Imam Mahdi

Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. [HR. Thabrani]

Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna “Pemimpin yang telah diberi petunjuk”. Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti “pemimpin”, sedangkan Mahdi berarti “orang yang mendapat petunjuk”. Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadits di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Diantara ciri-ciri beliau adalah seperti tersebut dalam hadits:

Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. [HR. Abu Dawud dan al-Hakim]

Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim]

Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. [HR. Muslim dan Ahmad]

Jadi, Imam Mahdi itu bernama Muhammad bin Abdullah, termasuk ummat Nabi Muhammad, bahkan dari keturunan beliau SAW, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Dan beliau akan memimpin ummat serta memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran. Beliau memimpin ummat Islam selama 7 tahun. Maka pahamilah hal ini, wahai mereka yang tidak percaya akan adanya Imam Mahdi! Nabimu sendiri telah menyebutkan ciri-ciri fisiknya.

Dibai’atnya Imam Mahdi

Kemunculan Imam Mahdi bukan karena kemauan Imam Mahdi itu sendiri melainkan karena takdir Allah yang pasti berlaku. Bahkan Imam Mahdi sendiri tidak menyadari bahwa dirinya adalah Imam Mahdi melainkan setelah Allah SWT mengislahkannya (mempersiapkan dirinya) dalam suatu malam, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadits berikut:

Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam. [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]

Dibai’atnya Imam Mahdi akan di dahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadits berikut:

Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata: Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, ‘Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Ka’bah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka’bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.’ Kemudian kami bertanya, ‘Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?’ Beliau menjawab, ‘Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing. [HR. Bukhary, Muslim]

Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. [HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah]

Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam (Palestina) ke Baitullah (Ka’bah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka. [HR. Ahmad]

Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka’bah. [HR. Ahmad, Abu Dawud]

Kepemimpinan Imam Mahdi

Dalam hadits yang disebutkan di atas Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezhaliman, hinga satu demi satu kezhaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya.

Kemenangan demi kemenangan yang diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka Raja Kezhaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi beserta pengikutnya.

Kekuasaan dan kehebatan Dajjal bukanlah lawan tanding Imam Mahdi. Oleh karena itu, sesuai dengan takdir Allah, maka Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa dari langit yang bertugas membunuh Dajjal. Imam Mahdi dan Nabi Isa akan bersama-sama memerangi Dajjal dan pengikutnya, hingga Dajjal mati ditombak oleh Nabi Isa di “pintu Lod” dalam kompleks Al-Aqsa.

Turunnya Nabi Isa

Dari Abu Hurairah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Sudah dekat masanya turun kepada kamu Ibnu Maryam menjadi hakim yang adil, yang akan membunuh Dajal, membunuh babi, menghancurkan salib dan menghapuskan cukai kerana harta ketika itu melimpah ruah. Ketika itu nanti manusia hanya sujud kepada Allah Tuhan sekalian alam.”

Ummu Syuraik bertanya kepaad Rasulullah s.a.w tentang hari Dajal: “Ya Rasulullah, ke mana orang-orang Arab ketika itu?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Jumlah mereka pada waktu itu terlalu sedikit. Mereka lari ke Baitul Maqdis menjumpai Imam mereka, seorang lelaki sholih (Imam Mahdi).

Jabir bin Abdullah berkata, “Saya mendengarkan Rasulullah bersabda, ‘Umatku tidak akan berhenti berperang untuk membela yang benar hingga datang hari kiamat’. Rasulullah lalu bersabda, ‘Kemudian, turunlah Isa bin Maryam dan pemimpin mereka berkata, ‘Ke sinilah dan pimpinlah kami dalam sembahyang’, namun dia akan berkata, ‘Tidak! Sebab sebagian kalian adalah pemimpin untuk sebagian yang lain, sebagai penghormatan Allah terhadap umat ini’” [HR Muslim]

Nabi Isa akan turun ketika Imam Mahdi telah siap memimpin shalat Shubuh di Masjidil Aqsha. Melihat kedatangan beliau as, Imam Mahdi mempersilahkan beliau as untuk menjadi Imam. Namun Nabi Isa as lebih suka menjadi ma`mum dari ummat Nabi Muhammad SAW.

Abu Hurairah (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada seorang nabi pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan membunuh Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama empat puluh tahun dan kemudian dia meninggal. Kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya”. [Abu Dawud]

Menurut Ibnu Katsir, Nabi Isa diangkat pada usia 33 tahun. Dan beliau as akan turun kembali, dan menetap di bumi selama 7 tahun lagi, lalu wafat. Sehingga Nabi Isa as tinggal di bumi selama 40 tahun lamanya, yaitu 33 tahun ditambah 7 tahun.

Imam Mahdi dan Nabi Isa Memerangi Dajjal

Selesai sholat, Nabi Isa as berkata kepada semua jama’ah: “Bukakan pintu itu.” Mereka membuka pintu Masjid itu. Tiba-tiba terlihatlah Dajal dan di belakangnya ada 70,000 Yahudi lengkap membawa senjata.

Melihat Nabi Isa ada di dalam masjid itu, Dajjal tiba-tiba saja layu atau cair seperti cairnya garam disirami air. Dajjal itu lari terbirit-birit karena ketakutan. Nabi Isa bersama kaum Muslimin terus saja mengejarnya kemudian menjumpainya di Babu Luddi (Pintu Ludd). Dan di sanalah Nabi Isa as membunuh Dajjal.

Orang-orang Yahudi pun akan dikalahkan dan dibinasakan Allah pada waktu itu. Mereka mencoba lari dan bersembunyi tetapi semua benda tempat mereka bersembunyi akan pandai berbicara dengan seizin Allah. Benda-benda dimaksud termasuklah dinding, batu, pohon, dan sebagainya. Kalau ada orang Yahudi yang bersembunyi di balik mereka, benda-benda itu akan memberitahukannya. Jika mereka bersembunyi di balik batu, maka batu pun berkata: “Wahai hamba Allah yang beriman, di sini ada orang Yahudi, bunuhlah dia.” Begitu pula jika bersembunyi di balik pohon, kecuali pohon Ghorqod, dia itu pohon Yahudi.

Kemakmuran dan Kedamaian

Setelah kejadian itu, bumi menjadi damai. Tidak ada lagi perang. Tidak ada saling cemburu, dengki, saling memarahi dan mengganggu antara sesama makhluk Allah. Sehingga ada anak perempuan yang bermain-main dengan harimau dan harimau itu tidak menerkamnya. Serigala akan tinggal bersama domba, dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Seluruh dunia ketika itu diliputi oleh kedamaian, keamanan dan ketenteraman. Ketika itu, tidak ada yang disembah selain Allah.

Komentar

14 tanggapan untuk “Imam Mahdi”

  1. Avatar Pakne Haidar

    Assalamu’alaikum

    Wah memang seru kalo kita membicarakan imam mahdi, tapi perlu di ingat bahwa para sahabat yang mendengar pernyataan Rasulullah itu, tidak menunggu imam mahdi sepeninggal Rasulullah, tetapi Islam itu dalam menjalankan sistemnya harus ada yang memimpin, maka terpilihlah Kholifah Abu Bakar Ash Shidiq, karena kata Rasulullah “setelahku tidak ada nabi lagi tetapi khalifah-khalifah yang jumlahnya banyak” terus …. sekarang …. kok masih ada orang yang masih nunggu imam mahdi sehingga hukum Allah tidak berjalan …. piye to mas … :em66: mas … :em66:

    Karena rasul berkata bahwa Imam Mahdi itu adalah dari keturunannya, dan dibaiat antara rukn dan hijr, dan itu terjadi menjelang munculnya Dajjal. Dan Imam Mahdi seperti yang dicirikan Rasul dalam banyak hadits yg menceritakan ciri2nya dg lebih detail lagi itu belumlah muncul. maka mereka menunggu datangnya Imam Mahdi. Anda tidak percaya bahwa imam Mahdi itu adalah seperti yg dicirikan Rasul? Iman Anda patut dipertanyakan.

  2. Avatar cheebhodh
    cheebhodh

    Wa’alaikum salam
    Saya setuju dengan Pakne Haidar, bukannya kita tidak percaya dengan akan datangnya Imam Mahdi, atau tidak percaya dengan Hadits Nabi. Tapi permasalahannya…. Apa kita berdiam saja melihat banyak kemungkaran yang terjadi sekarang???? dan hanya menunggu… menunggu…. Itu adalah pekerjaan orang bodoh… Walau bagaimanapun Qta harus bersama-sama membela Agama Allah (Islam) sampai waktu yang dijanjikan datang (kedatangan Imam Mahdi)… Semoga Allah tetap menjaga Keimanan Kita. Amin
    Wassalamu’alaikum

    Yang bilang ‘menunggu itu sama dengan berdiam diri’-lah yg bodoh. Apakah seorang calon ayah yg menanti kehadiran calon bayinya itu hanya berdiam diri, ataukah ia bekerja untuk mempersiapkan kehadiran calon bayinya itu?

  3. Avatar Lupus
    Lupus

    Assalamu’alaikum

    Kalo bapak nunggu bayi lair ada persiapan itu malah gak beres,
    kayak pasti lair aja,

    kayak kita itu yang merasa pasti bisa ngurusi itu bayi aja,

    kayak kita itu yang pasti menolong itu bayi aja …

    Tapi kalo uda lair baru disiapkan bajunya, popoknya, minyaknya, dlsb.

    Kalo mempertanyakan keimanan Pakne Haidar …. Wah … jangan-jangan saya pertanyakan keimananmu dulu … Justru Allah itu Maha Segala-galanya. :em66:

    Tapi ditunggu ataupun gak ditunggu,
    ada persiapan ato gak ada persiapan,
    percaya ato gak percaya,
    siap ato tidak siap,
    pantas ato tidak pantas,
    Imam Mahdi pasti akan datang.

    Yang jadi pertanyaan apa sebelum imam mahdi terus kita itu tidak menjalankan sistem islam yang nantinya juga akan dipimpin oleh Imam Mahdi.

    Sistem Islam yang juga dilaksanakan oleh para Sahabat, dan para pengikutnya yang baik.

    Sistem Islam yang Imam Mahdi akan menjadi ulil amriminkum ketika beliau sudah ada.

    Atau jangan-jangan perintah allah tentang berisistem islam itu sekarang tidak berlaku, dan hanyan berlaku nanti ketika imam mahdi ada ? ……. :em41: :em41: :em41: :em41: :em41:
    coba pikir lagi

    Wassalam.

    🙂 Seorang ayah yg mempersiapkan kelahiran calon bayinya menunjukkan husnuzhon dan optimisme, suatu keyaqinan. Begitulah orang yang menanti datangnya Imam Mahdi, mereka yaqin bahwa Imam Mahdi itu akan datang, dan untuk itulah mereka bekerja mempersiapkan ‘penyambutan’ kedatangan beliau. Pahamkah Anda? Anda mempersiapkan sistem sesuai Islam, itu bagus. kami pun mempersiapkan ummat Islam untuk kembali kepada ajaran Islam. Mungkin bedanya, kami percaya bahwa Imam Mahdi itu akan datang. Sedangkan pakne Haidar? ga tau deh, apakah pakne Haidar yaqin atau tidak? Yang bilang ‘perintah Allah tentang berisistem islam itu sekarang tidak berlaku, dan hanyan berlaku nanti ketika imam mahdi ada’ itu siapa? Pikir lagi deh sebelum ngomong…

  4. Avatar tafalah
    tafalah

    Imam Mahdi yang ditunggu kayaknya sudah datang dehh
    Qta tengok yang dikafirkan = Hadrat Mirza Ghulam Ahmad dari India madalah Masih Mauud Yang Dijanjikan, beliau berpangkat Al-Masih, representasi dari Nabi Isa as yang ditunggu kehadirannya, menurut Hadist Nabi saw. Beliau tidak memimpin selama 7 tahun.Jika beliau ini bohong mengaku Imam Mahdi pasti kan dilaknat Allah swt, tapi ini tidak, beliau meninggal seperti manusia biasa meninggal dunia. Gmana doong??Imam Mahdi ini juga mendirikan khilafat setelah meninggak dunia dan masih exist sampai sekarang
    Bingung neehhh??

    Apakah MGA itu keturunan Nabi Muhammad? Apakah ia membunuh Dajjal? Apakah ia kekhilafahannya berpusat di Syam? Nabi Isa itu bukan Imam Mahdi. Nabi Isa dan Imam Mahdi adalah 2 person yg berbeda. Nabi Isa itu tidak menitis ke dalam Imam Mahdi. Sebaiknya baca kembali artikel di atas agar lebih dapat mengenal Imam Mahdi, walau info di atas memang sangat sedikit sekali. Tetapi semoga membantu.

  5. Avatar mas dik
    mas dik

    Assalamu’alaikum
    Sebaiknya yang paling penting dilakukan menurut saya di zaman penuh fitnah spt skrg ini adalah memperkuat akhlak dan aqidah islam diri kita, keluarga dan lingkungan terdekat. Sehingga mata rantai kekuatan akhlak pribadi akan bermuara kepada akhlak komunitas yang lebih besar. Persempit perbedaan dengan menunjukkan kualitas berbeda pendapat yang islami. Umat ini pasti akan mengalami ujian dan tantangan baik dari dalam maupun dari luar. Takdir Allah SWT sesuai gambaran yang disampaikan oleh Rasul-Nya pasti akan terjadi, namun jangan di angan-angan kapan itu akan terjadi sehingga kita jadi terbuai dan lupa memperkuat fondasi keislaman kita. Saudaraku,…. Laa ilaaha illallaah. Muhammadurrasulullooh.
    Wassalam

  6. Avatar nikamed (Dicky Karanika)
    nikamed (Dicky Karanika)

    Assalamua’alikum WR. WB.
    bib, saya suka kalo denger orang bicara tentang imam mahdi, karena menambah pengetahuan saya tentang beliau, dan yang saya tahu serta saya percayai bahwa imam mahdi tuh orangnya sudah ada namanya Muhammad bin Abdullah yang beliau diberi gelar as-suhaimi, beliau lahir di wonosobo dan saat ini beliau sedang gaib (digabikan / disembunyikan / di-pingit dalam satu malam) dan kelak beliau akan muncul dan dibai’at oleh wali dan jemaah haji. informasi ini saya dapat dari situs ikhwan-gobal dan kawan sejati timnya rufaqo, sdn bhd malaysia pimpinannya Abuya Ashaari Muhammad yang dipercaya sebagai Al-Fatta At-Tamimi yang memperjuangkan dan mempersiapkan tapak-tapak imam mahdi.
    Yang ingin saya tanyakan, kepada anda (Habib Umar bin Hafidh) adalah apakah anda sebagai seorang keturunan ahlul bait / keluarga nabi-ali sudah tahu siapa imam mahdi ?
    Saya tahu gelar Sayidi, Habib, Syarif, Teuku itu adalah keturunan dari ahlul bait juga dari Abuya Ashaari. Dan saya yakin sebagai anggota keluarga Ahlul bait anda juga tahu siapa sebenarnya imam mahdi, mohon diinformasikan lebih lanjut.

    Begini yg dikatakan habib Munzir:

    tentunya keberadaan Imam Mahdi ini tak bisa pungkiri banyak yg mengaku, dan memang hadits haditsnya banyak namun banyak terdapat ikhtilaf ..

    tidak bisa dibuktikan sebelum muncul orangnya,

    namun mudah saja ustaz, Imam Mahdi itu tak mengakui dirinya Imam Mahdi, dia sendiri tidak tahu bahwa ia adalah Al Mahdi, sampai ia dibai’at oleh para ulama dan mereka mengetahui bahwa dia Al Mahdi, dan iapun menolak, akhirnya menerima juga.

    jadi kalau ada yg mengaku, jelas itu bukan Al Mahdiy.

    demikian cara Allah swt menjaga AL Mahdi ini, ia sendiri tak tahu, maka bisa diketahui bahwa semua yg mengaku adalah palsu

  7. Avatar hina kelana

    :em30: Imam Mahdi, sebelum Imam datang kelangit dunia, kita umat Islam harus mempersiapkan diri menyambut kedatangannya yang hanya Allah yang Tahu kapan itu, dengan menjadi mukmin yang mukhlisin, taqwa Arifbillah…..

  8. Avatar fahrudin
    fahrudin

    Salam Alaikum,
    Bos, Terima kasih atas artikel yang sudah hampir sempurna, salut untuk anda yang sudah mengumpulkan informasi dengan detil. semoga ini bermanfaat buat semua umat. tapi please, dalam menanggapi komentar dari pembaca supaya lebih arif lagi. jangan hanya karena sebuah respon sederhana anda langsung mempertanyakan kadar keimanan seseorang. Ingatlah bahwa didunia ini tidak ada satu orangpun yang mampu mengukur tingkat keimanan, itu hanya milik Allah. Orang sabar disayang Allah dan nabi kita tidak pernah mencela atau mempermalukan seseorang didepan umum. ( Internet adalah Media UMUM)
    Terima kasih

    Wassalam Alaik :em48:

    Apakah mengatakan bahwa “imannya harus dipertanyakan” itu adalah suatu celaan? Tidak, itu suatu ajakan agar instropeksi diri apakah aqidahnya telah benar? saya bukan ingin mengukur iman seseorang. Jika diaktakan “keimanannya perlu dipertanyakan” bukan hanya kadar yg menjadi masalah, tetapi aqidahnya. Percuma kadar iman Anda tinggi, tetapi iman yg tinggi itu Anda tujukan kepada aqidah yg salah. Beliau ini bicara di depan umum, maka saya pun bicara di depan umum. Kalo tidak demikian, bisa jadi banyak orang yg kemudian keliru persepsi. Saya ahrus memastikan bahwa pengunjung di sini meyaqini bahwa Imam Mahdi itu memang seseorang bukan semata2 sifat suatu kaum. Jadi, please, jangan kekanak2an seperti itu…
    Tidak, saya tidak bermaksud merendahkan Anda di muka umum… justeru dg komentar Anda ini, orang yg baca pun akan menganggap Anda kekanak2an, hanya saja, mungkin mereka tidak mengatakannya kepada Anda hingga Anda tidak sadar akan kekeliruan Anda. Tetapi saya tidak demikian, saya tidak ingin Anda mengulanginya di blog2 lain dan tambah banyak orang yg mentertawai anda dalam hatinya.

    Coba lihat komentar pakne Haidar yg berkata “piye to mas… mas… :em66: ”
    Apakah menurut Anda bahwa itu arif? Dan ketika saya berkata bahwa yg tidak percaya bahwa imam Mahdi itu adalah seperti yg dicirikan Rasul memang patut dipertanyakan imannya, Anda katakan bahwa itu tidaklah arif?
    Bukankah mereka yg tidak percaya bahwa imam Mahdi itu adalah seperti yg dicirikan Rasul memang patut dipertanyakan imannya? Tetapi jika Anda percaya bahwa Imam Mahdi itu adalah seperti yg dicirikan Rasul, ya udah… 🙂

  9. Avatar Hidayatullah
    Hidayatullah

    yang jelas tanda tanda-tanda al-mahdi akan muncul sudah ada dan telah terjadi seperti yang telah ada didalam hadits-hadits yang sohih seperti hancurnya irak dan diboikotmya Syam oleh Rum (Amerika dan Sekutu-sekutunya)

  10. Avatar Agus
    Agus

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Masalah Imam Mahdi memang sangat menarik, bila ingin lebih detail bisa dibaca buku Umur Umat Islam, Kedatangan Imam Mahdi dan Munculnya Dajjal, dibuku tersebut jelas sekali rentetan peristiwa-peristiwa luar biasa akhir jaman, yang semuanya bersesuaian dengan hadits-hadits Rasulullah SAW. (ma’af saya bukan promosi buku, tetapi kalau dibicarakan tentang rentetan peristiwa akhir jaman yang mengerikan saya rasa halaman web ini tidak akan mencukupinya).
    Wabillahi taufik wal hidayah.
    Wassalamu’alaikum.

  11. Avatar Abul 'azam

    assalamu’alaikum

    untuk menanggapi komen” sebelumnya,,,
    memang,,,yang terpenting kita harus yakini dulu,,kalo imam mahdi itu pasti akan datang,,,
    dan sekarang yang harus kita lakukan,,ya buat persiapan selengkap”nya,,,mulai dari iman,,aqidah,,akhlak,,ilmu dlsb,,
    terutama iman dan aqidah,,
    karena,,kalo iman dan aqidah kita salah,,trus imam mahdi datang,,,
    bisa” dengan iman yang tipis dan aqidah yang salah itu,,kita malah g percaya dengan imam mahdi tersebut,,dan g mau bai’at bliau,,,bahkan,,,bisa” dengan iman dan aqidah kta yang seperti itu,,,bisa” kita bakal ngikutin pengikutnya dajjal ( la’natullah ‘alaih)
    dan yang perlu kita perhatikan lagi,,,masalah aqidahnya,,,
    kan rasulullah pernah bersabda,,kalo di akhir zaman nanti umat islam akan terpecah menjadi 73 golongan,,,semuanya masuk neraka kecuali 1 golongan,,dialah ahlussunnah wal jama’ah,,
    nah,,,kan sekarang dah tanda” tuh,,,makanya,,dalam belajar,,kita juga harus hati”,,jangan sampe salah guru,,dan ujung”nya,,ikut golongan yang 72 itu,,,
    ya,,sekian dari saya,,,
    afwan kalo ada kesalahan…

  12. Avatar IWAN
    IWAN

    setuju

  13. Avatar arief

    ane percaya 130 % apa yang diramalkan Rosulullah itu pasti akan terjadi, karena apa yang disampakainNya berdasarkan wahyu, yang jelas kita gak tahu apa umur kita sampai pada zaman itu.sekarang kezaliman dimana2,kekuasaan berada ditangan orang kafir dan kita yakin bahwa kekuasaan itu Allah akan pergilirkan. sudah seharusnya kita mempersiapkan diri dalam menyongsong karunia yang Allah akan turunkan,sebelum syari’at Islam mengatur tatanan bermsyarakat bernegara,mari atur diri dan keluarga kita dengan syari’at Islam yang kaffah. karena jauh sebelum kita lahir Allah sudah menyuruh kita jaga diri dan keluargamu dari siksa api neraka….

    Keruntuhan ekonomi Amerika dan Eropa telah di depan mata. Hanya negara2 dengan sistem ekonomi Syari’ah yg bertahan. Indonesia ini akan terseret keruntuhan Amerika jika saja belasan tahun lalu ekonomi Syari’ah tidak dibangun. Kalau Indonesia terkena imbasnya saat ini, itu wajar, karena masih ada unsur Amerika dalam ekonomi kita. Jika memang mau bertahan dan tidak terus terseret, kita harus melepaskan kait tersebut dengan segera dan memaksimalkan ekonomi Syari’ah.

    Ibarat orang yg sudah nyebur ke laut untuk menyelamatkan diri dan berpegang kepada tali yg kuat dari kapal penyelamat, namun kakinya masih terikat dengan tali kapal yg tengah karam. Jika tak segera melepas tali yg di kaki, ia bisa ikut tenggelam.

    Mungkin, 5 tahun lagi dunia akan menyaksikan runtuhnya ekonomi non-Muslim dan bangkitnya ekonomi Muslim.

  14. Avatar Pakne Haidar
    Pakne Haidar

    Alhamdulillah, …

    Saudaraku, mari kita mempersiapkan kedatangan Imam Mahdi yang akan muncul menjadi kholifah terakhir, maka khilafah ala minhajinnubuwwah harus segera ada, karena Imam Mahdi akan menjadi kholifah terakhir dimasa Khilafah ala minhajin nubuwwah, … semoga kita masuk kedalam orang-orang yang diberi petunjuk, … amiin

Tinggalkan Balasan ke nikamed (Dicky Karanika) Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *