Ada yang berbeda pada Tabligh Akbar tanggal 31 Desember tahun ini. Tabligh Akbar yang biasa digelar oleh Habib Munzir bin Fuad Almusawa tiap tanggal 31 Desember dimaksudkan untuk mengimbangi kemaksiatan yang berlangsung di muka bumi tiap malam pergantian tahun. Hal ini dimaksudkan untuk meredam kemurkaan Allah dan juga untuk meredam kegeraman alam yang tidak rela melihat Tuhan mereka didurhakai oleh sebagian manusia.
Menyambut Kedatangan Habib Umar Al-Hafizh
Komentar
3 tanggapan untuk “Menyambut Kedatangan Habib Umar Al-Hafizh”
-
tahun baruan nih ye
wah, salah kaprah nih. Kami ga tahun baruan tgl 1 januari. Kami biasa brdzikir pd mlm natal dan mlm 1 januari. Itu utk meredam gejolak alam yg geram melihat kemaksiatan yg menjadi2 di 2 malam tsb. Paham?
-
mana ada alam geram pada tgl berikut….ada-ada aja sampean ini. harusnya bukan cuman berzikir tapi di bom…jadi pada thun-tahun berikutnya gak bakalan lagi ada begitu….lagian mang ada tuntunannya berzikir pada malam-malam tersebut dan emangnya harus bersama-sama
🙂 orang salafy, wahhabi, mu’tazilah emang begini nih
katro
teroris
coba baca yg ini dan iniSesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba. [QS. Maryam: 89-93]
Ingatlah, qiamat tidak akan datang selama masih ada yang menyebut Asma Allah. Jika menyebut Asma Allah sekali oleh satu orang bisa menunda qiamat, lalu bagaimana dg orang yg menyebut Asma Allah secara berjama’ah? Dan ingat, sholat berjama’ah itu termasuk dzikir berjama’ah. So, dzikir berjama’ah is ok.
-
minta ampun kepada Alloh…gampang banget anda menuduh sesorang, apa dasar anda menuduh saya, anda sudah menuduh saya macam-macam salafilah, khawrijlah, wahabilah, mutazilahlah, terorislah..aneh-aneh aja, yang mana yang bener, toh yang anda tuduhkan itu kan bermacam-macam golongan dan golongan tersebut saling berseberangan paham…..yang saya tanya itu dalil zikir jamaah dan adanya ulama-ulama terdahulu yang berzikir pada malam natal dan tahun baru masehi….
dan ingat saya tidak pernah menuduh anda macam-macam, tapi mengapa anda melakukan hal tersebut pada saya
Hehehe…
Anda menolak dzikir berjama’ah, Anda membela M. Abduh, tetapi ga mau disebut satu barisan dg kaum penyempal? Lucu bangeeet….
-
-
Tinggalkan Balasan