Orang-orang Protestan sedang sibuk mengiklankan film ‘Sebuah Penantian’ yang akan diputar pada hari Sabtu tanggal 15 Desember 2007 pukul 16.30 – 17.30 WIB. Stasiun TV yang sudah bersedia memutar film ini adalah RCTI dan sedang diusahakan juga diputar di Trans TV dan TVRI secara serentak.
Pemutaran film ini diprakarsai oleh Billy Graham Ministry (USA ). Film serupa pernah diputar di India dengan judul ‘My Hope India’ dan diklaim berhasil mengubah jutaan rakyat India untuk menjadi Protestan. Untuk pemutaran film ini, Billy Graham Ministry melakukan doa puasa selama sebulan dari tgl. 15 Nopember sampai dengan 15 Desember 2007. Mereka sangat ingin mengubah bangsa Indonesia untuk menjadi Protestan. Para pemain film ini antara lain Restu Sinaga, Nana Mirdad, Christine dan Mario Lawalatta. Ditayangkan mulai pukul 16.30 – 17.30, TANPA IKLAN.
Proyek “My Hope” bertujuan untuk mengubah puluhan ribu orang di setiap negara sehingga mereka mau masuk ke dalam Protestan. Hal tersebut mereka lakukan dengan cara memberitakan Injil ke setiap negara, memfokuskan pada program-program televisi regional, dan melibatkan gereja-gereja nasional dan organisasi-organisasi Kristen dalam hal promosi, distribusi, mobilisasi, dan follow-up dari siaran program- program televisi tersebut.
Proyek ini akan dikembangkan ke semua benua dimana setiap benua dibagi menjadi beberapa wilayah (berdasarkan bahasa/geografis/budaya, dsb.). Proyek ini telah dikembangkan di Amerika sejak Juli 2002 dan mulai beranjak menjangkau wilayah-wilayah di Eropa dan ke seluruh penjuru dunia. Mereka berharap akan tersedia 3 – 5 transmisi program televisi di setiap negara. Proyek ini akan berputar — jika program ini telah dipancarkan ke seluruh negara, maka prosesnya akan dimulai lagi ke setiap negara dengan tingkat yang lebih tinggi.
Program-program “My Hope”, selain disesuaikan dengan budaya setempat, juga mempunyai muatan Injil yang jelas termasuk alamat kontak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tidak ada iklan yang lewat saat program disiarkan. Radio juga akan digunakan sebagai media promosi dan follow-up dari program ini.
Gereja-gereja nasional membentuk jaringan pendukung untuk pelaksanaan proyek ini. Komite Nasional Interdenominasi akan berfokus pada doa, perencanaan, promosi, konseling, mobilisasi pelatihan, dan follow-up.
Program ini didistribusikan melalui jaringan TV nasional, pemancar TV lokal, dan dimanapun tempat melalui jaringan satelit, video, dsb. Program ini akan diudarakan dalam jam tayang utama di jaringan- jaringan televisi nasional.
Jadi, hati-hatilah Anda jika menonton film yang satu ini!

Tinggalkan Balasan ke admin Batalkan balasan