Kami teringat saat Idul Fitri pertama kami disana, semua santri pulang pada ayah ibu mereka, tinggallah kami para pemuda belia yang bermuram durja teringat Idul Fitri di kampung halaman, dengan hati yang terenyuh melihat semua teman teman yang lain bergembira ria dengan keluarganya, Beliau memahami perasaan kami, malam lebaran itu beliau meninggalkan keluarganya, beliau mendatangi kami, lalu berkata dengan suara sangat teramat lembut : “Semua santri telah bersama ayah dan ibunya, dan kalian bersamaku.., aku akan menemani kalian dan bersama kalian bertakbir malam ini”. (lebih…)
Blog
-
Kenangan Habib Munzir Bersama Habib Umar Al-Hafizh
-
TUHAN ITU ESA
Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada Tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada Tuhan beserta-Nya, masing-masing Tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu, (QS. Al-Mu`minun: 91) (lebih…)
-
Aqidah dan Keimanan
Sesungguhnya asas pertama yang tegak diatasnya masyarakat Islam adalah aqidah. Maka tugas masyarakat yang pertama adalah memelihara aqidah Islam, menjaga dan memperkuat serta memancarkan sinarnya ke seluruh penjuru dunia. (lebih…)
-
Cita-Cita Masyarakat
Tindakan sejarah ialah perlakuan terhadap tindakan seseorang yang memiliki nilai sejarah. Tindakan sejarah itu antara lain seperti penghargaan dan pencatatan sejarah terhadap seseorang. Tindakan sejarah akan terjadi pada seseorang di suatu tempat yang tindakannya berdampak pada orang banyak. Nabi Musa, Nabi Muhammad, Firaun (Ramses II), Abu Lahab, Hitler, dan Sukarno adalah contoh orang-orang yang tindakannya telah berdampak pada orang banyak. Tindakan mereka dalam proses sejarah sangat berkaitan dengan cita-cita masyarakat. (lebih…)
-
Cita-Cita Masyarakat yang Mengandung Nilai-Nilai Ilahiyah
Inilah cita-cita yang dibawa oleh para Rasul dan para penerus mereka. Tidaklah mereka diutus melainkan untuk menegakkan kalimat Tauhid dan membebaskan manusia dari thoghut.
Rasulullah SAW datang bukan membawa Pan-Arabic untuk melawan Imperium Roma dan Persia. Bukan pula membawa jargon marheinisme untuk menentang kaum borjuis. Semua itu hanya menimbulkan pemerintahan manusia (demokrasi) dimana manusia menjadi pembuat hukum. (lebih…)
-
Open Letter to Pope Benedict XVI
In the Name of God, the Compassionate, the Merciful,
And may Peace and Blessings be upon the Prophet Muhammad
Open Letter to His Holiness Pope Benedict XVI
In the Name of God, the Compassionate, the Merciful,
Do not contend with people of the Book except in the fairest way ….
(The Holy Qur’an, al-Ankabut, 29:46). (lebih…)
-
Sayyidina Umar dan Kristian Mesir
Jika Anda membaca sejarah peradaban kaum Muslimin ketika mereka memimpin dunia dengan berlandaskan ajaran Islam, niscaya Anda akan menemukan sosok Umar bin Khoththob yang selalu membela keadilan dan persamaan haq. (lebih…)
-
Rasisme dan Islam
Suatu hari, khalifah Abdul Malik bin Marwan berdiri di tengah-tengah halaman Ka’bah dan berkata, “Tak ada yang boleh memberi fatwa kecuali Atha bin Abi Rabbah!” Padahal Atha adalah orang berkulit hitam berhidung pesek dan berambut keriting. Apabila Anda melihat Atha berada diantara murid-muridnya, ia tampak seolah-olah seekor gagak hitam di tengah lapangan yang putih. Kendati demikian, tak ada yang boleh memberi fatwa di seluruh negeri Islam saat itu, kecuali si hitam ini! (lebih…)
-
Jizyah, Beratkah?
Suatu hari Umar bin Khoththob berjalan di suatu jalan. Lalu ia melihat seorang laki-laki tua yang sedang meminta-minta. Ia berkata, “Kenapa engkau meminta-minta, wahai orang tua?”
Orang tersebut menjawab, “Aku adalah seorang Yahudi. Dan aku meminta-minta untuk membayar jizyah.” (lebih…)
-
Islam menentang Rasisme
Tak ada kelebihan orang Arab atas orang non-Arab. Tidak pula orang berkulit putih atas yang berkulit hitam, kecuali dengan taqwa. (Al-Hadits)
Dari perkataan Rasul di atas, kita dapat memahami bahwa Islam telah mengajarkan asas kesetaraan sejak awal. Tidak ada perbedaan haq dan kewajiban antara bangsa Arab dengan bangsa non-Arab, atau pun antara orang berkulit putih dengan orang berkulit hitam. Hal ini telah diajarkan ketika bangsa-bangsa lain terkena penyakit diskriminasi antara orang Yahudi dengan non-Yahudi, antara orang berkulit putih dengan orang berkulit hitam. Hal ini telah diajarkan jauh sebelum KKK melakukan pembakaran terhadap orang berkulit hitam di Amerika. Jauh sebelum orang Eropa menganggap orang berkulit hitam sebagai orang yang dikutuk Tuhan. (lebih…)