Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. Al-Baqoroh: 120)
Sebagian manusia ada yang selalu benci kepada Nabi Muhammad saaw dan apa yang beliau bawa dari Allah SWT. Sebenarnya tidak ada alasan yang valid untuk membenci Nabi Muhammad saaw. Namun begitulah anak-anak Iblis dalam menghalangi da’wah Hamba Allah yang terpilih, Muhammad Al-Musthofa.More…
POLYGAMI
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya. (QS. An-Nisa`: 3)
Saat ini ada gerakan untuk menentang polygami. Pada zahirnya, penentang polygami ini kebanyakan adalah dari kalangan Muslimah. Tetapi siapa gerangan yang telah menggerakkan Muslimah-Muslimah ini untuk menentang syariat Nabi mereka? Non-Muslim mungkin ada di belakang mereka. Non-Muslim merekayasa pemberitaan sedemikian rupa dan membuat penggerakkan massa melalui agen-agen mereka yang mengaku Muslim untuk menentang polygami. Polygami mereka jadikan suatu hal yang harus ditentang seperti mereka telah menentang Rancangan Undang-Undang Anti Phornographi dan Phornoaksi (RUU APP). Ketika syariat ditentang dan ma’siat di dukung, maka siapa lagi yang merekayasa semua itu kalau bukan anak-anak Iblis yang ingin membinasakan keturunan manusia?
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al-Baqoroh: 208)
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. (Yohanes 8:44)
Apakah polygami merupakan alasan yang valid untuk membenci Muhammad Rasulullah saaw? Tentu saja tidak. Bukankah dalam Alkitab pun dikisahkan bahwa para Nabi sebelum Muhammad Rasulullah saaw juga berpolygami? Daud, Sulaiman, Ibrahim, Ya’qub. Bukankah mereka semua berpolygami? Beranikah Anda menyebut Sulaiman, Daud, Ya’qub, dan Ibrahim sebagai ‘maniak seks’ atau ‘tukang kawin’? Tidaklah membenci polygami kecuali orang-orang yang ditipu daya oleh Iblis.
Apakah UU Polygami itu sesuai syariat Islam? Tentu saja tidak. Setiap laki-laki diperbolehkan berpolygami dan tidak masalah apakah ia seorang PNS, tokoh agama, atau apa pun. Kebanyakan wanita tidak siap dimadu karena mereka lebih melihat cinta manusia daripada cinta Ilahi. Seandainya semua manusia ini menjadikan cinta Ilahi di atas segala cinta dalam hatinya, maka polygami bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Ketahuilah, setulus apa pun seorang suami mencintai isterinya, suatu saat pasti keduanya akan berpisah. Tetapi jika yang diharapkan manusia itu adalah cinta Ilahi, maka ketahuilah bahwa Allah itu Kekal. Manusia di zaman ini lebih mementingkan cinta makhluq. Makhluq menjadi segala-galanya. Pernikahan hanya dihubungkan dengan seks dan cinta. Padahal pernikahan adalah suatu lembaga suci yang tujuannya adalah membentuk keluarga yang sakinah dan dicintai Allah. Jika seorang wanita menikah dengan seorang pria hanya dengan tujuan seks dan cinta, maka dia tidak akan pernah siap untuk dimadu. Tetapi kesiapan seorang wanita untuk dimadu adalah indikasi bahwa dia menikah dengan seorang pria adalah karena Allah SWT.
Kemudian ketahuilah oleh kalian bahwa jumlah wanita di dunia saat ini adalah lebih banyak daripada kaum pria. Wahai kaum ibu, jika kamu tidak ingin puteri-puterimu terjerembab dalam lembah kenistaan, maka ajarilah mereka untuk siap dimadu. Karena menjadi madu seseorang lebih mulya daripada dia menjadi pelacur. Dan berbagi cinta dengan wanita lain adalah lebih mulya dari pada membiarkan wanita lain menjadi pelacur. Penolakan terhadap Syari’atul Muthohharoh hanya timbul dari hati egois yang telah dipengaruhi oleh syaithan. Maka berhati-hatilah, janganlah Anda jauh dari majelis ta’lim. Karena orang yang jauh dari majelis ta’lim itu seperti seekor domba yang jauh dari kawanannya, maka dia akan diterkam serigala buas.
Ingatlah, tidak sempurna imanmu hingga kamu mencintai saudaramu seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Pahamilah perasaan wanita lain yang tidak bersuami. Siapa yang melindungi mereka? Siapa yang mengasihi dan menyayangi mereka? Siapa yang memberi kehangatan dan kemesraan bagi mereka? Apakah Anda lebih senang jika saudari kandung Anda mendapatkan semua itu dengan jalan tidak halal? Apakah Anda lebih senang jika putri kandung Anda mendapatkan semua itu dengan jalan tidak halal?
Setiap wanita mempunyai hak untuk dikasihi, disayangi, dilindungi, dsb. Kewajiban seorang pria untuk memberikan semua hak wanita itu dengan jalan yang halal. Maka nikahilah dua, tiga, atau empat wanita. Tetapi jika Anda adalah orang yang TAKUT tidak bisa berbuat adil, maka nikahilah satu wanita saja. Semoga Allah menjadikan aku dan kalian, wahai para pria sejati, sebagai pria-pria pemberani yang dapat berbuat adil kepada para isteri. Pria pemberani seperti Nabi Ibrahim, Nabi Ya’qub, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, dan Nabi Muhammad saaw.
Memang benar bahwa manusia tidak bisa adil seperti Tuhan, tetapi setidaknya manusia bisa mendekati keadilan. Sebagaimana hakim di dunia tidak mungkin bisa adil seperti Tuhan, tetapi setidaknya dengan mengikuti syariat Islam, seorang hakim bisa mendekati keadilan Tuhan. Tetapi sayangnya, di Indonesia, hukum yang di pakai bukanlah hukum yang bersumber dari Kitab Allah. Bangsa Indonesia di zaman ini lebih memilih peraturan buatan penjajah dan menentang peraturan buatan Tuhan. Padahal peraturan buatan manusia tentu bukan peraturan yang adil. Karena manusia memang tidak bisa adil seperti Tuhan. Jika manusia mau adil, maka ikutilah hukum Tuhan.
Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir … maka mereka itulah orang-orang yang zhalim (aniaya dan tidak adil) … maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS. Al-Maidah: 44, 45, 47)
JIHAD
Lihatlah bagaimana mereka membuat perumpamaan-perumpamaan (pencitraan) terhadapmu; karena itu mereka menjadi sesat dan tidak dapat lagi menemukan jalan (yang benar). (QS. Al-Isra`: 48)
Salah satu pencitraan yang keji adalah ketika jihad dicitrakan sebagai terorisme dan mujahid adalah teroris. Padahal perang ala Amerika itulah yang merupakan terorisme hakiki. Jihad bukanlah terorisme. Karena jihad adalah membela kebenaran dan menghancurkan kebathilan. Dan salah satu tokoh kebathilan di dunia saat ini adalah George W. Bush.
Jihad bukanlah alasan yang tepat untuk memusuhi Nabi Muhammad saaw. Karena para Nabi sebelum Muhammad Rasulullah saaw pun berjihad mengangkat pedang. Bacalah Al-Qur`an dan Alkitab, maka akan Anda dapati bahwa Daud pun berjihad mengangkat pedang. Musa pun berjihad mengangkat pedang. Menyebut Muhammad Rasulullah saaw sebagai teroris adalah pencitraan yang sangat keji. Tidak ada seorang pun yang percaya bahwa Muhammad Rasulullah saaw itu adalah teroris, kecuali orang-orang bodoh yang tidak memiliki ilmu tentang hal ini. Sungguh tolol orang yang menyebut Muhammad Rasulullah saaw sebagai teroris. Sungguh dungu dan idiot pemimpin agama yang menyebut Muhammad Rasulullah saaw sebagai teroris.
Tahukah Anda, bahwa ketika Anda mengingkari salah satu syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad saaw, ketika Anda menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah dan mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah, maka syahadat Anda perlu dipertanyakan kesahihannya? Sebab, salah satu hal yang membatalkan syahadat seseorang adalah mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah serta menghalalkan apa yang diharamkan oleh-Nya. Dan berhati-hatilah terhadap anak-anak Iblis yang menghasut kita agar mengatur polygami dan jihad berdasar keinginan mereka dan bukan berdasar peraturan Allah. Dan berhati-hatilah terhadap anak-anak Iblis yang menganjurkan Anda untuk meminum khamr. Bahkan mereka menganjurkan untuk memakan roti yang telah dicelup ke dalam khamr di tempat ibadah mereka. Ketahuilah, Nabimu bersabda bahwa khamr itu bukanlah obat, bahkan khamr itu adalah penyakit.
Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah. (I Timotius 5:23)
Mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Syaitan) menjadikan mereka memandang baik perbuatan mereka yang buruk itu. (QS. At-Taubah: 37)
Dari Anas bin Malik ra katanya: Rasulullah saaw bersabda: Di antara tanda-tanda hampir Kiamat ialah terhapusnya ilmu Islam, munculnya kejahilan, ramainya peminum arak dan perzinaan dilakukan secara terang-terangan. (HR. Bukhori dan Muslim)