Kategori: Iblis & Dajjal

  • MASONIC DI SEKITAR KITA

    Mason secara bahasa berarti tukang batu, tukang bangunan, dsb. Yesus pernah menyebut orang Yahudi sebagai tukang bangunan dalam salah satu nubuatnya, “Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
    Sebenarnya dalam nubuat ini, Yesus sedang bernubuat tentang Nabi Muhammad saaw, yaitu orang pilihan Tuhan yang berasal dari suatu bangsa keturunan Ismael, yang mana Ismael tidak diakui oleh Yahudi sebagai keturunan Abraham. Seakan akan Yesus berkata, “Batu –yaitu Muhammad- yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan –yaitu Yahudi si Masonic- telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu –yaitu dari Yahudi- dan akan diberikan kepada suatu bangsa –yaitu bangsa keturunan Ismael- yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” Lihatlah bagaimana Yesus menyebut Yahudi sebagai tukang bangunan (Mason).
     

    Freemasonry merupakan perkumpulan kebatinan yang dibentuk orang-orang Yahudi yang juga disebut Vrijmetselarij. Mereka adalah orang-orang yang sedang membangun tatanan dunia baru (novus ordo seclorum) di bawah pemerintahan Yahudi yang telah terjatuh pada materialisme. Di dalam Torat banyak terlihat betapa Yahudi telah jatuh kepada penyembahan berhala dan berpaham materialisme. Digambarkan dalam Torat bahwa TUHAN sering mengingatkan Yahudi yang pada saat itu sering menyembah allah-allah lain. Dan dari ayat-ayat Alkitab, kita juga mendapati betapa Yahudi telah mengubah ayat-ayat Torat, diantaranya mereka mengubah ayat-ayat dengan menuliskan seakan-akan Allah itu seperti manusia yang materi. Mereka menyematkan sifat-sifat yang tidak pantas pada Allah. Diantaranya mereka menggambarkan bahwa Allah beristirahat pada hari ketujuh. Dan mereka mengangkat Yesus sebagai Allah dalam Perjanjian Baru, padahal Yesus adalah manusia yang makan, minum, tidur/istirahat, dan buang air. Begitulah paham materialisme telah masuk dalam bangsa Israel. Dalam Al-Qur`an juga telah tercatat betapa paham materialisme telah masuk ke dalam bangsa Israel.
     

    Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani Israil berkata: “Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”. Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”. Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang selalu mereka kerjakan. [QS. Al-A’raf: 138-139]
    Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: “Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu?” Dan Musapun melemparkan luh-luh (Taurat) itu dan memegang (rambut) kepala saudaranya (Harun) sambil menariknya ke arahnya. Harun berkata: “Hai anak ibuku, sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir-hampir mereka membunuhku, sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku, dan janganlah kamu masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang zalim”. [QS. Al-A’raf : 150]
     

    Hal ini juga diceritakan dalam Keluaran 32:19-22. Hanya saja dalam Keluaran diceritakan bahwa Harun setuju dengan berat hati dan membuatkan bagi mereka patung anak lembu. Mungkinkah seseorang seperti Harun membuatkan berhala bagi orang Israel? Sedangkan dalam Al-Qur`an diceritakan bahwa orang yang membuat patung itu adalah Samiri. Entah siapa Samiri ini, tetapi sepertinya dia memiliki pengaruh yang cukup kuat, sama kuatnya dengan Freemason yang berpengaruh terhadap para pemimpin negara di dunia, termasuk terhadap Amerika dan Uni Eropa. Dan perlu Anda ketahui, salah seorang pakar Alkitab berpendapat bahwa ayat yang menyatakan Allah beristirahat setelah menciptakan dunia adalah merupakan keyakinan orang Sumeria.
     

    DAN YANG SANGAT MENGAGETKAN ADALAH ADANYA OBELISK DI TENGAH-TENGAH ST. PETER SQUARE DI VATIKAN. Padahal obelisk merupakan lambang penyembahan dewa matahari. Tidak hanya itu, ketika obelisk berada pada lingkaran, itu adalah lambang penyembahan para setanis dengan perbuatan seks.
    Di Indonesia, Freemasonry juga telah masuk sejak masuknya penjajah Belanda, vampire-vampire yang membawa virus. Lihatlah lambang VOC, maka Anda akan melihat lambang Freemason di situ. Organisasi Budi Utomo misalnya, merupakan oraganisasi yang anggotanya adalah aktivis Freemasonry. Mereka begitu membenci Islam. Dan saat ini, yang sedang populer, grup musik Dewa yang dikendalikan oleh Dhani, seorang Masonic. Tak heran jika mereka berani menginjak-injak lafazh Allah dalam acara yang digelar Trans TV yang juga Masonic. Coba lihat lambang Trans TV, mirip dengan jangka dan mistar siku, lambang Freemasonry, yang jika di gabungkan akan nampak hexagram, lambang bintang David kebanggaan Yahudi.
    Dan lambang negara kita sebenarnya adalah lambang dari dewa Horus. Burung Garuda yang merupakan lambang dewa Horus mencerminkan energi pembangun, Masonic. Begitu juga lambang negara Amerika. Dan semboyan yang digunakan pun sama, Bhineka Tunggal Ika, E Pluribus Unum, peleburan dari keberagaman menjadi satu. Freemason ingin menjadikan dunia ini berada dalam satu pemerintahan, pemerintahan Yahudi/Israel. Lebih jelas lagi maksud mereka akan terlihat dalam Zionist Protocols.
    Dan lihatlah bagaimana mereka telah berhasil membentuk Uni Eropa. Lihat semboyannya, In varietate concordia, Unity in diversity. Pada tahapan tertentu, semboyan-semboyan ini juga berarti pluralisme, semua agama adalah sama. Tetapi pada akhirnya, semua agama akan dihapuskan. Begitulah yang terdapat dalam Zionist Protocols. Saat ini, pluralisme di Indonesia antara lain diusung oleh Lia Aminudin dengan Kerajaan Tuhan, Ulil Abshor Abdalla dengan Jaringan Islam Liberal, Ahmad Dhani dengan Dewa yang kental akan nuansa theosophie. Mengapa mereka berkedok Islam? Sebab ummat Islam adalah orang yang paling susah diajak syirik, paling susah diajak menganut trinitas yang pagan. Maka sejak berpuluh tahun lalu, beberapa Masonic mengaku sebagai muslim, dan mendidik anak-anak mereka sebagai masonic yang mengaku Islam. Sedangkan sebenarnya apa yang mereka kerjakan sebagai ritual adalah theosophie, yang mereka klaim sebagai tasawuf. Padahal theosophie dan tasawuf adalah dua hal yang berbeda. Dan ada juga yang mereka ini memang muslim yang lemah iman disebabkan kurang terdidik dalam agama, kemudian terpengaruh dan bergabung dalam perkumpulan Freemason. Dan kini mereka mulai menyebarkan pluralisme dan liberalisme serta theosophie dengan berkedok Islam. Sungguh makar yang keji. Mereka membuat kesan seakan-akan Islam itu melahirkan pluralisme, liberalisme, dan theosophie.
    Gempuran Yahudi terhadap Islam yang dibawa Nabi Muhammad saaw tidak secemerlang hasil gempuran mereka terhadap ajaran yang dibawa Nabi Isa as. Jika mereka telah berhasil menyesatkan pengikut Nabi Isa kepada ajaran Trinitas sejak naiknya Isa Al-Masih ke langit, tidak demikian terhadap pemeluk Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saaw. Ini menunjukkan bahwa Allah benar-benar menjaga Al-Qur`an dan Islam untuk dimenangkan atas segala ajaran buatan Iblis.
     

     

  • FREE MASON DAN AHMAD DHANI

    Ahmad Dhani adalah cucu dari Jan Pieter Frederich Kohler. Ibunya, Joyce, telah sangat baik mendidik dia sebagai seorang Masonic. Namun secara kasat mata, Ahmad Dhani menampilkan dirinya seolah-olah seorang Muslim yang sufistik. Padahal yang dianut Dhani adalah Theosophie, suatu ajaran kebatinan buatan orang-orang Free Mason.

    Dhani mengkampanyekan simbol-simbol Masonic dalam semua albumnya. Bahkan dari album pertama, Dhani sudah mengkampanyekan simbol-simbol setan. Tidak hanya simbol, Dhani juga menyisipkan lirik-lirik yang membahayakan keimanan kepada Tuhan yang benar.

    ALBUM ‘DEWA 19’ (1992)

    Pada cover depan album Dewa 19 tahun 1992, Dhani meletakkan sebuah gambar piramid. Gambar piramid ini, jika diperbesar, maka akan tampak bahwa ada sesuatu di atas puncak piramid itu. Sesuatu yang cendrung berbentuk bulat. Mungkin itu adalah lambang ‘si satu mata’ (an eye) yang dikenal sebagai lambang The Eye of Evil (mata Iblis atau mata Dajjal). Lambang piramid terpancung yang diatasnya ada segitiga dengan satu mata di dalamnya merupakan lambang salah satu gerakan Masonic, yaitu kelompok Illuminati. Lambang seperti ini juga ada pada uang satu dollar Amerika Serikat. George Washington memang salah satu anggota gerakan Mason. Dan banyak pendiri Amerika adalah Masonic. Bahkan hingga saat ini, para petinggi Amerika, kebanyakan adalah Masonic. Bush junior adalah seorang Masonic yang merupakan anak dari Bush senior, seorang Masonic tingkat 33.

    ALBUM ‘TERBAIK-TERBAIK’ (1995)

    Dalam cover belakang album ini,  Dhani memuat lambang Dewa Ra, dewa matahari dalam mitologi Mesir kuno. Dalam Yudaisme, dewa Ra adalah salah satu tuhan mereka. Di sinagog, lambang ini pun lazim dipajang. Dalam album ini juga terdapat gambar satu halaman Protocol of Zions dalam bahasa Ibrani yang dimuat secara terbalik. Untuk bisa melihatnya, kita harus menghadapkannya ke cermin terlebih dahulu.

    Dhani juga memuat foto empat personil Dewa tengah berdiri di bawah gambar lingkaran dengan satu titik di tengahnya (circle with a dot). Ini merupakan salah satu lambang okultisme.

    “Since the Satanist worship the Sex Act, he must have a symbol of the female organ, to go along with the male organ – the Obelisk. And, indeed, Satanist do have a symbol of the female organ – the Circle. And, when a point is added to the middle of the circle, you have the complete sex act, the male being the point and the female being the circle” [‘Point Within A Circle’, Masonic Short Talk Bulletin, August, 1931, Vol. 9, No. 8, Reprinted July, 1990, p. 4]

    Anehnya, lambang pemujaan setan seperti ini dibuat dalam bentuk besar di St. Peter Square, Vatikan.

    ALBUM ‘THE BEST OF DEWA 19’ (1999)Di cover depan album ‘The Best of Dewa 19’ yang dirilis tahun 1999, ada dua lambang yang dimuat.

    Pertama, tulisan tangan italic yang ditumpuk menjadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis horizontal dan satu garis vertical, hingga membentuk seperti salib miring. Tanda panah di bawah menginstruksikan kepada kita agar memutarnya 90º ke kiri. Di kepala salib itu terdapat gambar empat personil Dewa yang jika dicermati membentuk elips. Ini sama dengan simbol okultisme yang terdapat pada lambang Dewa Horus. Lambang seperti ini juga terlihat pada cover yang berisi lirik lagu. Di situ ada garis-garis putih saling menyilang seperti salib dengan elips di bagian atasnya.

    Kedua, pada cover depan di sebelah kiri bawah. Di situ ada gambar seorang gadis dengan rambut panjang terurai, di kepala si gadis seolah ada pusaran air. Jika diperbesar, maka akan terlihat bahwa pusaran air dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari Dewa Horus.

    ALBUM ‘BINTANG LIMA’ (2000)

    Gambar sayap dengan hati di tengah lazim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Teosofie Yahudi. Simbol ini juga dijadikan lambang kelompok musik Dewa. Lambang ini juga dipakai pada album ‘Atas Nama Cinta’

    ALBUM ‘CINTAILAH CINTA’ (2002)

    Dewa secara berani menampilkan simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa berbentuk burung dalam mitologi Mesir Kuno. Horus dipercaya sebagai anak dari Osiris, hasil perkawinannya dengan Isis. Bila kita melihat patung ‘Isis dan Horus Bayi’, yaitu patung dari Isis yang sedang menimang Horus yang masih bayi; patung itu begitu mirip dengan patung ‘Maria dan Yesus Bayi’.

    ALBUM LASKAR CINTA (2004)

    Inilah album yang menjadi sandungan grup Dewa karena telah meletakkan kaligrafi Allah pada tempat yang tidak semestinya. Selain itu tipologi tulisan Laskar Cinta, apabila diputar 180º, maka akan terlihat tipologi huruf Ibrani. Dalam album ini, Dhani juga berterimakasih kepada opanya, Frederich Kohler, atas gen keturunannya. Dhani juga sering mengenakan kalung bermata bintang David (Hexagram).

    Dalam album ini juga terdapat lagu ‘Sweetest Place’ yang merupakan penantian atas datangnya si satu mata. Kemudian juga ‘Atas Nama Cinta’, yang merupakan lagu kritikan atas mereka yang berbuat kebaikan atas Nama Tuhan. Dhani berkata, ‘Atas nama cinta saja, jangan bawa nama Tuhan’. Theosofie memang mengajarkan agar kita hanya fokus kepada ‘cinta kepada sesama manusia’ dan tidak peduli kepada ‘cinta kepada Tuhan’. Mereka mengajarkan Pluralisme, bahwa siapa tuhanmu adalah tidak penting, yang penting adalah hatimu yang mencintai sesama manusia. Pemikiran seperti ini disebarkan agar manusia-manusia yang sudah tersesat dan menyembah tuhan-tuhan palsu tidak lagi peduli untuk meneliti apakah yang mereka sembah itu betul-betul Tuhan atau bukan. Padahal, kita harus mengenal dulu siapa Tuhan yang akan kita sembah, baru kita menyembah-Nya dengan berbagai kebajikan. Jika kita tidak teliti, bisa-bisa yang kita sembah bukannya Tuhan, malah Iblis. Dan yang pertama kali harus kita cintai adalah Tuhan, baru kemudian manusia.

    Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” [Markus 12:29-31]

    Dalam ayat itu, kita harus tahu bahwa Tuhan itu tunggal, bukan tritunggal. Dan kita harus lebih dahulu mencintai Tuhan dengan hati kita (meyakini), dengan segenap jiwa kita (bersungguh-sungguh dalam membela-Nya), dengan segenap akal budi kita (mengenal-Nya dengan ilmu dan dasar yang benar, bukannya fanatik buta), dan dengan kekuatan kita (segala perbuatan lahiriah yang baik menurut ajaran Tuhan). Baru kemudian mengasihi sesama manusia seperti kita mengasihi diri sendiri. Dan aku mengasihi kalian sebagaimana aku mengasihi diriku sendiri, di mana aku tidak ingin bila diriku terjerumus kepada penyembahan berhala dan segala ilah palsu. Aku sedih melihat sebagian manusia yang menyembah ilah yang tidak mereka kenal (Yohanes 4:22). Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana (Roma 1:23).

    Yohanes 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal.

    Roma 1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana.

    Pemusik yang juga anggota Free Mason bukan hanya Dhani, dan anggota Free Mason bukan hanya pemusik. Di segala bidang. Anggota Free Mason telah berada di segala bidang untuk menyesatkan manusia dari berbagai jalan. Melalui musik, lirik lagu, pendidikan di sekolah-sekolah, ideologi, politik, gaya hidup, televisi, hiburan, dan bidang lainnya.

    Ingatlah ini, kemunculan Dajjal telah semakin dekat! Siapkah Anda menjadi laskar Tuhan yang esa untuk menghadapi Dajjal dan laskarnya? Dajjal si penipu menyebut laskarnya sebagai ‘Laskar Cinta’.

     

  • BENIH PASUKAN DAJJAL DI RUMAH KITA

    Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah, tanda-tanda hari kiamat telah banyak yang muncul dimukan bumi, dan lebih dari 200 hadits shahih mengabarkan tentang kemunculan Dajjal yang akan menebarkan kemungkaran di Barat dan timur, dan kemunculan Dajjal adalah sebelum kebangkitan Isa bin Maryam sebagaimana dijelaskan dalam bebrapa hadist dari shahihain, dan Dajjal akan menguasai seluruh dunia kecuali Makkah dan Madinah yang terjaga oleh para malaikat. Dajjal akan muncul sebagai pemimpin kekerasan, dan para pengikutnya tentunya orang-orang bengis dan kejam, pasukannya adalah pasukan penebar maut dan meluluh lantahkan dunia ini dengan kekejaman dan pembantaian bagi mereka yang menolak untuk beriman padanya. 

    Dajjal bukanlah seperti diumpamakan oleh penafsiran kelompok liberal, yaitu berupa Negara adidaya, atau politikus dlsb, Dajjal adalah Makhluk yang buta sebelah matanya, demikian dijelaskan dalam Nash yang jelas pada Shahihain Buhkhari dan Muslim. Dajjal ini tentunya mempunyai pengikut, siapakah pengikutnya?, tentunya manusia, bisa dari keluarga kita, atau bisa dari keturunan kita, bisa dari tetangga kita, dan bisa dari golongan manapun dari keturunan Adam as, dan Dajjal ini muncul sebagai pembawa fitnah merusak Ummat Muhammad saw untuk tenggelam dalam kekufuran, Ketika kita meyakini bahwa dajjal akan muncul dengan pasukan dan “jamaahnya”, maka logika kita memahami bahwa kita harus waspada, siapakah kiranya calon pengikut dajjal ini?, kita memahami bahwa Dajjal ini Pemimpin kekerasan, kebengisan yang tak pernah mengenal akhlak dan kasih sayang, tentunya pengikutnya pun demikian.., orang-orang yang keras dan di Tarbiyah dengan kekerasan dan kekejaman, mereka orang-orang yang beridolakan manusia-manusia yang bengis dan tak mengenal kasih sayang.. Nah.. mereka itulah tentunya calon-calon pasukan Dajjal. 

    Suatu pagi, saya tak sengaja melihat berita di televisi, saya terperanjat.., anak-anak kecil dan bocah di hampir seluruh nusantara ini kena penyakit wabah yang sangat mengerikan, yaitu pecandu “smack down”, mereka membunuh dengan tenang sambil becanda, jatuh banyak korban, ada yang wafat, ada yang luka-luka, kenapa mereka bocah-bocah cilik ini??, berkelahi??, tawuran??, demo??, ternyata mereka hanya main-main dan bercanda. 

    Bercanda dan bermain yang membawa kematian…!, Hatiku bergetar.. naudzubillah dari adik-adik ini.., mereka sudah menjadi pembunuh kejam sejak masih jadi bocah, bahkan mereka lebih keji dan sadis dari pembunuh berdarah dingin.., mengapa?, karena mereka membunuh sambil bercanda, wajah-wajah polos yang tak pernah berbuat kenakalan remaja itu kini menjadi pembunuh.. salah satu dosa terbesar setelah menduakan Allah, dosa membunuh lebih besar dari zina, mabuk dan lainnya. Kita akan berkata : “Yah.. itu kan mereka main-main dan tak sengaja”, saudaraku Demi Allah, main-main dan tak sengaja itu yang lebih berbahaya, karena mereka sudah mulai menganggap remeh membunuh temannya dari sejak kecil.. Mereka beridolakan kaum barbar, kelompok manusia biadab yang tak mengenal kasih sayang, kumpulan ratusan kafir yang tak suka dengan kelembutan, bersorak sorai menyaksikan pembantaian dan kekerasan.. 

    Adik-adik kita, anak-anak kita.., idola mereka adalah kelompok barbar itu.., mereka kenal dan hafal nama-namanya, naudzubillah kalau mereka ditunjukkan wajah-wajah barbar itu dihari kiamat niscaya mereka akan mengenalinya.. 

    Satu hal yang merobek hatiku adalah ketika kulihat di layar televisi itu foto-foto mereka kaum barbar yang wajahnya sadis dan menakutkan itu sudah dihafal dengan baik oleh mereka anak-anak SD, mereka mengenali wajah-wajahnya, sudah terpahat di hati mereka wajah-wajah itu, barangkali mereka tidur pun mimpi jumpa dan bersahabat dengan mereka, angan-angan dan hayalan anak-anak kita adalah menjadi barbar seperti itu, dengan potongan rambut yang sama, dengan tingkah yang sama, dengan kebengisan yang sama, dengan kebejatan yang sama. 

    Barangkali bocah-bocah muslimin masa kini jijik dengan peci putih, jijik dengan majelis taklim, jijik dengan sarung dan sejadah, mereka sudah berotak barbar dan biadab, anda tak percaya?, coba berikan hadiah pada mereka dua hadiah, yaitu sajadah.., atau topeng wajah si barbar, mana yang mereka pilih? Pilihkan pada mereka, mau hadir majelis taklim atau nonton smack down?, mana yang mereka pilih?, ah barangkali mereka memang lebih suka main, itu kan wajar.. Coba pilihkan, mau nonton smack down atau dibelikan ice cream, mobil2an, coklat.., mana yang mereka pilih?. Coba pilihkan, ingin jumpa Rasulullah saw atau ingin jumpa mereka?? 

    Generasi bocah dan pemuda kita ini besar kemungkinan akan jumpa dengan masa kebangkitan Dajjal, mereka sudah terbiasa dengan idola manusia hero nan buas, beda dengan superman yang tokoh hero masa dulu, berupa manusia heroic yang berbudi baik namun membuka auratnya, kini idola mereka jauh lebih buruk, manusia heroic berhati iblis, membantai teman sendiri, menyerang dari belakang dengan licik, menyiksa teman yang sudah roboh tak berdaya, berlaga ditengah kerasnya musik, inilah tarbiyah smack down yang merupakan kedok orang yahudi untuk menghancurkan generasi belia muslimin masa kini. 

    Pemudanya sudah hancur dengan narkotika, bisa kita bayangkan generasi pemimpin masa datang adalah generasi gangster dan pemimpin pemimpin Negara muslimin terbesar ini kelak adalah pecandu narkotika, dan generasi setelah mereka menyusul generasi Barbar, sadis, pembunuh, penyiksa, licik, dan berkiblat dan beridolakan orang-orang kejam, Lalu muncullah dajjal, disambut hangat oleh para pengikutnya, dajjal yang menawarkan kenikmatan, kekejaman, kelicikan, dan kekuasaan.. 

    Ketika kulihat anak-anak dan adik-adik dirumah-rumah muslimin.. benih-benih sifat pengikut dajjal mulai ditumbuhkan disanubari mereka.. dan hasilnya jelas terlihat, smack down ini baru kira-kira kurang dari satu tahun dikenalkan di negara kita, sudah banyak korban kematian, cidera dll, menunjukkan hasil yang gemilang untuk menghancurkan generasi belia muslimin.. mereka berhasil.. Tanggung jawab ada pada setiap ayah dan ibu.., adakah ayah dan ibu mengenalkan idola agung untuk anaknya?. 

    Saudara-saudaraku, Majelis dakwah kita ini terus berjuang siang dan malam mengajak masayarakat beridolakan nabi Muhammad saw, kita sudah mengkordinir 66 majelis berupa masjid, musholla, majelis taklim, dll untuk terus dikunjungi secara berkala untuk membangkitkan muslimin agar mencintai Rasul saw, kita terus berjuang, siang dan malam tanpa mengenal lelah, hujan dan panas tak menghalangi kami bersama para pemuda untuk terus mengibarkan Panji Dakwah Muhammad saw setiap malamnya, telah terkordinir ribuan pemuda, ribuan bocah dan anak-anak yang beridolakan Rasul saw, mencintai sunnah, mencintai shalawat, mencintai sahabat. 

    Maka kuseru saudara-saudara muslimin sekalian untuk bersama-sama mengambil andil dalam dakwah ini, dengan pemikirannya, dengan keahliannya, dengan jabatannya, dengan hartanya, dengan tenaganya, dengan doa dan munajatnya, agar dakwah ini terus maju, Buktikan Cintamu pada Rasulullah saw, buktikan baktimu pada Muhammad saw, Jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada usiamu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada jabatanmu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada keahlianmu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada hartamu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada bibirmu, termuliakanlah sebagaimana para sahabat termuliakan dengan Bakti mereka pada Rasulullah saw. 

    Bayang-bayang generasi Pasukan Dajjal sudah mulai terlihat, namun bayang-bayang generasi pasukan pembela sunnah yang akan melawan Dajjal pun mulai terlihat

     

    (Habib Munzir Al-Musawa, www.majelisrasulullah.org)Â