UMMAT MUHAMMAD RASULULLAH SAAW

Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut… Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. [QS. 19: 68-71]

Orang-orang Kristen yang culas mengklaim bahwa dua ayat di atas adalah bukti bahwa ummat Nabi Muhammad SAAW akan pasti masuk neraka. Benarkah? Tentu saja tidak. Itu adalah tipu muslihat. Dan tidaklah ditipu, kecuali diri mereka sendiri. Perhatikan ayat-ayat itu dengan benar dan lengkap.

Dan berkata manusia: “Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali?” Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali? Demi Tuhanmu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut. Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka. Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. [QS. 19: 66-72]

Perhatikan dengan benar! Di ayat 66 dikatakan ‘manusia’. Dalam Al-Qur`an, Allah menyebut ummat Muhammad Rasulullah SAAW dengan “orang beriman”, “mu’min”, dsb. Istilah ‘manusia’, biasanya digunakan untuk menyebut orang-orang yang belum beriman. Jadi dalam ayat 68, kata ‘mereka’ menunjuk kepada ‘manusia’, orang-orang yang belum beriman. Kemudian dalam ayat 71, Allah menjelaskan bahwa seluruh jin dan manusia, yang beriman mau pun yang kafir, pastilah mereka harus meniti jembatan Jalan Lurus. Barangsiapa yang di dunia ini mereka berada di Jalan Lurus, yaitu mengesakan Allah* dan tidak berkata ‘tiga’, maka Allah selamatkan mereka hingga bisa melewati jembatan itu. Sedangkan orang yang zhalim, orang yang tidak berada di Jalan Lurus, orang yang berkata bahwa Tuhan itu tiga, maka ketika meniti Jalan Lurus, dia pun akan keluar jalur. Sebab ketika di dunia, mereka tidak berada di atas Jalan Lurus, maka di akhirat pun, mereka tidak bisa berada di Jalan Lurus. Maka mereka inilah yang jatuh dari jembatan yang di bawahnya itu terdapat neraka. Sedangkan orang-orang yang bertaqwa kepada Allah, pasti diselamatkan Allah.

Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”. [QS. 3:51]

* Lihat Juga Yohanes 17:3