Yesus Digantung Di Pohon?

Dalam Kristen, masih agak rancu, apakah iman melahirkan kitab suci, atau kitab suci melahirkan iman? Perjanjian baru jelas tidak dikarang pada masa Yesus. Perjanjian Baru dan Injil-Injil yang terdapat di dalamnya bukanlah Injil yang Allah turunkan kepada Nabi Isa. Sedangkan Injil yang wajib kita imani adalah Injil yang Allah turunkan kepada nabi Isa as, dan bukan Injil-Injil yang dikarang setelah beliau diangkat ke langit.

Iman Kristen yang bersandar pada penyaliban Almasih mulai dibentuk setelah Nabi Isa Almasih diangkat ke langit. Setelah itu mulailah dibuat tulisan-tulisan yang kemudian dianggap suci.

Injil dikanonisasi berdasarkan sesuai tidaknya Injil tersebut dengan iman Kristen. Injil yang tidak sesuai dengan iman Kristen akan ditolak, dan Injil yang sesuai dengan iman Kristen akan diterima. Injil-Injil yang membantah penyaliban Yesus, yang menceritakan bagaimana Allah telah membiarkan kuk itu lewat dari Yesus, yang menceritakan bagaimana Allah telah mengubah Yudas menjadi mirip dengan Iesous, yang menceritakan bagaimana Allah telah mengangkat ‘Iisaa ke langit sebelum tentara Romawi tiba, semua Injil itu ditolak.

Setelah Injil-Injil dan tulisan-tulisan itu disortir dengan iman Kristen, barulah terbentuk apa yang disebut Perjanjian Baru. Lalu Perjnjian Baru ini menjadi buku utama untuk mengajarkan iman Kristen. Seperti ayam mengeluarkan telur dan telur mengeluarkan ayam, begitulah iman Kristen melahirkan kitab, dan kitab melahirkan iman. Jadi, iman Kristen bukan didasarkan kepada Injil yang dibawa oleh Nabi Isa, bukan pula kepada ajaran Nabi Isa. Iman Kristen didasarkan kepada iman yang diajarkan oleh Paulus dan tulisan-tulisan yang sesuai dengan iman susunan Paulus.

Namun benarkah Yesus telah disalib menurut Paulus dan Lukas? Benarkah Roma bertanggung jawab atas penyaliban Yesus? Ataukah Yesus dihukum oleh Yahudi? Tahukah Yahudi akan siapa yang mereka bunuh sesungguhnya? Apakah Paulus dan para pengarang ingin menyembunyikan sesuatu dan melimpahkan tanggung-jawab kepada Roma? Mungkinkah Yesus dihukum secara Taurat?

Deu. 21:22-23 And if a man have committed a sin worthy of death, and he be to be put to death, and thou hang him on a tree: His body shall not remain all night upon the tree, but thou shalt in any wise bury him that day; (for he that is hanged is accursed of God;) that thy land be not defiled, which the LORD thy God giveth thee for an inheritance. [KJV]
(Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah pohon, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada pohon itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.)

Benarkah Yesus disalib? Atau sebenarnya dibunuh oleh Yahudi dan digantung di pohon? Mari kita lihat ‘kesalahan’ Paulus dan Lukas dalam karangan mereka di Kisah Karya Para Rasul yang mungkin mengungkapkan apa yang sesungguhnya terjadi.

Acts 5:30 The God of our fathers raised up Jesus, whom ye slew and hanged on a tree. [KJV]
(Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu bunuh dan kamu gantung di sebuah pohon)
Acts 10:39 And we are witnesses of all things which he did both in the land of the Jews, and in Jerusalem; whom they slew and hanged on a tree: [KJV]
(Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada sebuah pohon.)

Itulah sebabnya, mayat Yesus dikuburkan pada hari itu juga sesuai hukum Taurat bahwa mayatnya jangan dibiarkan, melainkan dikuburkan pada hari itu juga.

Acts 13:29 And when they had fulfilled all that was written of him, they took him down from the tree, and laid him in a sepulchre.
(Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang dia, mereka menurunkan dia dari pohon itu, lalu membaringkannya di dalam kubur.)

Jadi, setelah Roma memberikan izin kepada Yahudi untuk menghukum Yesus sesuai Taurat, maka Yahudi menghukum Yesus dengan membunuhnya, dengan menusukkan ‘tombak taqdir’ ke perutnya, dan menggantungnya di pohon.

Namun benarkah bahwa mereka berhasil membunuh Yesus? Kenyataannya, Yudaslah yang mereka bunuh dan mereka gantung. Lalu mereka menurunkan mayatnya dan meletakkannya dengan isi perut terburai. Jadi, Yudas tidaklah bunuh diri dengan menggantung diri di pohon. Orang yang gantung diri di pohon tidak bisa turun sendiri dari pohon. Orang yang gantung diri di pohon tidak robek perutnya hingga isi perutnya terburai. Jika Yudas jatuh sendiri, batok kepalanyalah yang pecah, dan bukan perutnya. Jelas, Yudas dibunuh dengan ditusuk pada perutnya, lalu digantung di pohon, lalu diturunkan oleh Yahudi. Dan Yesus diselamatkan oleh Allah. Mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya. Berita ini datang setelah 6 abad mereka berada dalam keraguan akan siapa sesungguhnya yang mereka bunuh. Yesus ataukah Yudas?

Dan (mereka kafir) karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. [QS. An-Nisaa`: 157]

Namun ayat ini ditolak dan tidak dianggap sebagai firman Allah oleh Kristiani. Kenapa? Karena tidak sesuai dengan iman yang disusun oleh ilah mereka, Paulus.

Mereka menjadikan orang-orang alimnya, dan rahib-rahib mereka sebagai ilah selain Allah, dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. [QS. At-Taubah: 31]

Komentar

24 tanggapan untuk “Yesus Digantung Di Pohon?”

  1. Avatar manusia
    manusia

    kesesatan yang sangatlah nyata

  2. Avatar cinta damai ^_^
    cinta damai ^_^

    hmmpp…
    sorry yaaa…
    saya seorang Katoik n cuma mau ngomong dikit aja..
    gapapa kan kalo cuma ngelurusin dikit aja ??
    hmmm…
    yang masalah iman disandarkan pada penyaliban, itu hanyalah simbolis kita umat Katolik hmmm, kalo masalah tulisan..
    itu dibuat dari cerita para murid yesus langsung..
    masalah Lukas ato paulus itu versi mereka masing2, yaaa walaupun mengikuti orang yang sama tetep aja kan yng menulis itu orang yang berbeda, mereka kan juga manusia..

    Ya.. mereka juga manusia, bukan Tuhan
    jadi tulisan mereka ga bisa dibilang suci
    saya paham itu 🙂

    hmmm n yang Kisah para rasul sorry nie di ralat dikit
    Acts 5:30 The God of our fathers raised up Jesus, whom ye slew and hanged on a tree. [KJV]
    (Allah nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu bunuh dan kamu gantung di sebuah pohon)
    Acts 10:39 And we are witnesses of all things which he did both in the land of the Jews, and in Jerusalem; whom they slew and hanged on a tree: [KJV]
    (Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada sebuah pohon.)

    kata2 tree(pohon) ga ada di Alkitab, yg ada Kayu Salib, jadi “Allh nenek mmoyang kita telah membangkitkan Yesus, yang kamu bunuh dan kamu gantung di Kayu Salib”, begitu juga yang satunya..

    hmmm klo yang orang yg mati tergantung itu berasal dari budaya yahudi dulu jadi itu cuma ngikutin penguburan dari adat orang yahudi, n yang “Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang dia, mereka menurunkan dia dari pohon itu, lalu membaringkannya di dalam kubur.” itu juga kayu salib..

    Tree= pohon
    Wood = kayu
    Cross = salib, palang, kayu salib

    Namun benarkah Yesus telah disalib menurut Paulus dan Lukas? Benarkah Roma bertanggung jawab atas penyaliban Yesus? Ataukah Yesus dihukum oleh Yahudi? Tahukah Yahudi akan siapa yang mereka bunuh sesungguhnya? Apakah Paulus dan para pengarang ingin menyembunyikan sesuatu dan melimpahkan tanggung-jawab kepada Roma? Mungkinkah Yesus dihukum secara Taurat?

    nah yg ini juga akan saya jawab :
    1.Ya menurut Paulus dan Lukas Yesus di salib
    2.Roma bertanggung jawab walaupun tidak spenuhnya
    pada waktu itu persidangan rowawi lahh yang di tempuh mereka, maka seharusnya kekaisaran romawi lahh yang bertanggung jawab, namun potius pilatus tidak menemukan kesalahan Dia, jadi pilatus menyerahkan-Nya pada o
    3.tentu lah mereka tahu, merekan marah pada Yesus tentunya mereka tidak akan salah, bagaimana mungkin mereka salah sedangkan tentara romawi datang bersama Yudas iskariot??

    Yudas Iskariot masuk lebih dahulu dari tentara romawi untuk memastikan Yesus masih ada di tempat tersebut. Baru kemudian masuklah tentara Roma ke tempat itu dan menangkap Yudas yg disangka Yesus karena wajah dan suara Yudas telah diubah menjadi mirip Yesus.
    Oleh sebab itu Yudas tersu membantah bahwa dia bukan Anak Manusia, karena Anak Manusia telah diangkat ke langit. Namun mereka tak percaya dg bantahan Yudas. Akhirnya Yudas putus asa dan menyerah. Kasarnya, terserah lu deh, gue kasih tau juga lu ga bakalan percaya, sekate-kate lu aje deh. Mereka tanya: jadi elu Anak Allah. Kata Yudas: entu kan elu yg bilang kalo gue ini Anak Allah, terserah deh, ape kate lu aje. Mereka bilang: Udeh… sikat aje…

    Lukas 22:69 Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa.”

    4.para pengarang termasuk Paulus, Lukas, dll mereka tidak menyembunyika, bila membawa2 Romawi, karena pada saat itu adalah pemerintahan romawi yang berkuasa, maka pengadilan yang berlaku adalah pemerintahan romawi
    5.secara adat orang2 yahudi menghukum orang dengan di salib..

    yaa gitu dhe…
    sorry nie yaa cuma mau ngelurusin kq..
    cuma ga enk aja kalo gini..
    yaa stidaknya kan menghormati ^.^

    Ya udeh… terserah situ aje deh… nyang penting aye udeh nyampein

    1. Avatar utusan yesus
      utusan yesus

      “KITA” ???? Loe aja kalee,,, gw mah jauuuuhhhh,,,,,,,,

  3. Avatar betawy
    betawy

    ane kadang2 merasa kasihan sama orang2 kristiani,karna mereka telah di tipu oleh para paus terdahulu. namun ane kga bisa berbuat ape2 utk meluruskan mereka,ane hanya bisa berdo’a ke hadirat ALLah SWT. yang maha esa. “Dia tidak branak dan tidak pula di peranakan” agar mereka di berikan hidayah dan kembali kepada kebenaran yang haq,sungguh semua nya telah nyata,yang haq adalah haq yang bathil adalah bathil.

  4. Avatar cyberturtle
    cyberturtle

    menurut aku sih ga penting kebenaran agama itu gimana…

    aku sebagai orang katolik, ga mau pusing2 sama hal2 kayak gitu…

    agama mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan, dan hubungan antara manusia dengan sesama manusia…

    dan menurut aku, selama ini hubungan antar sesama manusia (inget… sesama MANUSIA… ga penting agamanya…) yang diatur sama agamaku baik2 aja.

    kalo emang agamaku ngajarin bikin manusia saling bermasalah dengan manusia lain, aku mending ga punya agama….

    menurutku Tuhanku juga ga mungkin nyampe nyuruh aku musuhin sesama manusia (inget… ga penting apa agamanya…)

    Islam juga mengajarkan agar menjaga haq kafir dzimmi, yaitu non-muslim yg mau berdamai dg Muslim. Anda lebih memilih jd atheis drpd menjadi penganut Kristen Katholik, itu urusan Anda. Saya sedang melihat Nabi Isa (yg Anda sebut Yesus) dr sudut pandang Islam yg diperkuat oleh sumber agama Anda.

  5. Avatar toeloes
    toeloes

    kata org kristen klo tuhan itu punya anak…berarti tuhan punya ponakan dong..

    tergantung, tuhannya punya sodara yg punya anak apa nggak?

  6. Avatar kabariberita
    kabariberita

    Ane setuju dengan tulisan anda, dan seharusnya jika mereka mengakui akan kebenaran Injil barnaba mungkin akan membuka mata hati orang kristiani, karena ada salahs atu murid Nabi Isa As yang termasuk Hawry 12 tersebut mengakui sendiri siapa yang disalib dan bagaimana kondisi sebenarnya Nabi Isa tersebut

  7. Avatar ahmad
    ahmad

    tulisan yang bodoh hahaaahha

    artikel kami yg bodoh atau ajaran trinitas yg bodoh?

    1. Avatar sain's

      saya hanya tertawa kalo umat kiristiani, bicara ga mempermasalakan agama, agama itu penting lho,… untuk mengatur manusia supaya selamat sampai di akhirat negeri yang kekal, yang baik amal perbuatannya selama di dunia ini akan masuk surga, dan yang ga ada mengerjakan amal baik, tentunya akan masuk ke neraka kekal selamanya, Na’uzubillah min zalik, kembalilah, kembalilah ke jalan yang lurus, jangan ada nanti penyesalan berkepanjangan.

      1. Avatar beny
        beny

        tolong jangan digeneralisasi donx. yang bilang agama dak penting kan sih cyberturtle. dia berbicara tidak mewakili kekristenan.

    2. Avatar beny
      beny

      yang bodoh adalah semua yang menganggap dirinya pintar. karena itu saya ngaku saya bodoh dan masih terus belajar.

      yang bodoh adalah semua yang menganggap dirinya pintar? berarti yang pintar itu adalah semua yang menganggap dirinya bodoh?
      Berarti Anda ngaku bodoh supaya dianggap pintar dong….
      Hayoo…. 🙂

  8. Avatar beny
    beny

    “Namun benarkah bahwa mereka berhasil membunuh Yesus? Kenyataannya, Yudaslah yang mereka bunuh dan mereka gantung.” ini kutipan dari artikel anda.

    yang saya mau tanyakan, jika yang lain anda tunjukan ayat dari alkitab, tapi pernyataan ini kok tidak ada sumbernya? kata “kenyataannya” dengan tidak ada sumber referensinya, menunjukkan anda sudah punya presaposisi negatif terhadap ajaran kristiani. jadi apapun yang di bicarakan, pasti negatif bentuknya.
    tp trims sudah susah payah buat artikel ini.

    Sebenarnya kami ada sumbernya, pak. Tapi masalahnya sekarang, bagaimana asumsi Anda tentang Injil Barnabas dan juga naskah2 laut mati yang menjelaskan bahwa Yudas itulah yg disalib?
    Kalo Anda punya asumsi positif terhadap itu, maka Anda akan menemukan bahwa ada kisah yg hilang dalam 4 Injil, atau sengaja dihilangkan dan dikaburkan. Kisah itu adalah mengenai tertelungkupnya Yudas di Tanah Darah dengan perut terburai seperti saya bahas di atas. Dan juga saya bahas dalam Penderitaan Yesus.
    Anda sendiri sudah punya asumsi positif atau belum terhadap Al-Qur`an? Karena dalam Al-Qur`an juga tercantum jelas bahwa Nabi Isa itu tidak disalib.

    1. Avatar beny
      beny

      oleh karena saya dak punya asumsi positif terhadap Al-Qur’an (walaupun juga dak negatif, hanya netral), maka saya dak mau bahas tentang Al-Qur’an. karena jika sudah demikian apa pun yang saya bahas pasti akan sangat subjektif.
      untuk sumber diluar alkitab yang bagi kami menyimpang (subjektif, ini harus diakui), itu banyak sekali. tapi juga ada sumber diluar alkitab yang mendukung tulisan josephus, polykarpus, irenius, calvin. tapi percuma kita bahas panjang lebar, sekali-lagi, presaposisi kita sudah sangat beda. sebagai informasi aja, kata “tree” dalam KJV adalah dari kata yunani “ksulon” yang artinya kayu, pasung, pentung, tiang, pohon, kayu bakar, salib.

      Nah, itulah masalahnya, bos. 🙂
      Anda sudah punya asumsi duluan bahwa Alkitab Anda itu benar adanya. Apa yg mendukung alkitab Anda, Anda anggap benar. Apa yg bertentangan dg alkitab Anda, Anda anggap menyimpang. Itulah sebabnya Anda ga mau bahas berdasarkan ayat Al-Qur`an. Padahal dalam artikel di atas, saya menggunakan sumber non-Qur`an, dan non-Islami. Justeru saya menggunakan injil yg ada di alkitab Anda dan juga injil Barnabas. Sekarang, siapa yg netral dan siapa yg “netral”?

      Sepertinya, justeru Anda yg “netral”. Anda menganggap bahwa Al-Qur`an dan Injil Barnabas tidak bisa dijadikan sumber pembahasan, artinya “apapun yang di bicarakan, pasti negatif bentuknya”. Itu berarti Anda telah berasumsi negatif duluan terhadap sumber lain. Betul tidak? 🙂
      Hehehe…
      Ga harus dijawab. Apa pun jawaban Anda, para pengunjung di sini juga sudah dapat menyimpulkan apa yg tersirat dalam pernyataan Anda di atas. 🙂

      1. Avatar beny
        beny

        sy dak mau komentar terlalu banyak lagi. sy cuma mau meluruskan netral yang saya maksud dengan pandangan sy terhadap al-qul’an. sy maksud netral adalah saya tidak tahu banyak tentang al-Qur’an, makanya dak negatif juga. dan karena itu pula saya dak mau bahas. jd jangan berpandangan negatif bahwa saya memandang negatif al-qul’am anda. sy hanya tidak tahu. maka itu yang saya maksud dengan netral. 🙂
        jika kami percaya alkitab kami, maka bagi saya itulah iman. iman setiap orang bisa berbeda, dan tidak ada yang perlu diperdebatkan dengan keberadaan iman.

        🙂 Saya tidak bertanya apakah Anda beriman kpd Al-Qur`an atau tidak. Apakah Anda fikir, ketika saya menggunakan alkitab Anda sbg sumber bahasan, berarti saya beriman kpd alkitab? Tidak.
        Gini aja, kalo Anda memang benar2 netral, berarti Anda juga harus bisa menerima Al-Qur`an sebagai sumber dalam bahasan. Setidaknya, Anda dapat menerima Injil Barnabas sebagai sumber bahasan, bukan sumber iman dsb. Bukan.

        Kita tengah membahas peristiwa penyaliban. Tetapi kita tidak membahasnya berdasarkan satu sumber, tetapi berbagai sumber. Dan terhadap sumber2 ini, kita perlu netral, tidak ada preasumsi apa pun.
        Sumber2 ini saling melengkapi dan saling meluruskan.

        walau tanpa melibatkan al-Qur`an, hanya alkitab Anda dan Injil Barnabas, maka pembahasan saya di atas adalah memiliki sumber. Artinya, tulisan di atas bukan tanpa sumber. Tulisan di atas memiliki sumber. Namun Anda menolak tulisan di atas, karena bertentangan dengan iman Kristen yg Anda pegang. Itu menunjukkan bahwa Anda sudah tidak netral, karena Anda berpegang kepada iman, walau sumber2 tsb mengatakan hal yg berbeda. Maka iman Anda itu tanpa sumber.

  9. Avatar fitra
    fitra

    subhanallah…. alhamdulillah aku terlahir sebagai seorang muslim. dgn artikel ini semakin menambah ilmu dan keyakinanku, bahwa islam penuntunku hingga akhir zaman…

    sbg sesama muslim, penulis artikel salam kenal yah…
    menurutku anda smart, berani untuk menyampaikan ini 🙂

    buat temen2 non-Islam, ini sekedar info saja… 🙂 ga da mksud apa2 ..okey

  10. Avatar Anak_Papua

    maaf bro, saya sedikir berkomentar… kalo anda berpatokan pada injil barnabas berarti anda salah besar karna injil barnabas adalah injil yang memutar balikan fakta dari yang ada di dalam kitab suci ALKITAB…

    nah ini nih yg jadi masalah. Anda mengatakan bahwa Injil Barnabas itu memutar balikkan fakta, karena menurut Anda berbeda dg Alkitab. Padahal, baik Injil barnabas mau pun Alkitab itu sama2 tulisan manusia. Saya tidak berpatokan, tetapi menjadikannya salah satu sumber untuk mendapatkan gambaran peristiwa yg sesungguhnya. Karena gambaran peristiwa penyaliban dalam Alkitab itu tidak lengkap.

    kalo anda mau kebenaran tentang alquran yang sebenarnya menjurus ke alkitab ada ayatnya di dalam alquran yang menjurus kepada kebenaran yaitu ALKITAB..

    Maksudnya?

    saya juga sudah mendalami kitab injil barnabas yang anda maksud dan itu, thx to tempatnya…

  11. Avatar Lilly

    Al Qur’an adl penyempurna kitab2 tterdahulu. Artinya kalo jaman sekarang , Al Qur’an adl edisi revisi, karena edisi I,II,III “belum” sempurna. Bahkan di Injil “asli” di katakan soal Muhammad.
    Ga ada salah nya kan pake BUKU EDISI terbaru dengan kurikulum baru yg sudah di sempurnakan “Penerbitnya”. ALAH SWT… 🙂

    1. Avatar yudi
      yudi

      cetakan yang ke berapa? di jual di mana?

  12. Avatar sentotweleri
    sentotweleri

    Assalamu Alaikum..
    Bagi yg punya blog salam kenal,,Saudaraku teruskan JIHAD mu, dalam meluruskan umat manusia yg tersesat dengan pedoman AL-QUR,AN untuk bersujud kepada ALLAH.

  13. Avatar sentotweleri
    sentotweleri

    Ingat! Saudaraku se iman,,sebarkan ajaran islam, tapi tetap dengan cara penuh kasih sayang dalam meluruskan dan mengingatkan manusia2 yg masih tersesat, seperti apa yg dilakukan ROSULULLAH SAW kepada orang2 yg belum mengerti. Kita hanya bisa mengingatkan meluruskan, tapi ALLAH yg memberikan Hidayah…Amiiin.(salam ukuwah).

  14. Avatar ahmadsyahid

    ada buku bagus judulnya ” Injil petunjuk jalan menuju Islam ” perjalanan seorang kristen sejati menuju Islam. penulis Lisu Marimpin Lobo dari Tanah Toraja.

  15. Avatar elias

    Kenapa perbedaan ini selalu jadi perdebatan,.. siapa yg salah dan siapa yang benar. to ‘ ini juga kisah abat abat yg lalu hanya iman tiap org yg bisa tahu kebenarannya untuk dirinya sendiri. ” kalau boleh tahu Ibu Lisu Marimpin Lobo asalnya toraja mana, Rantepao atau makale. Dan karya karyanya yg nyata selain buku di tanah toraja apa saja.

    1. Avatar mamo cemani gombong

      apakah paus paulus mundur karena masuk islam ???

  16. Avatar Malik
    Malik

    paus benediktus XVI mundur, mungkin karena kasus masuk islamnya puluhan uskup dan bocornya manuskrip injil lama yang di dalamnya terdapat nama nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam

Tinggalkan Balasan ke cinta damai ^_^ Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *