Penulis: adminSN

  • DIA DALAM DIRIMU

    Kehadiranmu wahai kekasih
    Membuatku merasakan kehadiran Tuhan

    Ku lihat kasih-sayang Tuhan
    dalam dirimu
    Ku lihat kemurkaan Tuhan
    dalam kemurkaanmu

    Belum pernah aku takut
    jikalau manusia berhenti menyayangiku
    Namun aku takut
    jika engkau berhenti menyayangiku

    Semakin hari
    semakin ku peduli keberadaan Tuhan
    Tuhan yang dapat ku lihat
    Tuhan yang hadir
    dalam dirimu

    present to Habib Munzir Al-Musawa
    from the lover

    Al-mu’min mir’atul Mu’min, al-mu’min akhul mu’min.
    Al-mu’min, yaitu Nabi Muhammad adalah cermin dari Al-Mu’min, yaitu Allah. Al-mu’min, yaitu setiap orang mu’min adalah saudara al-mu’min, yaitu Nabi Muhammad. Maka setiap mu’min juga merupakan cermin dari Allah. Aku bukanlah seorang mu’min sejati. Tetapi aku berharap akan bersama mereka kelak dengan jalan mencintai mereka. Bukankah seseorang itu akan bersama yang dia cintai?

    Yohanes 14:20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa aku di dalam Bapaku dan kamu di dalam aku dan aku di dalam kamu.

    Kalimat di atas bukanlah kalimat syirik, bukan pula kalimat wihdatul wujud. kalimat ini kurang lebih bermakna sama dengan hadits di atas.

  • Hati-Hati, Film Kristenisasi!

    Orang-orang Protestan sedang sibuk mengiklankan film ‘Sebuah Penantian’ yang akan diputar pada hari Sabtu tanggal 15 Desember 2007 pukul 16.30 – 17.30 WIB. Stasiun TV yang sudah bersedia memutar film ini adalah RCTI dan sedang diusahakan juga diputar di Trans TV dan TVRI secara serentak.

    Pemutaran film ini diprakarsai oleh Billy Graham Ministry (USA ). Film serupa pernah diputar di India dengan judul ‘My Hope India’ dan diklaim berhasil mengubah jutaan rakyat India untuk menjadi Protestan. Untuk pemutaran film ini, Billy Graham Ministry melakukan doa puasa selama sebulan dari tgl. 15 Nopember sampai dengan 15 Desember 2007. Mereka sangat ingin mengubah bangsa Indonesia untuk menjadi Protestan. Para pemain film ini antara lain Restu Sinaga, Nana Mirdad, Christine dan Mario Lawalatta. Ditayangkan mulai pukul 16.30 – 17.30, TANPA IKLAN.

    Proyek “My Hope” bertujuan untuk mengubah puluhan ribu orang di setiap negara sehingga mereka mau masuk ke dalam Protestan. Hal tersebut mereka lakukan dengan cara memberitakan Injil ke setiap negara, memfokuskan pada program-program televisi regional, dan melibatkan gereja-gereja nasional dan organisasi-organisasi Kristen dalam hal promosi, distribusi, mobilisasi, dan follow-up dari siaran program- program televisi tersebut.

    Proyek ini akan dikembangkan ke semua benua dimana setiap benua dibagi menjadi beberapa wilayah (berdasarkan bahasa/geografis/budaya, dsb.). Proyek ini telah dikembangkan di Amerika sejak Juli 2002 dan mulai beranjak menjangkau wilayah-wilayah di Eropa dan ke seluruh penjuru dunia. Mereka berharap akan tersedia 3 – 5 transmisi program televisi di setiap negara. Proyek ini akan berputar — jika program ini telah dipancarkan ke seluruh negara, maka prosesnya akan dimulai lagi ke setiap negara dengan tingkat yang lebih tinggi.

    Program-program “My Hope”, selain disesuaikan dengan budaya setempat, juga mempunyai muatan Injil yang jelas termasuk alamat kontak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tidak ada iklan yang lewat saat program disiarkan. Radio juga akan digunakan sebagai media promosi dan follow-up dari program ini.

    Gereja-gereja nasional membentuk jaringan pendukung untuk pelaksanaan proyek ini. Komite Nasional Interdenominasi akan berfokus pada doa, perencanaan, promosi, konseling, mobilisasi pelatihan, dan follow-up.

    Program ini didistribusikan melalui jaringan TV nasional, pemancar TV lokal, dan dimanapun tempat melalui jaringan satelit, video, dsb. Program ini akan diudarakan dalam jam tayang utama di jaringan- jaringan televisi nasional.

    Jadi, hati-hatilah Anda jika menonton film yang satu ini!

  • Pro-Kontra Dakwah Lewat Situs Porno di Arab

    Situs-situs porno yang telah merajalela di dunia maya membuat sejumlah dai muda di Arab kewalahan menghadapinya sehingga mengambil jalan pintas `menyusup` ke situs-situs tersebut.

    Caranya mudah. Mulanya mereka menginventarisir situs-situs porno yang banyak digemari kawula muda. Setelah itu, mereka memasukkan pesan-pesan khusus dengan judul menarik yang seolah-olah masih terkait dengan hal-hal yang berbau porno.

    Tujuan memberikan judul `tersembunyi` itu adalah untuk menarik para pengakses situs porno tersebut untuk membuka dokumen yang dikirim sejumlah dai itu sehingga bisa membaca pesan dakwah yang ada didalamnya.

    Pesan-pesan dakwah itu antara lain berisi himbauan agar takut kepada muraqabah (pantauan) Allah Yang Maha Mengetahui serta dampak buruk yang dapat menimpa para pengaksesnya.

    Pada intinya mereka mengajak para pengakses situs-situs dimaksud agar bertaubat dan meninggalkan kebiasaan buruk tersebut karena situs itu berisi seruan kepada maksiat yang dapat menjurus kepada perbuatan zina.

    Cara itulah yang dianggap beberapa dai muda di Arab untuk membantu mencegah kawula muda berhenti mengakses situs-situs “esek-esek” tersebut. Namun tidak semua ulama sependapat dengan siasat dakwah para dai muda itu.

    Di antara ulama besar Arab yang menolak siasat dakwah seperti itu adalah Sheikh Jamal Al-Qutb yang menilai sisipan dakwah lewat situs semacam itu tidak dibenarkan dan melanggar ketentuan syariat.

    “Cara dakwah seperti ini tidak bisa diterima sama sekali karena bertentangan dengan ketentuan syariat. Cara ini sama saja dengan mencampuradukkan amal saleh dengan amal buruk,” katanya seperti dikutip laman Arabiya, Minggu (9/12).

    Menurut mantan Ketua Lembaga Fatwa Al-Azhar Mesir itu, seorang dai tidak dibenarkan pergi ke tempat-tempat “abu-abu”. “Bila polisi atau pejabat berwenang pergi merazia ke tempat prostitusi dibolehkan sedangkan dai sama dengan dokter harus melaksanakan misi di tempat yang tepat.” ujarnya.

    Sementara alasan sejumlah dai muda Arab membolehkan penyusupan ke situs dimaksud adalah analogi dengan dakwah Rasulullah yang mendatangi kaum musyrikin pada awal-awal Islam dahulu.

    Nabi Muhammad sebagai Rasul penutup, tidak segan-segan mendatangi `nadi-nadi` (tempat berkumpul) para pembesar kafir Quraish di Mekkah untuk menyampaikan ajaran Islam yang dibawanya.

    Tetapi analogi itu ditolak tegas Sheikh Jamal. “Analogi ini tidak tepat, sebab Rasulullah mendatangi kaum musyrikin untuk mengajak mereka meninggalkan kemusyrikan. Jadi syirik lain dan perzinaan lain,” katanya.

    Salah satu ulama besar Al-Azhar itu menilai bahwa tidak ada perbedaan antara situs-situs porno dengan tempat-tempat prostitusi. Meskipun bukan tempat berzina, tapi situs itu adalah ajakan dan pendahuluan dari zina.

    Sedangkan Dr. Abdullah Al-Ewadhi, guru besar ilmu jiwa dan ilmu sosial asal Kuwait mengingatkan bahwa dakwah lewat situs-situs porno tidak akan berpengaruh bagi para pengaksesnya.

    “Saya tidak mendukung cara dakwah seperti ini sebab sisi negatifnya lebih besar dari sisi positifnya. Karena tidak ada pengaruhnya sebab tayangan gambar jauh lebih melekat dalam benak pengakses dari imbauan lewat kata-kata,” katanya.

    Al-Ewadhi justru mengkhawatirkan cara tersebut akan mendatangkan sikap olok-olok dari para pengakses situs porno kepada para dai muda karena yang bersangkutan melakukan dakwah lewat situs maksiat itu.

    Cara Dakwah

    Cara penyusupan dakwah yang dilakukan kalangan dai muda itu tergolong menarik karena membuat siapa saja yang sedang mengakses situs-situs porno akan tertarik membuka pesan dakwah yang diberi judul mengiurkan.

    Sebagai contoh, sebagian dai sengaja menyusupkan pesannya dalam bentuk video dengan judul yang membuat para pengakses “deg-degan” seperti hafalaat jinsiah lifatayaan arabiyaat (pesta seks remaja Arab).

    Sebagian lagi memilih judul dari nama artis panas Arab seperti `laqathaat li Haiva Wahbi` (cuplikan dari gambar Haiva Wahbi). Begitu membuka video dimaksud maka yang keluar adalah pesan-pesan dakwah yang menyuruh para pengakses situs porno untuk bertaubat.

    Sang dai biasanya hanya mengeluarkan pesan lewat suaranya dengan muka yang disamarkan sehingga tidak dikenal oleh pengakses yang membuka video dakwah yang disusupkan itu.

    Respon para pengakses biasanya berbeda-beda. Ada yang menghujat cara dakwah seperti dan tidak sedikit pula dari mereka memang menyatakan terpengaruh dengan pesan itu sehingga berhenti mengakses situs porno.

    Terlepas dari pro kontra akan dakwah dengan cara itu, yang jelas improvisasi dakwah dewasa ini terus dituntut sejalan dengan makin hebatnya cara dan teknologi penyebaran pesan-pesan setan. (ANTARA)

  • Wallpaper HP Ratibul Haddad

    Anda bisa mendownload wallpaper ini secara gratis. Setelah didownload, ekstraklah ke suatu folder. Lalu download ke HP Anda hingga filenya berurutan dari 01 hingga 27.
    Setelah itu Anda bisa membaca Ratibul Haddad dengan membuka file image tersebut satu per satu.

    Al-Haddad 176×176 103kb
    Alhaddad 128×128 204kb

  • Apakah Shirothol Mustaqim Itu Ada?

    (Isa berkata:)”Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”. (Ali Imran: 51)

    Jembatan di atas neraka itu memang ada. Dia akan dilalui oleh setiap jin dan manusia. Bagi mereka yang beriman dan beramal shalih, akan Allah selamatkan hingga berhasil menyebrangi neraka dan masuk ke dalam surga. Namun bagi mereka yang kafir atau pun durhaka, maka akan tersambar pengait dari api yang menarik mereka ke dalam api neraka. Allah berfirman dalam Al-Qur`an:

    Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. (QS. Maryam: 71-72)

    Namun titian ‘Shirothol Mustaqim’ bukanlah jembatan sembarangan. Jembatan itu dibangun oleh masing-masing jin dan manusia. Benar! Kitalah yang membangun sendiri jembatan yang akan kita lalui. Keselamatan seseorang di akhirat kelak juga tergantung pada bagaimana ia membangun ‘Shirothol Mustaqim’ (tentunya tidak terlepas dari Kasih-Sayang Allah juga, tetapi saya tidak sedang membahas hal itu di sini). Jika ia membangunnya dengan kokoh dan lebar, maka ia akan sangat mudah melaluinya. Namun jika ia membangun titian yang sangat rapuh dan kecil, lalu bagaimana ia akan menyeberanginya dengan selamat?

    Dalam beberapa ayat Al-Qur`an dijelaskan bahwa ‘Shirothol Mustaqim’ yang kokoh itu dapat kita bangun dengan mengakui Allah sebagai satu-satunya Ilah dan Rabb, kemudian kita menyembah-Nya tanpa menyekutukan-Nya dengan apa pun. Semakin murni pengakuan kita, dan semakin bagus penyembahan kita kepada Allah, maka akan semakin kokoh pula jembatan yang akan kita lalui kelak.

    Maka sesungguhnya, membangun dan berjalan di atas ‘Shirothol Mustaqim’ itu sedang kita lakukan saat ini. Siapa yang beriman dan beramal shalih, maka dia tengah berjalan di jembatan yang kokoh dan lebar. Namun, siapa yang kafir atau meninggalkan perintah Allah dan tidak bertaubat hingga akhir hayatnya, maka ia tengah membangun dan berjalan di jembatan yang rapuh dan kecil, bagaikan sehelai rambut yang dibelah tujuh.

    Marilah kita kembali kepada Allah. Marilah kita mengesakan-Nya dan beribadah kepada-Nya. Sungguh tidak ada yang pantas disembah, kecuali Allah. Laa ilaaha illallaah.

    Katakanlah: “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. (QS. Al-Kahfi: 110)

  • Berdosakah Aku Jika Menciumnya?

    Ada-ada saja ulah kelompok-kelompok sempalan di zaman ini. “Ini bid’ah… itu bid’ah,” begitulah kata-kata yang sering mereka lontarkan. Bahkan mereka mengatakan bahwa kita tidak perlu mencium Al-Qur`an, tidak pula kita diperbolehkan mencium tangan ulama. Mereka berkata, “Hal itu adalah syirik. Janganlah kamu menyembah yang selain Allah.”

    Apakah mencium tangan seseorang adalah suatu penyembahan kepada orang tersebut? Dari mana mereka bisa berkata seperti itu? Atas dasar apa? Sedangkan Allah telah memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Adam dalam rangka menghormati Adam. Jika mencium tangan ulama adalah syirik, maka malaikat telah berbuat syirik, karena telah sujud kepada selain Allah.

    Bahkan para shahabat, apabila Rasul berwudhu, maka mereka berebut untuk dapat meminum air bekas wudhu beliau shollallohu ‘alayhi wa alihi wa sallam. Jika Rasul bercukur, mereka berebut untuk mendapatkan rambut beliau SAAW. Bahkan Imam Ahmad bin Hanbal ingin agar dikubur bersama dengan tiga helai rambut Rasul yang beliau miliki. Para shahabat bukan hanya ingin mencium tangan Rasul, bahkan ada di antara mereka yang menelan darah bekam Rasul.

    Jika mencium tangan seseorang adalah syirik, maka para shahabat adalah musyrikin terparah yang pernah ada dalam sejarah ummat ini, dan Rasul adalah orang yang membiarkan kesyirikan terbesar itu berlangsung di depan matanya, dan Rasul membiarkan dirinya sebagai objek kesyirikan. Sungguh tidak masuk aqal tuduhan kelompok sempalan itu.

    Bagaimana mungkin mencium tangan seseorang bisa dikatakan pekerjaan syirik, sedangkan para shahabat telah melakukan yang lebih besar dari itu, dan Rasulullah membiarkannya? Maka jelaslah, tuduhan mereka membongkar kedok mereka. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang membenci sunnah Rasul. Mereka benci kepada perbuatan-perbuatan yang dicontohkan oleh para shahabat yang disetujui oleh Rasul. Mereka lebih suka mengikuti perkataan ustadz-ustadz mereka yang menyimpang daripada mengikuti Syari’ah Islam yang lurus ini.

    Mereka telah menjadikan ustadz-ustadz mereka sebagai pembuat syari’at (Syari’). Mereka telah jelas-jelas menyembah ustadz-ustadz yang menyimpang itu. Mereka selalu menggembar-gemborkan pelurusan aqidah. Padahal mereka itulah yang telah menyimpang aqidahnya.

    Mereka mungkin tidak peduli jika Anda tidak mencium Al-Qur`an setelah Anda membacanya. Mereka tidak peduli di mana Anda meletakkan Al-Qur`an Anda setelah Anda membacanya. Tetapi, apa kiranya reaksi mereka jika Anda menduduki peci atau topi mereka? Apa kiranya reaksi mereka jika Anda berani memegang dan mendorong-dorong kepala atau jidat ustadz-ustadz mereka?

    Berdosakah kita jika kita mencium Mush-haf Al-Qur`an karena kita mencintai dan menghormati Al-Qur`an? Berdosakah kita jika kita mencium tangan para ulama shalih, sedangkan mereka adalah para pewaris Nabi? Sungguh aneh kelompok-kelompok sempalan itu.

    Benarlah apa yang disabdakan Nabi tentang kelompok-kelompok sempalan itu. Mereka adalah pemuda-pemuda yang lemah aqal. Mereka mempelajari Al-Qur`an, tetapi mereka tidak memahaminya. Mereka membaca Al-Qur`an, tetapi tidak memperbaiki hatinya. Mereka keluar dari agama, seperti anak panah yang melesat dari busurnya.

    Tidakkah mereka membaca dalam Al-Qur`an bahwa Allah telah memerintahkan kepada malaikat untuk bersujud kepada Adam? Apakah itu sujud ta’bud? Bukan, itu adalah sujud ta’zhim. Tidakkah mereka memahami akan hal ini? Betapa jahilnya.

    Wallahu a’lam.

  • Peringatan Global dalam Pemanasan Global

    Dan apabila lautan dipanaskan, (QS. At-Takwir: 6)
    Dan apabila lautan dijadikan meluap, (QS. Al-Infithar: 3)

    Menurut kami, global warming (pemanasan global) merupakan global warning (peringatan global) bahwa dunia ini semakin mendekati ‘ajalnya’. Seperti judul film Bang Dedi Mizwar, Kiamat Sudah Dekat. Itu adalah benar. Sebagaimana telah diperingatkan oleh Al-Qur`an, bahwa salah satu tanda semakin dekatnya kiamat adalah ketika lautan dipanaskan hingga airnya meluap. Maka, perbaikan secara lahiriah saja tidaklah cukup, tetapi juga perbaikan secara rohani. (lebih…)

  • Peringatan Global dalam Pemanasan Global

    Dan apabila lautan dipanaskan, (QS. At-Takwir: 6)
    Dan apabila lautan dijadikan meluap, (QS. Al-Infithar: 3)

    Menurut kami, global warming (pemanasan global) merupakan global warning (peringatan global) bahwa dunia ini semakin mendekati ‘ajalnya’. Seperti judul film Bang Dedi Mizwar, Kiamat Sudah Dekat. Itu adalah benar. Sebagaimana telah diperingatkan oleh Al-Qur`an, bahwa salah satu tanda semakin dekatnya kiamat adalah ketika lautan dipanaskan hingga airnya meluap. Maka, perbaikan secara lahiriah saja tidaklah cukup, tetapi juga perbaikan secara rohani.

    Orang zaman sekarang berfikirnya agak sempit. Mereka berfikir bahwa dengan membagikan -maaf- kondom, maka masalah AIDS bisa dikurangi. Padahal Allah menurunkan AIDS bukan karena manusia malas menggunakan -maaf- kondom. Allah menurunkan AIDS karena manusia itu melakukan perzinahan. Begitu juga dengan global warming, hal ini bukan semata-mata karena manusia melakukan hal-hal yang merusak ozone, tetapi juga karena manusia banyak yang melakukan kerusakan akhlaq, sehingga Allah membiarkan alam ini tidak ‘memperbaiki dirinya’. Seandainya manusia melakukan perbaikan pada dirinya, tentu Allah akan memerintahkan alam ini untuk memperbaiki dirinya pula.

    Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. Al-A’raf: 96)

    Lihatlah, Allah berjanji bahwa jika kita beriman dan bertaqwa, tentu Allah akan memperbaiki alam ini hingga kita hidup dalam kebaikan semata. Allah sanggup mengubah tanah tandus menjadi tanah subur nan hijau. Dan tak ada manusia yang bisa menghalangi kehendak Allah jika Dia telah berkehendak. Manusia tidak akan bisa merusak apa-apa yang Allah kehendaki untuk tetap baik. Dan manusia juga tidak dapat memperbaiki apa-apa yang Allah kehendaki untuk menjadi rusak.

    Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. (QS. Al-A’raf: 57)

    Seandainya perbaikan alam ini disertai dengan perbaikan iman dan taqwa, tentu manusia akan menemui bahwa janji Allah itu pastilah benar.

    Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS. Ar-Ra’d: 31)

  • ISLAM X

    Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. [QS. Al-Maidah: 3] (lebih…)

  • Islam Karangan Muhammad

    Dan orang-orang kafir berkata: “Al Qur’an ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar. (QS. Al-Furqan: 4) (lebih…)