaitu Al-Qur’an…

    Maaf klo gw berani2 ikut campur, gw hanyalah orang biasa yg banyak kekurangannya, gw ga punya ilmu sebanyak kalian sehingga ilmu2 itu hanya bisa diperdebatkan bukan utk diamalkan… Inti bahasan kalian hanyalah mencari siapa yg benar siapa yang salah, menganggap Imam dari golongan inilah yg paling benar, dari golongan itulah yg paling benar.. Seharusnya kalian sadar bahwa Islam itu terpecah menjadi 73 golongan dan seharusnya kalian banyak2 merenung apakah golongan yg kalian bangkan itu termasuk ke dalam yg 72 golongan yg pasti sesat atau kah termasuk ke dalam 1 golongan yg Rahmatan Lilalamin (maaf klo salah tulis)…

    Bagiku Islam itu cuma 1:
    ISLAM yg percaya kepada Allah
    ISLAM yg percaya kepada malaikat2 Allah
    ISLAM yg percaya kepada Nabi dan Rasul
    ISLAM yg percaya kepada Hari Kiamat
    ISLAM yg percaya kepada Qada dan Qadar

    ~bukan ISLAM yg hanya mengangung2kan Iman, Syekh, atau apapun sebutannya…
    ~bukan ISLAM yg mengatakan diri mereka Salafi inilah salafi itulah
    ~bukan ISLAM yg mengatakan diri mereka Sunni atw Syiah
    ~bukan ISLAM yg mengatakan diri mereka tareqot inilah itulah
    ~bukan ISLAM yg mengatakan diri mereka Hizbut Tahrir atw Ikhawanul Muslimin
    ~bukan ISLAM yg menyebut diri merek golongan inilah golongan itulah, buka situs inilah buka situs itulah…

    Buka tu Al-Qu’ran baca dan pahami dan yang pasti Pahala bakal ngalir deras masuk ke rekening loe beserta bunga2nya….

    Astagfirullah Hal’azim
    Semoga Allah selalu menjagaku, keluargaku, keturunanku dari kesetan kelak hingga akhir zaman…

    Wassalam….

    Alaykum salam wr wb
    Salut deh buat anda yg mengamalkan semua ilmu anda yg anda dpt langsung dr Qur’an. Sedangkan saya ini baru bisa ngamalin sdkt dr ilmu saya yg saya dpt dr berguru kpd orang yg lbh alim dr saya ttg Quran dan hadits.

    1. Avatar Kecebong Kebenaran
      Kecebong Kebenaran

      jiah posting balsan gw dihapus lg….

      klo ga mo dikomtarin mending jangan posting deh….

      🙂 Komentar kamu diapus ya….
      Biasa aja kalleee
      Sbg moderator, saya berhak menghapus komentar siapa pun. Komentar saya di artikel yg mengidolakan kaum ghuluw juga diapusin kok…
      Jadi… mendingan kaum ekstrimis itu ga usah posting aja kali ye…
      :mrgreen:

      “Salut deh buat anda yg mengamalkan semua ilmu anda yg anda dpt langsung dr Qur’an.”

      Tolong diralat kata2 anda tersebut, saya tidak pernah mengatakan apa yg anda katakan….

      🙂 Salah sendiri…
      Siapa suruh Anda ngomong: “Kenapa sih kalian selalu sok2 pake rujukan ke kitab2 yg jelas2
      dibuat manusia yg pdhl kitab tersebut blm tentu jg benar krn
      yg membuatnya manusia sdh barang tentu pasti ada salahnya..
      Sebaik2 kitab yg ada di dunia ini cuma 1 yaitu Al-Qur’an…”
      dan: “gw ga punya ilmu sebanyak kalian sehingga ilmu2 itu hanya bisa diperdebatkan bukan utk diamalkan…”

  10. Avatar Kecebong Kebenaran
    Kecebong Kebenaran

    jadi panas lo baca tuh kalimat…. wkwkwwkwkw

    ke laut aja lo….

    🙂 yg panas itu siapa ya..?
    Bukannya situ..?
    Ya udah.. Ke laut aja deh.. :mrgreen:
    Orang2an sawah emang panasan ya..
    Udah gitu, bahasanya itu loh..
    Jadi inget ama si Jantan.

  11. Avatar Manusia
    Manusia

    Jadi inget iming-iming bujukin orang bom bunuh diri bisa masuk surga,wah hebat tuh noordin! Bisa njamin masuk surga! Noordin “memang” Top! 🙂 wah aliran apaan tuh si noordin? Alirannya malingsial dan tukang minyak arab

  12. Avatar Wong Ndeso
    Wong Ndeso

    Ass.wr.wb….
    Wah2… hebat betul “diskusinya”, kaya gini nih yang bikin ISLAM HANCUR, SILATURAHMI PUTUS dan KESOMBONGAN MERAJALELA.
    Sumbang saran :
    ISLAM adalah keyakinan, kuncinya YAKIN / IMAN dahulu kemudian perdalam/perkuat dengan ILMU.
    ILMU disini maksudnya adalah aturan2 dlm Quran & Sunah.
    INTINYA :
    Semua BENAR asal berdasarkan Quran dan Hadist, yang SALAH adalah saling menyalahkan padahal sudah sama-sama mempunyai dasar dalam Quran dan Hadist, mungkin ada perbedaan penafsiran itu adalah hal yang wajar krn itulah gunanya Alloh menciptakan manusia mempunyai Otak untuk berfikir dan Kholbu untuk merasa.
    Akhir kata :
    Jangan sok tahu, lebih baik berkaca diri, ngakunya ISLAM tapi kata-katanya kasar dan menyakitkan sehingga merusak Ukhuwah Islamiyah.

    Wass.wr.wb.

    nah, klo ada yg ngaku Islam tp ngatain Muslim lainnya sbg musyrik, kafir dsb itu gmn mas?

  13. Avatar ihsan
    ihsan

    assalamu’alaikum
    samakah org2 yang memnta & memohon kepada Allah dengan kesungguhan agar diangkat kesulitan darinya, dengan orang yang bertawasul di kuburan para wali dan meminta kepada mereka…
    perhatikanlah hal ini, kalau ini bukan syirik maka apa lagi akh???
    apakah bukan termasuk kesyirikan orang yang mendatangi kuburan wali dan meminta kepada para wali….?
    inilah inti dakwah dari syaikh ibnu abdilWahab, dia memerangi hal ini, “wamakaru makran kubbara,waqaalu laa tadzarunna alihatakum, wa latadzarunna wadda wala suwa’a wala yaghutsa wa nasra”(surahNuh)
    tahukah anada apa itu makna ilah..?
    tahukah anda apa itu latta, ‘uzza dan mannat yang disembah kafir quraisy dahulu…?
    latta: kuburan seorang sholeh
    ‘uzza:pohon yang dikeramatkan
    manat:berhala berupa patung yang besar
    lantas ana tanyakan akh…? berapa banyak kuburan orang sholih yang dimintai syafaatnya sekarang
    berapa banyak pohon2 yang dikeramatkan saat ini…?
    pantaskah dikatakan syaikh sebagai takfiri (tukang mengkafirkan), padahal inilah dakwah yang dimana nabi nuh diutus di atasnya. perhatikanlah isis dari surat nuh
    dan perhatikanlah perkataan orang musyrik ketika menyembah berhala2 mereka
    “ma na’buduhum illa linuqarribunallaha zulfa” (tidak kami menyembah mereka kecuali untuk mendekatkan diri sedekat-dekatnya dengan Allah sedekat-dekatnya)
    perhatikan dalil alquran ini..! mereka tidak meminta kepada berhala mereka, tapi meminta kepada Allah dengan perantara berhala mereka
    sesungguhnya ana, selama mempelajari hadits2 yang berkenaan dengan kekafiran bukan untuk mengkafirkan seseorang, dan inilah yang kami yaqini, perlu pembahasan khusus untuk menunjuk hidung orang kalau dia itu musyrik
    allahua’lam

    Silahkan klik di sini

  14. Avatar Masshoid
    Masshoid

    Bravo wat pnulis artikel, teruslah brkarya untk aswaja, untk pcinta Rasulullah

  15. Avatar aku
    aku

    Yaa ayyuhal muslimiin..!!!
    Yaa ayyuhal muslimiin..!!!
    Yaa ayyuhal muslimiin..!!!

    Istighfar…Istighfar…istighfar..

    “Man aroodaddunya fa’alaihi fil ‘ilmi, wa man aroodal aakhirota fa’alaihi fil ‘ilmi, wa man aroodal aakhirota fa’alaihi fil ‘ilmi”

    “UKHUWAH YAA IKHWAAN !!!”

    :mrgreen: siapa yg ngajak perang?
    Tenang bos.. Tenang..
    Istighfar..
    Jangan macam orang kebakaran jenggot.
    Dan.. Ehem.. Cari ilmu lagi ya.. :mrgreen:

  16. Avatar tukang email
    tukang email

    Saya suka tulisan-tulisan Anda. Bagus menjadi bahan perbandingan. Awalnya saya simpatik dan bersyukur, ternyata garda terdepan melawan FFI ada di sini, tapi semakin membaca tulisan-tulisan Anda saya semakin kecewa. Memang dasarnya manusia itu tidak sempurna ya, pada dasarnya mengecewakan… sama saya juga begitu pastinya.

    Saya tidak bermazhab, saya tidak berguru kepada ustadz-ustadz yang bermahzab karena segala keterbatasan saya saat ini, saya hanya mampu membaca Quran, membaca terjemah, belajar hadist shahih, menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah, menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah dengan sekuat tenaga, dan berusaha sekuat tenaga untuk bisa menjadi orang yang Taqwa. Semoga Allah selalu menuntun saya.

    Apakah Anda yang akan mencap saya tidak berhak masuk surganya Allah karena saya tidak sama dengan Anda dengan tidak berguru dan tidak seanggapan dengan Anda?

    Apakah ustadz anda telah berkata bahwa beliau menjamin Anda masuk surga dengan hanya mengikuti dia karena dia menunjukkan sanad yang detail terhadap Rasulullah?

    Lama-lama muatan hawa nafsu dan kesombongan mulai terlihat lebih banyak porsinya dalam tulisan-tulisan Anda.

    Sekedar masukan, tolong diperbanyak porsi artikel yang membahas tentang musuh-musuh kita yang sesungguhnya, topik ukhuwah, sirah nabi, dan hal-hal yang menambah pengetahuan dan keimanan kita sebagai Muslim.

    Taukah Anda, seorang kafir yang tertarik untuk masuk Islam, dan kemudian mampir di blog Anda, kemungkinan besar dia akan mengurungkan niatnya untuk melanjutkan ketertarikannya terhadap Islam karena tau kita sendiri ternyata bukan Umat yang satu padu, tapi saling hujat, saling klaim paling benar, sombong, exclusive dan kelihatan tidak smart alias bodoh.

    Tidak usah di posting, cukup anda saja yang tahu …

    Saya dukung perjuangan Anda dalam menegakkan kebenaran Islam.

    saya bukan orang yg benar. Bukan pula orang alim. Bukan pula orang faqih. Mk dr itu saya perlu bimbingan ulama. Dulu saya jg spt anda. Tdk bermadzhab, bahkan membuat fiqih sendiri brmodal ktb2 trjmah. Tp saya dah brtobat dr kesombongan dan ketololan macam itu.

    Utk sirah, silahkan lihat kategori sejarah.
    utk kristologi silahkan lihat kategori menanggapi Kristen
    utk tauhid silahkan lihat kategori aqidah
    dan lihat artikel2 saya lainnya. Insya Allah anda akan lebih paham tentang islam sesungguhnya.

    Orang masuk Islam itu banyak alasannya. Ia tidak akan surut hanya karena saudara yg menasihati saudaranya. Justeru mungkin ia akan lebih mantap masuk Islam. karena dia sadar, bahwa dalam Islam juga diajarkan agar sesama saudar itu saling menasihati. Saudara berantem ama saudara itu wajar kalleee… Ga pernah liat adik yg marah2 gara2 di suruh sholat kakaknya ya…. Pada akhirnya si adik akan sadar bahwa sang kakak meamng sayang dia…

    1. Avatar tukang email
      tukang email

      Siapa yang berhak sombong? Allah Yang Maha Tahu, siapa yang tolol? Sesama orang tolol dilarang saling mencela..heeee

      Nah itu Anda tahu bahwa yg berhaq sombong adalah Allah Yang Mahatahu. Lalu mengapa Anda melakukan kesombongan dengan merasa telah lebih paham tentang Islam sesungguhnya daripada ulama2 terdahulu yg bermadzhab? Pelajarilah ushul fiqh. Di situ Anda akan belajar bahwa mujtahid itu ada tingkatannya, bahwa dalam agama kita ini dikenal sistem madzhab, bahwa Anda belum pantas untuk berijtihad.

      Jika benar musuh Anda adalah orang Kristen, ya udah, kritik aja orang Kristen. Oke, katakanlah Anda mengkritik saya karena menganggap saya saudara. Nah, harusnya Anda juga berfikir bahwa saya mengkritik pengikut Salafy, karena saya sayang mereka. Jangan menjudge bahwa saya ini memusuhi mereka. Justeru saya ingin menyelamatkan mereka dari paham yg menyimpang. sayang kan, sudah susah payah menjalankan agama, merasa menjalankan sunnah, eh ternyata malah ga sesuai dengan tuntunan Rasul. Tapi jika Anda bertobat, maka semua keburukan Anda akan diganti dengan kebaikan. Saya berkata begini bukan karena saya Tuhan, tetapi saya hanya menyampaikan janji Tuhan.

      Kalo Anda menjudge saya ini sombong karena Anda merasa dicap oleh saya sebagai ahlun naar -walau saya tidak pernah mencap Anda sbg ahlunnar, itu cuma fitnahan Anda saja (widih…. saya kayak orang salafy ya…. hihihi….), terus bagaimana dg Salafiyun yg suka mencap orang lain sebagai ahlul bid’ah, musyrik, dlsb?

  17. Avatar ibnu fatah
    ibnu fatah

    assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh..

    ‘Alaykum salam wa rahmatullahi wa barakatuh

    saya tidak menemukan satu hadits pun yang menyebutkan bahwa bunuh diri itu boleh,.. malah saya dapatkan hadits yang menyebutkan siapa yang bunuh diri akan masuk neraka dan di neraka akan di hukum dengan cara ia bunuh diri,.. dan saya dapatkan hadits itu dari ulama salaf seperti albani.
    lalu bagaimana dengan waktu beliau Nabi sallahu alaihi wasalam menjelang wafatnya bersabda dari jalur aisyah Allah melaknat kaum nasrani dan yahudi yang menjadikan kuburan ulama mereka tempat ibadah.
    lalu hadits yang menerangkan bahwa dilarang membuat kubah dan bangunan diatasnya apakah anda sudah teliti kepalsuannya?kalu itu palsu… kalu itu dhaif maaf… yang kalian lakukan juga banyak yang bersandar pada hadits dhaif.

    Hadits itu tidak seperti tafsiran Anda dan kaum Anda

    untuk tawassul, begini aja simplenya..saya sudah baca tentang artikel kenalilah aqidahmu..
    saya bertanya. jika orang yang sudah mati bisa membawa manfaat, kenapa yang sudah mati tidak berjalan sendiri ke kuburnya?mandi sendiri sholat sendiri.lalu menutup kuburnya sendiri.jika bisa maka saya akan bertawassul kepada yang sudah mati.

    Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidak pernah mengambil manfaat dari orang yg sudah mati atau pun dari yang masih hidup. Laa Ilaaha illalllaah, tidak ada yg disembah kecuali Allah, tidak ada yg dapat memberi manfa’at kecuali Allah. Anda berfikir bahwa tawassul dg orang mati itu adalah mengambil manfaat dari orang mati seperti dalam tafsiran Anda, dimana orang mati itu Anda sangka telah menjadi tuhan kami. Tuduhan Anda itu mungkin berangkat dari aqidah Anda yg mengatakan bahwa orang hidup dapat memberi manfaat, sebagaimana tuhan dapat memberi manfaat. Anda beranggapan bahwa orang yg masih hidup, yg masih bisa mandi, berjalan, menggali kubur, itu semua dapat memberi manfaat sebagaimana Tuhan. Oleh sebab itu, Anda membolehkan tawassul dan tabarruk dg Nabi ketika nabi masih hidup tetapi melarangnya ketika Nabi telah wafat. Manfaat itu datangnya dari Allah, bukan dari yg menjadi perantara. Kami mengambil manfaat dari Allah melalui perantaraan. Kadang kami mengambil perantara berupa nasi, yg dari situ kami mengambil keberkahan dari Allah berupa kekuatan dan kesehatan. Bukan nasi yg memberi kami manfaat, tetapi Allah. Siapa yg menyembuhkan mata Nabi Ya’qub? Nabi Yusuf? Jubah Nabi Yusuf? Tentu bukan, tetapi Allah. Kenali dan pahami aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah secara benar melalui sumber yg benar. Jangan dari sumber yg tidak dikenal sanad ilmunya, dimana hati mereka penuh dengan hawa nafsu dan persangkaan yg tidak2.

    soal istighosah itu kan terjadi di hari kiamat.(hadits yang menyatakan semua manusia berkumpul mencari adam sampai rasulullah, namanya mencari kan pasti dalam kondisi hidup, apa antum kalo lagi tidur bisa mencari alquran yang di atas rak?padahal itu baru tidur?apalgi yang dalam keadaan mati?) apa orang2 tersebut tersebut dalam keadaan mati?kita semua tahu hari kiamat hari kebangkitan.

    Kami, Ahlus Sunnah wal Jama’ah dilarang oleh Tuhan kami mengatakan bahwa para Nabi itu sudah mati. Bahkan mereka itu hidup.

    soal talqin org yang sudah mati.. pertanyaan saya,.. apakah sudah di coba kepada org yg sedang tidur pulas lalu ditalqinkan..lalu dibangunkan dan menjawab seperti yang ditalqinkan?tidur itu seperti mati kan?

    Ada perbedaan antara tidur dan mati. orang yg mati itu masih dapat mendengar orang2 di sekitarnya. tetapi kita tak dapat mendengar orang yg sudah mati. oleh sebab itu, kita disunnahkan untuk memberi salam kepada ahli kubur. 🙂

    ada buku tentang sejarah maulid nabi, siapa yang memulainya pertama kali, judulnya ritual bid’ah dalam setahun, itu sejarah..
    Abu bakar r.a, Umar ra, Utsman ra, Ali ra., bahkan istri beliau aisyah ra,… mereka adalah yang paling mencintai nabi, lalu kenapa tidak merayakan maulid?ini pertanyaan loooh??

    Sebaiknya pertanyaan itu Anda tanyakan kepada mereka. Yang pasti, alasannya bukan karena hal itu tidak diajarkan Nabi. Kalo karena ga diajarkan Nabi, Nabi juga ga pernah mengajarkan agar Al-Qur`an itu dijadikan satu mush-haf, tidak mengajarkan agar Masjid itu dikasih lantai marmer, tidak mengajarkan agar melepas terompah di luar masjid.

    lalu pertanyaan saya,.. apakah imam yang 4?imam Abu hanifah, Ahmad bin hambal, imam syafi’i dan imam Maliki juga merayakan?katanya guru antum ada jalur lewat imam syafii yang juga masih famili rasulullah saw. ada hadits yang menyatakan rasulullah SAW berpuasa pasa hari senin, lalu dijawab, ini hari kelahiranku, dan aku diangkat menjadi nabi,. pertanyaan.. apakah tgl 12 rabiul awal itu selalu jatuh pada hari senin?nabi hanya berpuasa senin dan kamis, beliau tidak tahu tagl 12 rabiul awal karena penanggalan itu adanya setelah masa khalifah yang 4.. dan jika kita bersenang2 pada saat nabi lahir apakah kita pantas bersenang2 pada hari beliau wafat, tanyakan pada guru antum kapan beliau ( nabi muhammad.SAW) wafat, tgl 12 rabiul awal juga ga?dan pas hari senin bukan?

    Puasanya Nabi pada hari Senin menunjukkan bahwa hari lahir beliau adalah istimewa bagi beliau. Maka, selain hari senin itu istimewa, tanggal 12 Rabiul awal juga menjadi istimewa. Karena pada tanggal itu, nabi Muhammad lahir. Pada tanggal itu pula Nabi Muhammad sampai di Madinah. Penanggalan itu sudah ada sebelum masa Khalifah. Adapun yg disebut tahun 1 hijriyah memang dihitung dari tahun hijrahnya Nabi. Tetapi yg namanya penanggalan qamariyah itu sudah ada sebelum Nabi lahir. Perlu Anda ketahui, bahwa di Jakarta ada sekelompok pemuda yg suka berkumpul pada hari Senin malam untuk membaca riwayat Nabi, mengenang kehidupan dan mempelajari ajaran beliau. Kenapa Senin malam? Karena pada hari Senin itu Nabi dilahirkan. Jadi, ga cuma tanggal 12 Rabiul Awal saja kami membaca rawi, tetapi setiap Senin.

    ada hadits ( mungkin bisa antum chek kepalsuannya kalo palsu). ummat nasrani akan terbagi jadi 72 golongan, yahudi 72 golongan semua masuk neraka, sedangkan ummatku terbagi 73 golongan 72 masuk neraka yang satu selamat. siapa mereka?yang mengikuti sunnahku dan sunnah khulafarrasyidin..
    saya banyak membaca artikel tentang salaf,. ada yang berkata salaf ini mengatai salaf yang ini , yang itu mengatai yang lain, tp ga ada rekamannya??

    Terus maksudnya gmn?

Tinggalkan Balasan ke ibunda iffah Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *