Kategori: Ibadah dan Hukum

  • Parfum, Alkohol, dan Wanita

    Menggunakan parfum atau wangi-wangian merupakan salah satu kebiasaan Rasulullah SAW. Mencontoh kebiasaan beliau yang satu ini termasuk ibadah. Parfum, selain menghilangkan bau badan, sangat bermanfaat bagi perkembangan otak. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda menggunakan parfum. (lebih…)

  • Para Salafush Shalih yang Menyembah Kubur

    Sungguh keji perkataan salafiyyun terhadap Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Di antara julukan mereka terhadap kita adalah Quburiyyun, penyembah qubur, dsb. Kata-kata semacam ini sama dengan takfir. Karena penyembah kubur itu sudah jelas batal keislamannya. Lalu mereka menyebut kita sebagai penyembah kubur hanya karena kita berziaroh ke makam para wali dan orang-orang shalih. (lebih…)

  • Para Shahabat yang Terjatuh kepada Syirik

    Menurut kaum salafy, tabarruk dengan bekas orang shalih itu adalah syirik. Padahal setiap hari kita bertabarruk dengan makanan dan obat-obatan. Misalnya kita tahu bahwa habbatus sauda mengandung keberkahan, lalu kita bertabarruk dengan memakannya dengan harapan Allah memberi kita kesembuhan. Lalu apa bedanya dengan kita mengetahui bahwa orang shalih itu adalah orang yang diberkahi Allah, lalu kita bertabarruk dengan meminum air yang pernah disentuhnya? Jika perbuatan semacam ini dianggap syirik oleh salafiyyun, maka telah banyak shahabat-shahabat utama dan juga salafush shalih setelah mereka yang telah melakukan syirik. Inilah di antara para shahabat dan salafush shalih tersebut: (lebih…)

  • Penduduk Syurga

    قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ الْجَنَّةِ كُلُّ ضَعِيفٍ مُتَضَاعِفٍ لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللَّهِ لَأَبَرَّهُ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ
    قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ رضي الله عنه : إِنْ كَانَتْ الْأَمَةُ مِنْ إِمَاءِ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَتَأْخُذُ بِيَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَنْطَلِقُ بِهِ حَيْثُ شَاءَتْ

    (صحيح البخاري)

    Rasulullah SAW bersabda :
    “Maukah kukabarkan pada kaliam siapa penduduk sorga?, semua yg lemah dan tertindas dan rendah hati, jika mereka bersumpah (berdoa) dengan Nama Allah niscaya Allah kabulkan”. (Shahih Bukhari)
    Berkata anas bin Malik ra : “Jika seorang budak miskin diantara penduduk di Madinah menggenggam tangan Rasul saw lalu mengajak beliau saw, maka beliau saw akan ikut kemanapun budak itu mau membawa beliau saw” (Shahih Bukhari) (lebih…)

  • Jumlah Roka’at Sholat Tarawih

    “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pada suatu malam shalat di masjid lalu para sahabat mengikuti shalat Beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Beliau shalat maka manusia semakin banyak, kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Beliau bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadhan.” (HR Muslim) (lebih…)

  • Hutang kepada Allah

    عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَعَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرٍ أَفَأَقْضِيهِ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ يُقْضَى

    (صحيح البخاري)

    Dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhumaa :
    Datang seseorang pada Nabi saw dan berkata : Wahai Rasulullah (saw), Sungguh ibuku wafat dan ia mempunyai hutang puasa satu bulan, apakah aku membayarnya untuknya?, sabda Rasulullah saw : “Betul, dan Hutang pada Allah (swt) lebih berhak untuk ditunaikan” (Shahih Bukhari) (lebih…)

  • Ibadah Nabi SAW di Bulan Sya’ban

    Sungguh berkata Sayyidatina Aisyah ra :
    Belum pernah Nabi saw melakukan puasa sunnah pada suatu bulan pun sebanyak puasa sunnah beliau saw dibulan Sya’ban, dan sungguh beliau saw pernah melakukan puasa Sya’ban sebulan penuh, dan beliau saw bersabda : “Beramallah dari amal amal semampu kalian, sungguh Allah swt tidak pernah bosan hingga kalian sendiri yg bosan”, dan shalat sunnah yg paling disukai Nabi saw adalah yg dilakukan dg berkesinambungan walaupun sedikit, dan beliau saw jika melakukan shalat sunnah maka beliau saw mendawamkannya. (Shahih Bukhari) (lebih…)

  • Dua Kaki yang Berdebu

    Sungguh berkata Sayyidatina Aisyah ra :
    ”Dari Abaayah bin rifa’ah berkata : aku bertemu dg Abu Absin saat aku berangkat shalat jumat seraya berkata, Aku mendengar Rasulullah saw bersabda : Barangsiapa yg berdebu kedua kakinya menuju di Jalan keridhoan Allah, maka Allah haramkan ia dari api neraka” (Shahih Bukhari) (lebih…)

  • Tahnik dan Tabarruk

    Dari Asma’ binti Abu Bakr (semoga Allah meridhai keduanya) bahwa dirinya ketika sedang mengandung Abdullah bin Zubair di Makkah mengatakan, “Aku keluar dan aku sempurna hamil 9 bulan, lalu aku datang ke Madinah, aku turun di Quba’ dan aku melahirkan di sana, lalu aku pun mendatangi Rasulullah Shallalloohu ‘alayhi wasallam, maka beliau SAW menaruh Abdullah bin Zubair di dalam kamarnya, lalu beliau SAW meminta kurma lalu mengunyahnya, kemudian beliau SAW memasukkan kurma yang sudah lumat itu ke dalam mulut Abdullah bin Zubair. Dan itu adalah makanan yang pertama kali masuk ke mulutnya melalui Rasulullah SAW, lalu beliau SAW pun mendo’akannya dan mendoakan keberkahan kepadanya.” [HR. Bukhori] (lebih…)

  • Bagaimana Kita Bermadzhab?

    Madzhab bermakna tempat orang pergi bertanya. Dulu, jika orang menemui suatu perkara agama yang belum diketahui hukumnya, mereka pergi kepada ulama mujtahid seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Asy-Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal dan imam-imam lainnya yang telah mencapai derajat mujtahid muthlaq. Namun mereka saat ini telah meninggalkan dunia, lalu ke mana kita bertanya? (lebih…)