Pasukan sekutu berjumlah 10 ribu orang yang terdiri dari berbagai suku mempersiapkan diri mereka untuk menyerang Madinah. (lebih…)
Blog
-
PERJANJIAN HUDAIBAIYAH
Pada tahun 6 Hijriyah Nabi menandatangani perjanjian di Hudaibiyah. (lebih…)
-
PENAKLUKAN MAKKAH, TANPA PERTUMPAHAN DARAH
Setelah pihak Quraisy berkali-kali melakukan pelanggaran terhadap perjanjian Hudaibiyah, Rasulullah saaw memberikan ultimatum: tetap mentaati perjanjian, atau menyatakan gencatan senjata itu batal (tidak berlaku lagi). Orang Makkah mengambil pilihan kedua, yaitu membatalkan perjanjian Hudaibiyah. (lebih…)
-
WAFATNYA IBRAHIM PUTERA RASUL
Bukhari meriwayatkan dari al-Mughirah bin Syu’bah ra katanya: Matahari telah gerhana pada masa Rasulullah saw di hari kematian Ibrahim, yaitu anak lelaki baginda. Lalu Rasulullah saaw bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua-duanya tidak gerhana disebabkan kematian seseorang atau kerana dihidupkannya. Oleh sebab itu apabila kamu melihatnya berdoalah kepada Allah dan dirikanlah shalat hingga gerhana itu hilang.†(lebih…)
-
HAJJI PERPISAHAN
Pada 25 Dzul Qa’dah tahun 10 H, Nabi beserta kaum muslimin pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah hajji. Sebagian pendapat mengatakan bahwa saat itu rombongan hajji yang bersama Nabi ada 90 ribu orang, pendapat lain mengatakan 114 ribu orang. (lebih…)
-
SAKITNYA RASULULLAH SAAW
Bukhari meriwayatkan dari Ubaidillah bin Utbah ra katanya: Aku bertanya kepada Sayidatina Aisyah ra dengan berkata: “Bagaimana dengan penyakit yang di hadapi oleh Rasulullah saaw?†Beliau menjawab: “Nabi saaw sakit sehingga tidak dapat berjalan. (lebih…)
-
WAFATNYA RASULULLAH SAAW
Berdasarkan hadits dari Aisyah ra dikatakan bahwa sesungguhnya Rasulullah saaw wafat pada usia 63 tahun. Pada hari Senin 12 Rabi’ul Awwal 11 H.
Ketika akan wafat, Rasulullah sempat bersabda, “Ummatiy, ummatiy! Ash-shalah, ash-shalah!†Yang berarti: Ummatku, ummatku! Shalat, shalat! Demikianlah beliau begitu mengkhawatirkan akan keadaan ummatnya. Hingga akhir hayatnya pun beliau tetap memikirkan ummatnya. Beliau khawatir kalau-kalau ummatnya tersesat. Akan tetapi saat ini, betapa banyak ummat Islam yang meninggalkan shalat dan tidak peduli akan kegalauan Rasul. Mereka tidak peduli dengan perasaan Rasul bila amal mereka dihadapkan kepada Rasul tiap harinya.
Setelah mengucapkan, “Ya Allah ampunilah aku, dan jadikanlah aku bersamaMu wahai Rafiqul A’laâ€, Muhammad Rasulullah saaw menghembuskan nafas terakhirnya. (lebih…) -
BEBERAPA SIFAT NABI SAAW
Anas bin Malik berkata: Rambut Rasulullah saaw ikal, tidak keriting dan tidak lurus, kemudian terurai sehingga sampai ke bahu baginda. Bentuk tubuh Rasulullah saaw tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Baginda tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam. Baginda diutuskan oleh Allah ketika berusia 40 tahun. Seorang wanita Yahudi pernah datang kepada Rasulullah saaw dengan membawa hidangan daging kambing yang diracuni. Rasulullah saaw pun memakan hidangan itu. Setelah diketahui ada racunnya, maka wanita itu dihadapkan kepada Rasulullah saaw. Ketika ditanya tentang perbuatan tersebut, dia menjawab: Aku memang bermaksud hendak membunuhmu. Rasulullah saaw bersabda: “Allah tidak akan memberikan kekuasaan kepadamu untuk melakukan hal itu.†Para Sahabat bertanya: Bolehkah kami membunuh wanita ini? Rasulullah saw bersabda: “Jangan!†Aku akan selalu mengenali wanita itu. (lebih…)
-
WAKTU PERUBAHAN
Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah, dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya), dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di kala Subuh. (QS. Al-‘Adiyat: 1-3) (lebih…)