Blog

  • MEMBERSIHKAN DIRI

    Untuk sukses di dunia dan di akhirat, pertama sekali kita harus membersihkan diri kita dari syirik, sombong, riya`, curang, dusta, dan sifat-sifat buruk lainnya. Marilah kita tampil di hadapan Allah sebagai pribadi yang bersih. Sesungguhnya perbuatan dosa itu hanyalah asap yang timbul dari api sifat yang buruk.
    Rasulullah pernah mengajarkan kepada kita agar kita berlindung dari hati yang tidak khusyu, dari hawa nafsu yang tidak pernah kenyang, dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan dari do’a yang tidak dikabulkan.
    Jika Anda belum berhasil dalam suatu hal, maka cobalah lihat hati dan diri Anda. Sudahkah terbebas dari syirik dan sombong? Jika belum, bisa jadi itulah penyebabnya. Allah sayang kepada kita semua. Allah tidak ingin kita bertambah sombong disebabkan kesuksesan yang kita dapat. Allah tidak ingin kesuksesan kita hanya memperlebar pintu hawa nafsu.
    Kesombongan itu timbul disebabkan kurang kenalnya kita dengan Allah. Dengan mengenal Allah, kita akan sadar bahwa diri dan perbuatan kita hanyalah ciptaan Allah. Jika Anda pernah memuji keindahan sebuah lukisan, tentu Anda tidak bermaksud mengatakan bahwa lukisan itu hebat. Tetapi yang Anda maksudkan adalah orang yang membuat lukisan itu hebat, sebab ia dapat membuat lukisan yang indah itu. Maka segala puji hanya milik Allah saja. Tidak ada daya untuk menghindari ma’siat dan tidak ada kekuasaan untuk berbuat tha’at, kecuali dengan (daya, kekuatan, dan kasih-sayang) Allah. Segala ketha’atan kita adalah karunia dari Allah untuk kita syukuri.
    Mari kita bersihkan kaca jendela rumah kita, agar sewaktu mentari bersinar, cahayanya dapat menerangi rumah kita. Kesuksesan bukanlah hasil perbuatan kita. Tetapi kebiasaan baik dapat mengantarkan kita ke gerbang kesuksesan.
    Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah, dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. (Q.S. Al-Muddatstsir: 1-6)
    Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. (Q.S. Huud: 114)
    Diriwayatkan daripada Anas r.a katanya: Seorang lelaki berjumpa Nabi s.a.w lalu berkata: Wahai Rasulullah! Aku telah melakukan sesuatu yang boleh dikenakan hukum hudud, oleh itu hukumlah aku. Anas berkata: Sebaik sahaja tiba waktu sembahyang lelaki tersebut turut mendirikan sembahyang bersama-sama Rasulullah s.a.w. Setelah selesai sembahyang lelaki tadi berkata: Wahai Rasulullah! Aku telah melakukan sesuatu yang boleh dikenakan hukum hudud. Oleh itu hukumlah aku sebagaimana yang dinyatakan dalam al-Quran. Baginda bersabda: Adakah kamu mendirikan sembahyang bersama-sama kami? Lelaki tersebut menjawab: Ya. Baginda bersabda: Kamu telah diampunkan oleh Allah s.w.t. (HR. Bukhori dalam Kitab Hudud hadits nomor 6323; HR. Muslim dalam Kitab Taubat hadits nomor 4965)
    Membersihkan diri dari dosa adalah hal yang mudah. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menghapus dosa sebagaimana telah disebutkan dalam banyak hadits, antara lain:
    Ø       Membaca Subhaanallaahi wa bi hamdih 100x
    Ø       Membaca Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qodiir 100x
    Ø       Sholat wajib 5 waktu
    Ø       Membaca sayyidul istighfar 3x
    Ø       Membaca tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir
    Ø       Bershodaqoh jariyah, dan masih banyak lagi
    Diriwayatkan daripada Abdullah bin Mas’ud r.a katanya: Aku menemui Rasulullah s.a.w ketika baginda dalam keadaan tidak sihat. Aku menggosok baginda dengan tanganku. Aku katakan kepada baginda: Wahai Rasulullah! Sesungguhnya engkau benar-benar tidak sihat. Rasulullah s.a.w bersabda: Memanglah, apa yang aku alami sekarang ini adalah sama seperti yang di alami oleh dua orang di antara kamu. Aku berkata: Kalau begitu engkau beroleh dua pahala sekaligus. Rasulullah s.a.w bersabda: Benar. Kemudian Rasulullah s.a.w bersabda lagi: Setiap orang muslim yang ditimpa musibah atau sakit dan sebagainya, maka Allah akan mengampunkan kesalahan-kesalahan dari sakitnya, sebagaimana daun yang gugur dari pokoknya. [HR. Bukhori (Kitab Pesakit), Muslim (Kitab Kebaikan, Kitab hubungan Keluarga dan Etika), Ahmad bin Hanbal,  Ad-Darimi, (Kitab Lemah Lembut)]
    Membersihkan diri dari dosa mirip seperti menggugurkan daun dari pohon di musim gugur. Hal itu adalah mudah, Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang. Tetapi mudahkah mencabut pohon tersebut hingga ke akar-akarnya?
    Ada yang lebih penting dari membersihkan dosa, yaitu membersihkan diri dari hawa nafsu, syirik, sombong, dan sifat buruk lainnya. Sifat-sifat ini adalah akar dari dosa-dosa yang timbul pada diri kita. Untuk membersihkan diri dari hawa nafsu dan syirik diperlukan latihan dan perjuangan panjang tiada henti hingga akhir hayat. Pelatihan yang dapat kita lakukan adalah dengan dzikrullah yang khusyu, shalat yang khusyu, dan puasa yang berkualitas dan shodaqoh. Dan ingatlah bahwa setiap kebaikan itu adalah shodaqoh.
    Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al-‘Ankabut: 45)
    Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu`. (Q.S. Al-Baqarah: 45)
    Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya). (Q.S. An-Nazi’at: 40-41)
    (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q.S. Ar Ra’d: 28)
    Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (Q.S. Ali ‘Imran: 133-136)
    Kegelisahan itu datangnya dari hawa nafsu, hubbud dunya (terlalu cinta kepada dunia), dan syaithan. Dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah hati akan menjadi tenang dan mantap. Syaikh Ibnu ‘Atho`illah pernah berkata, “Bagaimana hati itu dapat memancarkan cahaya, padahal dalam hatinya terlukis semua gambar-gambar kepada selain Allah. Bagaimana orang dapat berangkat menghadap Allah, padahal ia selalu terikat oleh syahwat (keinginan). Bagaimana orang dapat mempunyai keinginan kuat agar dapat masuk ke hadirat Allah, padahal hatinya belum suci dari janabah kelalaiannya. Bagaimana bisa berharap agar mengerti terhadap rahasia-rahasia yang halus, padahal ia belum bertaubat untuk menebus kesalahan-kesalahannya.” (Syaikh Ibnu ‘Atho`illah, Matnul Hikam, point kedua belas)
    Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran? (Q.S. Al-Jatsiyah: 23)
    Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. (Q.S. An-Najm: 23)
    Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya. (Q.S. Al-Qamar: 3)
     

  • MANIS BUKAN BERARTI MADU

    Diriwayatkan daripada Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Kamu telah mengikuti sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehinggakan mereka masuk ke dalam lubang biawak kamu tetap mengikuti mereka. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksudkan itu adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani? Baginda bersabda: Kalau bukan mereka, siapa lagi? (HR. Bukhori, Muslim, Ahmad)
    Yahudi dan Nashrani selalu berusaha meracuni kita hingga kita mengikuti langkah-langkah mereka. Mereka mengemas kesesatan dengan sesuatu yang indah, sehingga kita merasa malu untuk menolak kesesatan itu.
    Mereka mengemas rencana busuk untuk menjauhkan para ibu dari anak-anak mereka dengan kata ‘Emansipasi Wanita’. Padahal kita tahu, nasib suatu bangsa berada di tangan para ibu. Ibulah yang mendidik putra bangsa menjadi seseorang. Jika anak sudah dititipkan kepada orang lain yang berpendidikan rendah, apa jadinya anak itu. Wanita juga digenjot untuk mempelajari apa yang dipelajari kaum pria untuk berkarir. Tetapi mereka dibuat lalai untuk mempelajari apa yang harus dipelajari seorang ibu untuk mendidik dan memperhatikan serta menyayangi anak-anak mereka.
    Mereka juga berusaha untuk membuat kaum pria menjadi impoten. Kalau pun mereka memiliki anak, anak mereka tidak sesehat bayi seharusnya. Mereka mengatakan bahwa seorang pria baru dikatakan pria, jika ia merokok. Padahal para banci pun banyak yang merokok, tetapi mereka tetap saja seperti wanita.
    Jargon Hak Asasi Manusia juga telah membuat banyak negara menjadi kacau balau. Mereka membiaskan pemahaman Hak Azasi Manusia kepada kebebasan tanpa tanggung-jawab. Manusia memang memiliki hak azasi. Tetapi hak azasi manusia bukan hak azasi binatang yang tanpa tanggung-jawab. Manusia harus mempertanggung-jawabkan segala amalnya. Kalaupun ia dapat lolos dari pengadilan manusia, ia tidak akan dapat lolos dari pengadilan Allah. Allah menguasai manusia, baik sewaktu mereka di dunia mau pun di akhirat. Allah dapat menghukum manusia kapan saja Dia Kehendaki. Hak Azasi Manusia hanyalah jargon untuk membuat manusia lupa akan eksistensi Allah. Mereka yang terkena pemikiran sesat ini bisa berubah menjadi kaum atheis. Na’udzubillahi min dzalik.
    Mereka juga berusaha membuat image, bahwa mengikuti gaya barat sudah pasti mengikuti kemajuan. Padahal gaya bukanlah ukuran kemajuan suatu bangsa. Kalau soal buka aurat, suku terbelakang juga buka aurat. Kalau soal gonta-ganti pasangan, binatang juga demikian.
    Mereka merubah sistem Khalifah dengan Demokrasi yang mendorong rakyat untuk berdemo-crazy. Mereka senang jika suatu bangsa melakukan huru-hara. Reformasi bukanlah suatu pembentukan kembali ke arah kebaikan. Sebab reformasi di Indonesia itu dikemudikan oleh Yahudi dalam rangka merusak segala tatanan –yang baik maupun yang buruk. Kita sudah melihat bagaimana keberhasilan mereka terhadap Uni Soviet dan Yugoslavia yang kini terpecah belah dan lemah. Mengapa Indonesia menjadi sasaran mereka? Sebab Indonesia tidak kalah ‘berbahaya’ jika dibandingkan Uni Soviet dan Yugoslavia. Indonesia sangat mengancam keberadaan Israel. Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar keempat. Letaknya strategis dan kaya akan sumber daya alam. Mayoritas penduduknya beragama Islam. Memiliki peran besar di organisasi Gerakan Non-Blok. Oleh sebab itu, mereka berusaha dengan keras selama puluhan tahun untuk menghancurkan bangsa ini. Dan mereka hampir berhasil. Hanya tinggal menunggu waktu. Kecuali jika kita mau merubah segala sikap mental kita ke arah kebenaran. Sebagian ummat Islam telah berhasil mereka jadikan binatang ternak. Ummat Islam, terutama pemudanya, banyak yang mudah disetir oleh pemikiran-pemikiran sesat. Hanya binatang ternak yang mau disetir oleh tuannya.
    Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Q.S. Al Baqarah: 120)
    Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Q.S. Al-A’raf: 179)
    Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Q.S. Ar-Ra’d: 11)
     

  • GEREJA SETAN SAAT INI

    Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan. 

     

    SETANISME DAN MATERIALISME 

     

    Suatu ciri kaum Setanis masa kini adalah, mereka semua ateis (tidak mengakui Tuhan). Mereka juga sekaligus kaum materialis, artinya, mereka hanya percaya kepada keberadaan benda belaka. Mereka mengingkari adanya Tuhan dan semua makhluk gaib. Oleh karena itu, kaum Setanis tidak percaya kepada setan sebagai makhluk yang nyata. Meskipun disebut sebagai penyembah setan, mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum Setanis, setan hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan mereka terhadap agama dan kekerasan hati mereka. Dalam sebuah tulisan yang berjudul “Pengantar Setanisme” yang diterbitkan Gereja Setan, dinyatakan bahwa para Setanis sebenarnya adalah ateis: 

    Setanisme adalah sebuah agama yang tak mengenal Tuhan, mirip seperti ajaran Budha. Tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan kita. Kaum Setanis tidak percaya adanya Allah, malaikat, surga atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik, peri, atau makhluk gaib yang jahat. …Setanisme bersifat ateis …Otodeis: kami menyembah diri kami sendiri. …Setanisme adalah materialis … Setanisme adalah lawan agama. (Vexen Crabtree, “A Description of Satanisme”) 

    Singkatnya, ini adalah hasil filsafat kebendaan dan tak mengenal Tuhan yang telah tersebar sejak abad ke-19. Seperti filsafat ini, Setanisme menyandarkan diri pada teori yang dianggap ilmiah: Teori Evolusi Darwin.

     

    (Dari insight-magazine.com) 

     

  • GEREJA SETAN DAN BAPHOMET

    Setanisme secara singkat dapat diartikan sebagai penyembahan setan dan menjadikannya sebagai tuhan. Selain menolak Allah, semua agama dan nilai keagamaan, gerakan jahat ini memiliki ajaran melaksanakan hal-hal yang oleh agama dianggap berdosa. Setanisme juga menerima setan, lambang kejahatan, sebagai pemimpin dan pembimbing.  Kaum Setanis, yakni para pengikut ajaran setanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan keji mereka di setiap tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini. Di antara abad ke-14 dan ke-16, para tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan. Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Setanisme diatur dalam perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan agama lain.  Penyembahan setan terus berlanjut sejak abad ke-19, mula-mula sebagai Setanisme tradisional, lalu dalam aliran sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya. Upacara kejam yang dilakukan oleh tilamg sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Setanisme tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun. 

    Lambang Setanisme tradisional yang terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet menjadi lambang bagi orang yang memuja setan. Para ahli sejarah yang menelusuri asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk penting tentang kegiatan Setanis. Lambang Setanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Setanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang. Yang pertama adalah perkumpulan Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan pada tahun 1311. Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh. Banyak ahli sejarah, yang telah menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason. Menurut mereka, kedua kelompok itu saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason. Yang pasti tentang Freemasonry adalah, perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan anggota di seluruh pelosok dunia. Uraian yang diberikan para ahli seperti Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan. Kenyataan lain yang menimbulkan kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Setanisme yang kemudian menjadi anggota organisasi Masonis. 

    Kini, Setanisme telah meninggalkan upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan. Para Setanis bergiat di setiap negara untuk menyebarkan ajarannya dengan gigih dalam buku-buku, terbitan berkala, dan terutama di Internet dalam usaha mereka menarik anggota. Tak peduli di negara mana pun mereka berada, para Setanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian, tata cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Setanisme bukanlah gerakan biasa yang dipenuhi para penganggur, melainkan sebuah organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran. (Dari insight-magazine.com)

  • PENDERITAAN YESUS

    Bangsa Yahudi, sejak wafatnya Musa, terus dijajah oleh bangsa lain. Diantara yang pernah menaklukan Israel adalah Raja Sargon I dari Asyiria (722 SM), Nebukadnezar dari Babilonia (586 SM), Cyrus dari Persia (538 SM), Alexander dari Macedonia (332 SM), Imperium Romawi (63 SM).

    (lebih…)

  • WAHAI IDOLAKU MUHAMMAD SAW

    Siang dan malam seluruh Ummat ini ruku dan sujud, bermilyar wajah menyungkur sujud kehadirat Nya hingga akhir zaman, mereka mensucikan Nama Nya yang Maha Tunggal, merekalah yang selalu dalam naungan Rahmat dan keridhoan Nya, Sebagaimana sabda beliau saw : “Kujadikan kesenanganku adalah shalat”. Shalat merupakan Ibadah yang paling dicintai oleh beliau saw, dan “Shalat adalah Cahaya”, demikian sabda beliau saw pula mengenalkan Indahnya shalat, suatu ibadah yang diawali dengan Takbiratul Ihram yang membuka gerbang penghadapan dengan Rabbul ‘alamin, lalu lantunan kalimat-kalimat surat Alfatihah yang bila dibaca dengan khusyu maka setiap kalimat itu dijawab oleh Raja Alam Semesta, lalu lantunan kalimatullah itu menerangi seluruh alam sanubarinya, meruntuhkan dosa-dosanya, lalu ia ruku’, bertasbih kepada Nya, bertakbir, bertahmid, lalu bersujud dibawah Naungan Kelembutan dan Kasih Sayang Nya, alangkah indahnya ibadah yang satu ini, suatu ibadah yang terangkai dari hampir seluruh bentuk Ibadah, Wudhu, Niat Mulia, Doa, Alqur’an, Takbir, Tasbih, Tahmid, Tahlil, Istighfar, Ruku’, Sujud, khusyu, Tuma’ninah….., itulah shalat.., Ibadah yang paling sempurna. 

    Demikianlah ummat ini melakukannya siang dan malam untuk sumpah baktinya kepada Allah Pencipta Alam Semesta, Namun dalam Ibadah yang Multi Sempurna ini…, tak luput…., tak luput…, tak luput…., tak seorangpun melakukan shalat terkecuali diwajibkan Nya bersalam pada Muhammad saw…
    diwajibkan Nya bersalam pada Muhammad saw…
    diwajibkan Nya bersalam pada Muhammad saw…
    diwajibkan Nya bersalam pada Muhammad saw…
    dan diwajibkan Nya bershalawat pada Muhammad saw… “Salam Sejahtera atasmu wahai Nabi dan Rahmat Allah dan keberkahan Nya….”, kalimat ini merupakan kalimat yang diwajibkan Allah yang harus ada dalam Ibadah termulia ini.. Masih kah kita mengingkari kemuliaan Sang Nabi saw?, 

    Diriwayatkan bahwa Abu Sa’id bin Ma’la ra sedang shalat dan ia mendengar panggilan Rasul saw memanggilnya, maka Abu Sa’id meneruskan shalatnya lalu mendatangi Rasul saw dan berkata : Aku tadi sedang shalat Wahai Rasulullah.., maka Rasul saw bersabda : “Apa yang menghalangimu dari mendatangi panggilanku?, bukankah Allah telah berfirman “WAHAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN DATANGILAH PANGGILAN ALLAH DAN RASUL NYA BILA IA MEMANGGIL KALIAN”.(Al Anfal 24). (Shahih Bukhari hadits no.4204, 4370, 4426, 4720). Dan bahwa mendatangi panggilan Rasul saw ketika sedang shalat tak membatalkan shalat, dan mendatangi panggilan beliau lebih mesti didahulukan dari meneruskan shalat, karena panggilan beliau adalah Panggilan Allah swt, perintah beliau saw adalah perintah Allah swt, dan ucapan beliau saw adalah wahyu Allah swt… 

    Masih kah kita mengingkari kemuliaan Sang Nabi saw?, Diriwayatkan pula disaat perang Hunain selesai, Rasul saw memberi pada Sofwan 100 ekor unta, lalu 100 ekor lagi dan 100 ekor lagi, berkata Sofwan : “Sungguh Ia (Rasul saw) adalah orang yang paling kubenci, namun ia tak henti hentinya memberiku sampai ia menjadi orang yang paling kucintai” (Shahih Muslim hadits no.2313). Alangkah penyantunnya Nabi kita ini, bukanlah kecintaan Sofwan karena pmberian harta, namun kebenciannya luntur menghadapi manusia mulia yang memberinya dan saat ia tak berterimakasih justru ia ditambah lagi.. dan lagi…, tidak pernah kita temukan seorang dermawan dimuka Bumi yang setelah ia memberi dan yang diberi tak berterimakasih malah ia menambahnya lagi dan lagi, dan sesekali bukanlah barang yang murah, karena harga seekor Unta hampir menyamai 40 ekor kambing, dan beliau memberikannya 100 ekor onta, (kalau seekor kambing seharga 500 ribu maka 100 ekor unta adalah 500.000 X 40 X 100 = 200 juta rupiah) dan Sofwan tak berterimakasih dan tetap membencinya, beliau menambahnya lagi 100 ekor unta, lalu menambah lagi 100 ekor unta, lunturlah Sofwan.. ia lebur.. tak ada lagi yang lebih dicintainya selain Muhammad saw.. 

    Jadilah beliau saw ini idola para sahabat, dan dalam riwayat lain, Salim bin Abdullah ra melakukan shalat sunnah di pinggir sebuah jalan, maka ketika ditanya ia berkata bahwa ayahku shalat sunnah ditempat ini, dan berkata ayahku bahwa Rasulullah saw shalat di tempat ini, dan dikatakan bahwa Ibn Umar ra pun melakukannya. (Shahih Bukhari hadits no.469). Demikianlah keadaan para sahabat Rasul saw, bagi mereka tempat-tempat yang pernah disentuh oleh Tubuh Muhammad saw tetap mulia walau telah diinjak ribuan kaki, mereka mencari keberkahan dengan shalat pula ditempat itu, demikian pengagungan mereka terhadap sang Nabi saw, Dalam riwayat lainnnya dikatakan kepada Abu Muslim, wahai Abu Muslim, kulihat engkau selalu memaksakan shalat ditempat itu?, maka Abu Muslim ra berkata : Kulihat Rasul saw shalat ditempat ini” (Shahih Bukhari hadits no.480). Alangkah besar penghormatan para sahabat pada tempat tempat yg disentuh Tubuh Rasulullah saw, Bahkan gunung Uhud mencintai beliau saw dan dicintai oleh beliau saw sebagaimana sabdanya saw : “Gunung Uhud ini mencintai kita dan kita mencintainya” (Shahih Bukhari hadits no.3854). 

    Betapa Indahnya Alam semesta ini semua beridolakan Muhammaa saw, mencintai Muhammad saw, Memuliakan Muhammad saw, tak lain karena Allah telah mengumumkannya, sebagaimana Sabda beliau saw : “Bila Allah mencintai seorang Hamba maka Allah berkata kepada Jibril as : WAHAI JIBRIL, AKU MENCINTAI FULAN MAKA CINTAILAH IA”, maka berkatalah Jibril as menyeru kepada Alam Semesta : “Wahai Penduduk Langit, Sungguh Allah telah mencintai Fulan, maka cintailah ia, maka diberikanlah padanya Kasih sayang dimuka Bumi, maka ia dicintai dibelahan Bumi” (Shahih Bukhari hadits no.3037, 5693, 7047). Dan kita memahami bahwa Pengumuman itu terus berkumandang mengumumkan orang-orang yang dicintai Allah, dan tentunya pengumuman itu bergema terluhur dan terdahsyat saat mengumumkan Nama Muhammad saw….!, Maka Beliau saw dicintai Gunung, dicintai batang korma, hewan, manusia, jin, malaikat, dan orang-orang mukmin.. Beruntunglah Jiwa orang orang yg mencintai Muhammad saw. 

    “SUNGGUH ALLAH DAN PARA MALAIKAT MELIMPAHKAN SHALAWAT ATAS NABI (saw) WAHAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, BERSHALAWATLAH KALIAN KEPADANYA DAN BERSALAM LAH DENGAN SEMULIA MULIA SALAM” (QS Al Ahzab-56)

    (Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa, www.majelisrasulullah.org) 

  • MEMUJI RASUL

    Maha Suci Allah, Yang Membentangkan Kerajaan Alam Semesta dengan Cahaya Kemegahan Nya, maka tegaklah Angkasa Raya Langit dan Bumi sebagai Lambang Kesempurnaan Nya Yang Maha Tunggal dalam Pengaturan, Maha Tunggal dalam Keabadian Maha Tunggal dalam Kesempurnaan, Maka Gemuruhlah Kerajaan Alam Semesta sepanjang masa bertasbih Kehadirat Nya, Menggema Angkasa Raya Mensucikan Nama Nya Yang Maha Luhur dari zaman ke zaman, Dicipta Nya keturunan Adam untuk mencapai kehidupan yang Abadi, maka akan musnahlah kerajaan Alam semesta menemui kefanaan, lebur dibawah Kehendak Nya Yang Maha Menentukan, dan tersisalah Benua Kemewahan nan Abadi dan Benua Kehinaan. 

    Dibangkitkan Nya Pemimpin dari para Duta Nya dimuka Bumi, Sayyidina Muhammad saw, sebaik-baik makhluk dan dipenuhi Nya dengan akhlak yang sempurna, satu-satunya makhluk yang menjadi pemimpin bagi pembawa Cahaya Keridhoan Nya yang Abadi, Maha Suci Allah swt yang menjadikan kecintaan pada Sang Nabi saw merupakan kesempurnaan Iman kepada Nya, sebagaimana sabda beliau saw : “Tiada Sempurna Iman Kalian, sebelum aku lebih dicintainya dari anak-anaknya, ayahnya dan seluruh manusia” (Shahih Muslim). 

    Betapa besar kecintaan para sahabat Radhiyallahu’anhum kepada Nabi saw, sebagaimana makna cinta, berarti selalu rindu pada yang dicintainya, selalu ingin bersama kekasihnya, selalu tak ingin berpisah dengan kekasihnya, mencintai segala miliknya, bahkan apa-apa yang disentuh oleh Rasul saw menjadi mulia dimata mereka, sebagaimana riwayat Sa’ib ra, : “aku diajak oleh bibiku kepada Rasul saw, seraya berkata : Wahai Rasulullah.., keponakanku sakit.., maka Rasul saw mengusap kepalaku dan mendoakan keberkahan padaku, lalu beliau berwudhu, lalu aku meminum air dari bekas wudhu beliau saw, lalu aku berdiri dibelakang beliau dan kulihat Tanda Kenabian beliau saw” (Shahih Muslim hadits no.2345). Riwayat lain ketika dikatakan pada Ubaidah ra bahwa kami memiliki rambut Rasul saw, maka ia berkata : “Kalau aku memiliki sehelai rambut beliau saw, maka itu lebih berharga bagiku dari dunia dan segala isinya” (Shahih Bukhari hadits no.168), Diriwayatkan pula bahwa Abu Talhah adalah yang pertama kali mengambil rambut Rasul saw saat beliau saw bercukur (Shahih Bukhari hadits no.169) 

    Tentunya seorang yang dicintai akan selalu dipuji, tentunya seorang pecinta akan selalu memuji kekasihnya, dan pujian bagi sang nabi saw boleh dimana saja, tidak terkecuali di masjid, karena kecintaan pada Utusan Allah adalah kecintaan kepada Allah, dan beliau saw sendiri yang bersabda bahwa cintailah aku karena cinta kalian kepada Allah, dan dalam hadits beliau bersabda : “tiada sempurna iman kalian sebelum aku lebih dicintainya dari anak-anaknya, dari ayahnya dan dari seluruh manusia” (Shahih Muslim hadits no.44). bahkan Imam Muslim mengatakan bahwa “Secara Mutlak seseorang itu tidak disebut beriman kalau ia tak mencintai Nabi saw” (Shahih Muslim Juz 1 hal 67). 

    Hassan bin Tsabit ra selalu memuji Rasul saw didalam masjid Nabawiy, maka ketika ia sedang asyik bernasyid (nasyid, syair, qasidah, sama saja dalam bahasa arab yaitu puji-pujian pada Allah dan Rasul saw), ia sedang melantunkan syair puji-pujian pada Rasul saw, tiba-tiba Umar ra mendelikkan matanya kepada Hassan, maka berkatalah Hassan bin tsabit ra : “Aku sudah memuji beliau (saw) ditempat ini (masjid) dan saat itu ada yang lebih mulia dari engkau (Rasul saw melihatnya dan tidak melarang)”, lalu berkata pula Hassan kepada Abu hurairah ra yang juga ada bersama mereka : “Demi Allah bukankah Rasul saw telah berdoa untukku : WAHAI ALLAH BANTULAH IA (hassan ketika membaca syair dihadapan Rasul saw) DENGAN JIBRIL…?”. Maka Abu Hurairah berkata : “Betul”, maka Umar ra pun tak lagi berani mengganggunya. (Shahih Bukhari hadits no.3040). riwayat yang sama pada Shahih Muslim hadits no.2485. 

    Maka jelaslah sudah bahwa Rasul saw tidak melarang puji-pujian atas Allah dan Rasul Nya di masjid, bahkan diriwayatkan bahwa Rasul saw menaruh sebuah Mimbar khusus untuk Hassan bin Tsabit ra di Masjid, untuk ia membaca Syair memuji Allah dan Rasul saw (Mustadrak Alaa Shahihain hadits no.6058, 6059), dan ketika ada orang yg tak menyukai Hassan, maka marahlah Ummulmukminin Aisyah ra, seraya berkata : “Jangan kalian menghina Hassan, karena ia selalu memuji Rasulullah saw” (Mustadrak Alaa Shahihain hadits no.6063), berkata Imam Hakim bahwa ucapan ini shahih memenuhi syarat Shahih Bukhari dan Muslim. 

    Fahamlah kita bahwa Puji-Pujian pada Rasul saw, yang diantaranya Qasidah, Maulid dll merupakan hal yang dimuliakan oleh Rasul saw, bahkan Sayyidatuna Aisyah ra marah ketika ada orang yang menghina orang yang memuji Rasul saw, maka ketika di akhir zaman ini muncul kelompok yang mengharamkan puji-pujian pada Rasul saw dan nasyid/qasidah di masjid, ini menunjukkan kesempitan pemahaman mereka dalam Syariah Islamiyyah, memang betul ada hadits Rasul saw yang melarang membaca syair-syair di masjid, namun itu adalah syair-syair keduniawian yang membuat ummat lupa kepada Allah swt, bukanlah syair pujian atas Allah dan Rasul saw yang memberi semangat kepada ummat untuk semakin taat kepada Allah swt.

     

    (Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa, www.majelisrasulullah.org) 

    Baca juga:
    Memulyakan Nabi Muhammad SAAW
    Merayakan Maulidur Rasul SAAW

  • MASONIC DI SEKITAR KITA

    Mason secara bahasa berarti tukang batu, tukang bangunan, dsb. Yesus pernah menyebut orang Yahudi sebagai tukang bangunan dalam salah satu nubuatnya, “Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
    Sebenarnya dalam nubuat ini, Yesus sedang bernubuat tentang Nabi Muhammad saaw, yaitu orang pilihan Tuhan yang berasal dari suatu bangsa keturunan Ismael, yang mana Ismael tidak diakui oleh Yahudi sebagai keturunan Abraham. Seakan akan Yesus berkata, “Batu –yaitu Muhammad- yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan –yaitu Yahudi si Masonic- telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu –yaitu dari Yahudi- dan akan diberikan kepada suatu bangsa –yaitu bangsa keturunan Ismael- yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” Lihatlah bagaimana Yesus menyebut Yahudi sebagai tukang bangunan (Mason).
     

    Freemasonry merupakan perkumpulan kebatinan yang dibentuk orang-orang Yahudi yang juga disebut Vrijmetselarij. Mereka adalah orang-orang yang sedang membangun tatanan dunia baru (novus ordo seclorum) di bawah pemerintahan Yahudi yang telah terjatuh pada materialisme. Di dalam Torat banyak terlihat betapa Yahudi telah jatuh kepada penyembahan berhala dan berpaham materialisme. Digambarkan dalam Torat bahwa TUHAN sering mengingatkan Yahudi yang pada saat itu sering menyembah allah-allah lain. Dan dari ayat-ayat Alkitab, kita juga mendapati betapa Yahudi telah mengubah ayat-ayat Torat, diantaranya mereka mengubah ayat-ayat dengan menuliskan seakan-akan Allah itu seperti manusia yang materi. Mereka menyematkan sifat-sifat yang tidak pantas pada Allah. Diantaranya mereka menggambarkan bahwa Allah beristirahat pada hari ketujuh. Dan mereka mengangkat Yesus sebagai Allah dalam Perjanjian Baru, padahal Yesus adalah manusia yang makan, minum, tidur/istirahat, dan buang air. Begitulah paham materialisme telah masuk dalam bangsa Israel. Dalam Al-Qur`an juga telah tercatat betapa paham materialisme telah masuk ke dalam bangsa Israel.
     

    Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani Israil berkata: “Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”. Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”. Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang selalu mereka kerjakan. [QS. Al-A’raf: 138-139]
    Dan tatkala Musa telah kembali kepada kaumnya dengan marah dan sedih hati berkatalah dia: “Alangkah buruknya perbuatan yang kamu kerjakan sesudah kepergianku! Apakah kamu hendak mendahului janji Tuhanmu?” Dan Musapun melemparkan luh-luh (Taurat) itu dan memegang (rambut) kepala saudaranya (Harun) sambil menariknya ke arahnya. Harun berkata: “Hai anak ibuku, sesungguhnya kaum ini telah menganggapku lemah dan hampir-hampir mereka membunuhku, sebab itu janganlah kamu menjadikan musuh-musuh gembira melihatku, dan janganlah kamu masukkan aku ke dalam golongan orang-orang yang zalim”. [QS. Al-A’raf : 150]
     

    Hal ini juga diceritakan dalam Keluaran 32:19-22. Hanya saja dalam Keluaran diceritakan bahwa Harun setuju dengan berat hati dan membuatkan bagi mereka patung anak lembu. Mungkinkah seseorang seperti Harun membuatkan berhala bagi orang Israel? Sedangkan dalam Al-Qur`an diceritakan bahwa orang yang membuat patung itu adalah Samiri. Entah siapa Samiri ini, tetapi sepertinya dia memiliki pengaruh yang cukup kuat, sama kuatnya dengan Freemason yang berpengaruh terhadap para pemimpin negara di dunia, termasuk terhadap Amerika dan Uni Eropa. Dan perlu Anda ketahui, salah seorang pakar Alkitab berpendapat bahwa ayat yang menyatakan Allah beristirahat setelah menciptakan dunia adalah merupakan keyakinan orang Sumeria.
     

    DAN YANG SANGAT MENGAGETKAN ADALAH ADANYA OBELISK DI TENGAH-TENGAH ST. PETER SQUARE DI VATIKAN. Padahal obelisk merupakan lambang penyembahan dewa matahari. Tidak hanya itu, ketika obelisk berada pada lingkaran, itu adalah lambang penyembahan para setanis dengan perbuatan seks.
    Di Indonesia, Freemasonry juga telah masuk sejak masuknya penjajah Belanda, vampire-vampire yang membawa virus. Lihatlah lambang VOC, maka Anda akan melihat lambang Freemason di situ. Organisasi Budi Utomo misalnya, merupakan oraganisasi yang anggotanya adalah aktivis Freemasonry. Mereka begitu membenci Islam. Dan saat ini, yang sedang populer, grup musik Dewa yang dikendalikan oleh Dhani, seorang Masonic. Tak heran jika mereka berani menginjak-injak lafazh Allah dalam acara yang digelar Trans TV yang juga Masonic. Coba lihat lambang Trans TV, mirip dengan jangka dan mistar siku, lambang Freemasonry, yang jika di gabungkan akan nampak hexagram, lambang bintang David kebanggaan Yahudi.
    Dan lambang negara kita sebenarnya adalah lambang dari dewa Horus. Burung Garuda yang merupakan lambang dewa Horus mencerminkan energi pembangun, Masonic. Begitu juga lambang negara Amerika. Dan semboyan yang digunakan pun sama, Bhineka Tunggal Ika, E Pluribus Unum, peleburan dari keberagaman menjadi satu. Freemason ingin menjadikan dunia ini berada dalam satu pemerintahan, pemerintahan Yahudi/Israel. Lebih jelas lagi maksud mereka akan terlihat dalam Zionist Protocols.
    Dan lihatlah bagaimana mereka telah berhasil membentuk Uni Eropa. Lihat semboyannya, In varietate concordia, Unity in diversity. Pada tahapan tertentu, semboyan-semboyan ini juga berarti pluralisme, semua agama adalah sama. Tetapi pada akhirnya, semua agama akan dihapuskan. Begitulah yang terdapat dalam Zionist Protocols. Saat ini, pluralisme di Indonesia antara lain diusung oleh Lia Aminudin dengan Kerajaan Tuhan, Ulil Abshor Abdalla dengan Jaringan Islam Liberal, Ahmad Dhani dengan Dewa yang kental akan nuansa theosophie. Mengapa mereka berkedok Islam? Sebab ummat Islam adalah orang yang paling susah diajak syirik, paling susah diajak menganut trinitas yang pagan. Maka sejak berpuluh tahun lalu, beberapa Masonic mengaku sebagai muslim, dan mendidik anak-anak mereka sebagai masonic yang mengaku Islam. Sedangkan sebenarnya apa yang mereka kerjakan sebagai ritual adalah theosophie, yang mereka klaim sebagai tasawuf. Padahal theosophie dan tasawuf adalah dua hal yang berbeda. Dan ada juga yang mereka ini memang muslim yang lemah iman disebabkan kurang terdidik dalam agama, kemudian terpengaruh dan bergabung dalam perkumpulan Freemason. Dan kini mereka mulai menyebarkan pluralisme dan liberalisme serta theosophie dengan berkedok Islam. Sungguh makar yang keji. Mereka membuat kesan seakan-akan Islam itu melahirkan pluralisme, liberalisme, dan theosophie.
    Gempuran Yahudi terhadap Islam yang dibawa Nabi Muhammad saaw tidak secemerlang hasil gempuran mereka terhadap ajaran yang dibawa Nabi Isa as. Jika mereka telah berhasil menyesatkan pengikut Nabi Isa kepada ajaran Trinitas sejak naiknya Isa Al-Masih ke langit, tidak demikian terhadap pemeluk Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saaw. Ini menunjukkan bahwa Allah benar-benar menjaga Al-Qur`an dan Islam untuk dimenangkan atas segala ajaran buatan Iblis.
     

     

  • FREE MASON DAN AHMAD DHANI

    Ahmad Dhani adalah cucu dari Jan Pieter Frederich Kohler. Ibunya, Joyce, telah sangat baik mendidik dia sebagai seorang Masonic. Namun secara kasat mata, Ahmad Dhani menampilkan dirinya seolah-olah seorang Muslim yang sufistik. Padahal yang dianut Dhani adalah Theosophie, suatu ajaran kebatinan buatan orang-orang Free Mason.

    Dhani mengkampanyekan simbol-simbol Masonic dalam semua albumnya. Bahkan dari album pertama, Dhani sudah mengkampanyekan simbol-simbol setan. Tidak hanya simbol, Dhani juga menyisipkan lirik-lirik yang membahayakan keimanan kepada Tuhan yang benar.

    ALBUM ‘DEWA 19’ (1992)

    Pada cover depan album Dewa 19 tahun 1992, Dhani meletakkan sebuah gambar piramid. Gambar piramid ini, jika diperbesar, maka akan tampak bahwa ada sesuatu di atas puncak piramid itu. Sesuatu yang cendrung berbentuk bulat. Mungkin itu adalah lambang ‘si satu mata’ (an eye) yang dikenal sebagai lambang The Eye of Evil (mata Iblis atau mata Dajjal). Lambang piramid terpancung yang diatasnya ada segitiga dengan satu mata di dalamnya merupakan lambang salah satu gerakan Masonic, yaitu kelompok Illuminati. Lambang seperti ini juga ada pada uang satu dollar Amerika Serikat. George Washington memang salah satu anggota gerakan Mason. Dan banyak pendiri Amerika adalah Masonic. Bahkan hingga saat ini, para petinggi Amerika, kebanyakan adalah Masonic. Bush junior adalah seorang Masonic yang merupakan anak dari Bush senior, seorang Masonic tingkat 33.

    ALBUM ‘TERBAIK-TERBAIK’ (1995)

    Dalam cover belakang album ini,  Dhani memuat lambang Dewa Ra, dewa matahari dalam mitologi Mesir kuno. Dalam Yudaisme, dewa Ra adalah salah satu tuhan mereka. Di sinagog, lambang ini pun lazim dipajang. Dalam album ini juga terdapat gambar satu halaman Protocol of Zions dalam bahasa Ibrani yang dimuat secara terbalik. Untuk bisa melihatnya, kita harus menghadapkannya ke cermin terlebih dahulu.

    Dhani juga memuat foto empat personil Dewa tengah berdiri di bawah gambar lingkaran dengan satu titik di tengahnya (circle with a dot). Ini merupakan salah satu lambang okultisme.

    “Since the Satanist worship the Sex Act, he must have a symbol of the female organ, to go along with the male organ – the Obelisk. And, indeed, Satanist do have a symbol of the female organ – the Circle. And, when a point is added to the middle of the circle, you have the complete sex act, the male being the point and the female being the circle” [‘Point Within A Circle’, Masonic Short Talk Bulletin, August, 1931, Vol. 9, No. 8, Reprinted July, 1990, p. 4]

    Anehnya, lambang pemujaan setan seperti ini dibuat dalam bentuk besar di St. Peter Square, Vatikan.

    ALBUM ‘THE BEST OF DEWA 19’ (1999)Di cover depan album ‘The Best of Dewa 19’ yang dirilis tahun 1999, ada dua lambang yang dimuat.

    Pertama, tulisan tangan italic yang ditumpuk menjadi satu sehingga membentuk garis lurus. Satu garis horizontal dan satu garis vertical, hingga membentuk seperti salib miring. Tanda panah di bawah menginstruksikan kepada kita agar memutarnya 90º ke kiri. Di kepala salib itu terdapat gambar empat personil Dewa yang jika dicermati membentuk elips. Ini sama dengan simbol okultisme yang terdapat pada lambang Dewa Horus. Lambang seperti ini juga terlihat pada cover yang berisi lirik lagu. Di situ ada garis-garis putih saling menyilang seperti salib dengan elips di bagian atasnya.

    Kedua, pada cover depan di sebelah kiri bawah. Di situ ada gambar seorang gadis dengan rambut panjang terurai, di kepala si gadis seolah ada pusaran air. Jika diperbesar, maka akan terlihat bahwa pusaran air dan rambut si gadis itu sesungguhnya adalah mata dari Dewa Horus.

    ALBUM ‘BINTANG LIMA’ (2000)

    Gambar sayap dengan hati di tengah lazim dipakai sebagai salah satu simbol gerakan perkumpulan Teosofie Yahudi. Simbol ini juga dijadikan lambang kelompok musik Dewa. Lambang ini juga dipakai pada album ‘Atas Nama Cinta’

    ALBUM ‘CINTAILAH CINTA’ (2002)

    Dewa secara berani menampilkan simbol Eye of Horus. Horus adalah Dewa berbentuk burung dalam mitologi Mesir Kuno. Horus dipercaya sebagai anak dari Osiris, hasil perkawinannya dengan Isis. Bila kita melihat patung ‘Isis dan Horus Bayi’, yaitu patung dari Isis yang sedang menimang Horus yang masih bayi; patung itu begitu mirip dengan patung ‘Maria dan Yesus Bayi’.

    ALBUM LASKAR CINTA (2004)

    Inilah album yang menjadi sandungan grup Dewa karena telah meletakkan kaligrafi Allah pada tempat yang tidak semestinya. Selain itu tipologi tulisan Laskar Cinta, apabila diputar 180º, maka akan terlihat tipologi huruf Ibrani. Dalam album ini, Dhani juga berterimakasih kepada opanya, Frederich Kohler, atas gen keturunannya. Dhani juga sering mengenakan kalung bermata bintang David (Hexagram).

    Dalam album ini juga terdapat lagu ‘Sweetest Place’ yang merupakan penantian atas datangnya si satu mata. Kemudian juga ‘Atas Nama Cinta’, yang merupakan lagu kritikan atas mereka yang berbuat kebaikan atas Nama Tuhan. Dhani berkata, ‘Atas nama cinta saja, jangan bawa nama Tuhan’. Theosofie memang mengajarkan agar kita hanya fokus kepada ‘cinta kepada sesama manusia’ dan tidak peduli kepada ‘cinta kepada Tuhan’. Mereka mengajarkan Pluralisme, bahwa siapa tuhanmu adalah tidak penting, yang penting adalah hatimu yang mencintai sesama manusia. Pemikiran seperti ini disebarkan agar manusia-manusia yang sudah tersesat dan menyembah tuhan-tuhan palsu tidak lagi peduli untuk meneliti apakah yang mereka sembah itu betul-betul Tuhan atau bukan. Padahal, kita harus mengenal dulu siapa Tuhan yang akan kita sembah, baru kita menyembah-Nya dengan berbagai kebajikan. Jika kita tidak teliti, bisa-bisa yang kita sembah bukannya Tuhan, malah Iblis. Dan yang pertama kali harus kita cintai adalah Tuhan, baru kemudian manusia.

    Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” [Markus 12:29-31]

    Dalam ayat itu, kita harus tahu bahwa Tuhan itu tunggal, bukan tritunggal. Dan kita harus lebih dahulu mencintai Tuhan dengan hati kita (meyakini), dengan segenap jiwa kita (bersungguh-sungguh dalam membela-Nya), dengan segenap akal budi kita (mengenal-Nya dengan ilmu dan dasar yang benar, bukannya fanatik buta), dan dengan kekuatan kita (segala perbuatan lahiriah yang baik menurut ajaran Tuhan). Baru kemudian mengasihi sesama manusia seperti kita mengasihi diri sendiri. Dan aku mengasihi kalian sebagaimana aku mengasihi diriku sendiri, di mana aku tidak ingin bila diriku terjerumus kepada penyembahan berhala dan segala ilah palsu. Aku sedih melihat sebagian manusia yang menyembah ilah yang tidak mereka kenal (Yohanes 4:22). Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana (Roma 1:23).

    Yohanes 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal.

    Roma 1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana.

    Pemusik yang juga anggota Free Mason bukan hanya Dhani, dan anggota Free Mason bukan hanya pemusik. Di segala bidang. Anggota Free Mason telah berada di segala bidang untuk menyesatkan manusia dari berbagai jalan. Melalui musik, lirik lagu, pendidikan di sekolah-sekolah, ideologi, politik, gaya hidup, televisi, hiburan, dan bidang lainnya.

    Ingatlah ini, kemunculan Dajjal telah semakin dekat! Siapkah Anda menjadi laskar Tuhan yang esa untuk menghadapi Dajjal dan laskarnya? Dajjal si penipu menyebut laskarnya sebagai ‘Laskar Cinta’.

     

  • BENIH PASUKAN DAJJAL DI RUMAH KITA

    Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah, tanda-tanda hari kiamat telah banyak yang muncul dimukan bumi, dan lebih dari 200 hadits shahih mengabarkan tentang kemunculan Dajjal yang akan menebarkan kemungkaran di Barat dan timur, dan kemunculan Dajjal adalah sebelum kebangkitan Isa bin Maryam sebagaimana dijelaskan dalam bebrapa hadist dari shahihain, dan Dajjal akan menguasai seluruh dunia kecuali Makkah dan Madinah yang terjaga oleh para malaikat. Dajjal akan muncul sebagai pemimpin kekerasan, dan para pengikutnya tentunya orang-orang bengis dan kejam, pasukannya adalah pasukan penebar maut dan meluluh lantahkan dunia ini dengan kekejaman dan pembantaian bagi mereka yang menolak untuk beriman padanya. 

    Dajjal bukanlah seperti diumpamakan oleh penafsiran kelompok liberal, yaitu berupa Negara adidaya, atau politikus dlsb, Dajjal adalah Makhluk yang buta sebelah matanya, demikian dijelaskan dalam Nash yang jelas pada Shahihain Buhkhari dan Muslim. Dajjal ini tentunya mempunyai pengikut, siapakah pengikutnya?, tentunya manusia, bisa dari keluarga kita, atau bisa dari keturunan kita, bisa dari tetangga kita, dan bisa dari golongan manapun dari keturunan Adam as, dan Dajjal ini muncul sebagai pembawa fitnah merusak Ummat Muhammad saw untuk tenggelam dalam kekufuran, Ketika kita meyakini bahwa dajjal akan muncul dengan pasukan dan “jamaahnya”, maka logika kita memahami bahwa kita harus waspada, siapakah kiranya calon pengikut dajjal ini?, kita memahami bahwa Dajjal ini Pemimpin kekerasan, kebengisan yang tak pernah mengenal akhlak dan kasih sayang, tentunya pengikutnya pun demikian.., orang-orang yang keras dan di Tarbiyah dengan kekerasan dan kekejaman, mereka orang-orang yang beridolakan manusia-manusia yang bengis dan tak mengenal kasih sayang.. Nah.. mereka itulah tentunya calon-calon pasukan Dajjal. 

    Suatu pagi, saya tak sengaja melihat berita di televisi, saya terperanjat.., anak-anak kecil dan bocah di hampir seluruh nusantara ini kena penyakit wabah yang sangat mengerikan, yaitu pecandu “smack down”, mereka membunuh dengan tenang sambil becanda, jatuh banyak korban, ada yang wafat, ada yang luka-luka, kenapa mereka bocah-bocah cilik ini??, berkelahi??, tawuran??, demo??, ternyata mereka hanya main-main dan bercanda. 

    Bercanda dan bermain yang membawa kematian…!, Hatiku bergetar.. naudzubillah dari adik-adik ini.., mereka sudah menjadi pembunuh kejam sejak masih jadi bocah, bahkan mereka lebih keji dan sadis dari pembunuh berdarah dingin.., mengapa?, karena mereka membunuh sambil bercanda, wajah-wajah polos yang tak pernah berbuat kenakalan remaja itu kini menjadi pembunuh.. salah satu dosa terbesar setelah menduakan Allah, dosa membunuh lebih besar dari zina, mabuk dan lainnya. Kita akan berkata : “Yah.. itu kan mereka main-main dan tak sengaja”, saudaraku Demi Allah, main-main dan tak sengaja itu yang lebih berbahaya, karena mereka sudah mulai menganggap remeh membunuh temannya dari sejak kecil.. Mereka beridolakan kaum barbar, kelompok manusia biadab yang tak mengenal kasih sayang, kumpulan ratusan kafir yang tak suka dengan kelembutan, bersorak sorai menyaksikan pembantaian dan kekerasan.. 

    Adik-adik kita, anak-anak kita.., idola mereka adalah kelompok barbar itu.., mereka kenal dan hafal nama-namanya, naudzubillah kalau mereka ditunjukkan wajah-wajah barbar itu dihari kiamat niscaya mereka akan mengenalinya.. 

    Satu hal yang merobek hatiku adalah ketika kulihat di layar televisi itu foto-foto mereka kaum barbar yang wajahnya sadis dan menakutkan itu sudah dihafal dengan baik oleh mereka anak-anak SD, mereka mengenali wajah-wajahnya, sudah terpahat di hati mereka wajah-wajah itu, barangkali mereka tidur pun mimpi jumpa dan bersahabat dengan mereka, angan-angan dan hayalan anak-anak kita adalah menjadi barbar seperti itu, dengan potongan rambut yang sama, dengan tingkah yang sama, dengan kebengisan yang sama, dengan kebejatan yang sama. 

    Barangkali bocah-bocah muslimin masa kini jijik dengan peci putih, jijik dengan majelis taklim, jijik dengan sarung dan sejadah, mereka sudah berotak barbar dan biadab, anda tak percaya?, coba berikan hadiah pada mereka dua hadiah, yaitu sajadah.., atau topeng wajah si barbar, mana yang mereka pilih? Pilihkan pada mereka, mau hadir majelis taklim atau nonton smack down?, mana yang mereka pilih?, ah barangkali mereka memang lebih suka main, itu kan wajar.. Coba pilihkan, mau nonton smack down atau dibelikan ice cream, mobil2an, coklat.., mana yang mereka pilih?. Coba pilihkan, ingin jumpa Rasulullah saw atau ingin jumpa mereka?? 

    Generasi bocah dan pemuda kita ini besar kemungkinan akan jumpa dengan masa kebangkitan Dajjal, mereka sudah terbiasa dengan idola manusia hero nan buas, beda dengan superman yang tokoh hero masa dulu, berupa manusia heroic yang berbudi baik namun membuka auratnya, kini idola mereka jauh lebih buruk, manusia heroic berhati iblis, membantai teman sendiri, menyerang dari belakang dengan licik, menyiksa teman yang sudah roboh tak berdaya, berlaga ditengah kerasnya musik, inilah tarbiyah smack down yang merupakan kedok orang yahudi untuk menghancurkan generasi belia muslimin masa kini. 

    Pemudanya sudah hancur dengan narkotika, bisa kita bayangkan generasi pemimpin masa datang adalah generasi gangster dan pemimpin pemimpin Negara muslimin terbesar ini kelak adalah pecandu narkotika, dan generasi setelah mereka menyusul generasi Barbar, sadis, pembunuh, penyiksa, licik, dan berkiblat dan beridolakan orang-orang kejam, Lalu muncullah dajjal, disambut hangat oleh para pengikutnya, dajjal yang menawarkan kenikmatan, kekejaman, kelicikan, dan kekuasaan.. 

    Ketika kulihat anak-anak dan adik-adik dirumah-rumah muslimin.. benih-benih sifat pengikut dajjal mulai ditumbuhkan disanubari mereka.. dan hasilnya jelas terlihat, smack down ini baru kira-kira kurang dari satu tahun dikenalkan di negara kita, sudah banyak korban kematian, cidera dll, menunjukkan hasil yang gemilang untuk menghancurkan generasi belia muslimin.. mereka berhasil.. Tanggung jawab ada pada setiap ayah dan ibu.., adakah ayah dan ibu mengenalkan idola agung untuk anaknya?. 

    Saudara-saudaraku, Majelis dakwah kita ini terus berjuang siang dan malam mengajak masayarakat beridolakan nabi Muhammad saw, kita sudah mengkordinir 66 majelis berupa masjid, musholla, majelis taklim, dll untuk terus dikunjungi secara berkala untuk membangkitkan muslimin agar mencintai Rasul saw, kita terus berjuang, siang dan malam tanpa mengenal lelah, hujan dan panas tak menghalangi kami bersama para pemuda untuk terus mengibarkan Panji Dakwah Muhammad saw setiap malamnya, telah terkordinir ribuan pemuda, ribuan bocah dan anak-anak yang beridolakan Rasul saw, mencintai sunnah, mencintai shalawat, mencintai sahabat. 

    Maka kuseru saudara-saudara muslimin sekalian untuk bersama-sama mengambil andil dalam dakwah ini, dengan pemikirannya, dengan keahliannya, dengan jabatannya, dengan hartanya, dengan tenaganya, dengan doa dan munajatnya, agar dakwah ini terus maju, Buktikan Cintamu pada Rasulullah saw, buktikan baktimu pada Muhammad saw, Jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada usiamu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada jabatanmu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada keahlianmu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada hartamu, jadikan baktimu pada Nabi saw terpahat pada bibirmu, termuliakanlah sebagaimana para sahabat termuliakan dengan Bakti mereka pada Rasulullah saw. 

    Bayang-bayang generasi Pasukan Dajjal sudah mulai terlihat, namun bayang-bayang generasi pasukan pembela sunnah yang akan melawan Dajjal pun mulai terlihat

     

    (Habib Munzir Al-Musawa, www.majelisrasulullah.org)Â