Bagaimanakah Islam dan Alkitab memandang kedatangan Isa ke bumi untuk kedua kalinya?
Dari Abu Umamah Al-Bahili ra, Rasulullah saaw bersabda, “Tidak akan terjadi kiamat hingga …. Isa menjadi hakim yang adil bagi ummatku, ia menghancurkan salib, membunuh babi, berperang, membiarkan shadaqah sehingga tak seorang pun yang mencari kambing atau unta, rasa dendam dan benci diangkat, permusuhan dicabut dari jiwa manusia, seorang anak kecil memasukkan tangannya ke sarang ular, tetapi tidak membahayakannya, anak kecil menunggang singa, tetapi tidak membahayakannya, serigala berada di tengah-tengah kambing seolah-olah ia menjadi anjing penggembalanya, dan bumi dipenuhi perdamaian seperti wadah yang penuh dengan air, kalimat menjadi satu (semua orang memeluk ajaran tauhid), tidak ada yang disembah selain Allah, perang telah usai, dan kaum Quraisy mengambil hartanya sehingga permukaan bumi seperti permadani perak, pepohonannya tumbuh sesuai dengan janji Adam (bumi kembali subur, bahkan Tanah Arab menjadi hijau), Oleh karena itu, manusia berkumpul pada tandan anggur yang mengenyangkan mereka dan berkumpul pada delima hingga mengenyangkan mereka juga. Sapi jantan (harganya) seperti ini dan itu, sedangkan kuda hanya dengan beberapa dirham.†Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, mengapa kuda menjadi murah?†Beliau saaw menjawab, “Karena tidak dipakai untuk berperang selamanya.†Beliau ditanya lagi, “Mengapa sapi jantan menajdi mahal?†Beliau menjawab, “Karena dipakai untuk mengelola seluruh lahan bumi.†(HR. Ibnu Majah, Abu Daud, dan Hakim)
Hadits di atas sesuai dengan Kitab Yesaya pasal 11. Hal ini menunjukkan bahwa berita yang dibawa Nabi Muhammad saaw memang berita yang telah dibawa oleh nabi-nabi terdahulu. Ajaran beliau adalah ajaran tauhid. Sedangkan orang-orang Kristen telah mencemarkan tauhid yang diajarkan nabi-nabi terdahulu dan juga yang dibawa Isa as, mereka mencemarinya dengan ajaran Trinitas yang dianut orang-orang pagan.
YESAYA
11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.
11:4 Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. (Dalam suatu hadits dijelaskan bahwa kelak nafas Nabi Isa itu begitu wangi. Jika yang mencium nafasnya itu adalah orang kafir dan fasik, maka orang itu akan mati)
11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
11:6 Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya.
11:7 Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu.
11:8 Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak.
11:9 Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.
11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.