Kategori: Aqidah

  • Iblis bukan Malaikat

    “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api dan Adam diciptakan sebagaimana telah dijelaskan kepada kalian (dari tanah)” (HR. Muslim dalam shahihnya, no. 2996, Ahmad no. 24668, Baihaqi di Sunan Kubro, no. 18207, dan Ibnu Hibban, no. 6155)

    Dalam ajaran Kristen, Iblis digambarkan sebagai malaikat (Lucifer) yang membangkang. Lucifer, yang berarti pembawa terang, dianggap sebagai malaikat yang paling cerdas dan paling indah. Namun kemudian dia membangkang Tuhan karena iri kepada manusia dan mengambil jalan untuk menyesatkan manusia. Tentu ajaran ini tidaklah sama dengan ajaran dalam Islam. (lebih…)

  • Para Salafush Shalih yang Menyembah Kubur

    Sungguh keji perkataan salafiyyun terhadap Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Di antara julukan mereka terhadap kita adalah Quburiyyun, penyembah qubur, dsb. Kata-kata semacam ini sama dengan takfir. Karena penyembah kubur itu sudah jelas batal keislamannya. Lalu mereka menyebut kita sebagai penyembah kubur hanya karena kita berziaroh ke makam para wali dan orang-orang shalih. (lebih…)

  • Para Shahabat yang Terjatuh kepada Syirik

    Menurut kaum salafy, tabarruk dengan bekas orang shalih itu adalah syirik. Padahal setiap hari kita bertabarruk dengan makanan dan obat-obatan. Misalnya kita tahu bahwa habbatus sauda mengandung keberkahan, lalu kita bertabarruk dengan memakannya dengan harapan Allah memberi kita kesembuhan. Lalu apa bedanya dengan kita mengetahui bahwa orang shalih itu adalah orang yang diberkahi Allah, lalu kita bertabarruk dengan meminum air yang pernah disentuhnya? Jika perbuatan semacam ini dianggap syirik oleh salafiyyun, maka telah banyak shahabat-shahabat utama dan juga salafush shalih setelah mereka yang telah melakukan syirik. Inilah di antara para shahabat dan salafush shalih tersebut: (lebih…)

  • Adzab Qubur, Adakah?

    Sebagian dari kelompok sempalan telah mengingkari adanya siksa qubur. Maka kami akan kemukakan di sini sedikit di antara sekian banyak dalil tentang adanya siksa qubur. Sungguh, satu dalil saja cukup bagi mereka yang beriman, namun sejuta dalil tidak akan cukup bagi orang yang hatinya diselimuti hawa nafsu dan kerak dosa. (lebih…)

  • Pusat Fatwa Mesir : Kesesatan Aqidah Rububiyah – Uluhiyah Wahhaby

    Berikut adalah sebahagian daripada terjemahan kami bagi Fatwa yang telah dikeluarkan oleh Pusat Fatwa Mesir berkaitan kesesatan Pembahagian Tauhid ala Taymiyyah dan Wahhabiyyah. (lebih…)

  • Tauhid Rububiyah yang Bathil

    Katakanlah: “Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak ingat?” Katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya `Arsy yang besar?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?” Katakanlah: “Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab) -Nya, jika kamu mengetahui?” Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah.” Katakanlah: “(Kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?” [QS. Al-Mu-minun: 84-89]

    Sebagian orang menganggap bahwa ayat-ayat ini tengah memberitahukan bahwa orang-orang non-Muslim juga mengakui Rububiyah Allah. (lebih…)

  • Tawassul itu Syirik

    Berikut adalah kutipan dari komentar dari ihsan: (lebih…)

  • Noordin, Saddam, dan Nabi Isa

    Dan (mereka kafir) karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, `Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) `Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa. [QS. An-Nisa: 157] (lebih…)

  • Mengenal Tuhan

    Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. [QS. Al-Baqoroh: 255] (lebih…)

  • Iman kepada Malaikat

    Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami ta`at”. (Mereka berdo`a): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”. [QS. Al-Baqarah: 285] (lebih…)